INILAH RASANYA
Sulit rasanya menanti yang tak pasti.
Jiwa memberontak, tapi raga terpaksa dikehendak
Tak bisa lihat detikan yang kian berlari
Yang tidak hingga pada tujuan inti
Inilah rasanya…
Hati memanas, pikiran tercemas
Badan melemas, semangatpun terkuras
Mendengar semua amarah yang menciptakan semakin terarah
Walau hentakan bibir yang tak henti – henti menciptakan berpikir
Seakan tiada kata ‘tuk sanggup disampaikan
Yang menciptakan diri semakin terpojokkan
Akan kesalahan yang tak terhiraukan…
Sumber http://waidatinatin.blogspot.com