Showing posts with label fuku-joshi. Show all posts
Showing posts with label fuku-joshi. Show all posts

Sunday, November 19, 2017

√ Partikel Mo: Kb1 Mo Kb2 Desu「も」

Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」

PenjelasanKosakataLatihan


 


Slider











Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」




Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」




Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」




Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」




Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」




Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」




Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」














 


Pola Kalimat


 KB1 も KB2 です 
 KB1 mo KB2 desu 
 KB1 juga KB2 


 


Struktur Kalimat


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya √ Partikel Mo: KB1 mo KB2 desu「も」


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan predikatnya sama dengan predikat sebelumnya.


“Mo” sanggup diterjemahkan sebagai “juga” dalam bahasa Indonesia. Namun pada umumnya, “mo” harus disertai dengan predikat (KB2) sehingga tidak sanggup dipakai ibarat “kon’nichiwa mo”  untuk menyatakan “selamat siang juga” alasannya ialah tidak terdapat predikat dalam ungkapan “kon’nichiwa”  🙂 


 


Contoh Kalimat


わたしはインドネシアじんです。アグスさんインドネシアじんです
Watashi wa Indonesia-jin desu. Agus-san mo Indonesia-jin desu.
Saya orang Indonesia. Agus juga orang Indonesia.


 


これは野菜やさいです。あれ野菜やさいです。
Kore wa yasai desu. Are mo yasai desu.
Ini sayur. Itu juga sayur.


 


わたし学生がくせいです。デウィさん学生がくせいです
Watashi wa gakusee desu. Dewi-san mo gakusee desu.
Saya siswa. Dewi juga siswa.


 


これはほんです。あれほんです。
Kore wa hon desu. Are mo hon desu.
Ini buku. Itu juga buku.


 


このほんわたしのです。このボールペンわたしのです
Kono hon wa watashi no desu. Kono boorupen mo watashi no desu.
Buku ini milik saya. Bolpoin ini juga milik saya.


 




 


watashi: saya
kare: beliau (laki-laki)
gakusee: murid
indonesia-jin: orang Indonesia
-san: gelar kehormatan ibarat “Mr, Mrs”. Dibubuhkan di belakang nama.
sensee: guru
namae: nama
atsu-i: panas




 


1. Terjemahkanlah ke dalam bahasa Jepang!
a) Saya orang Indonesia. Dia juga orang Indonesia.
b) Ini kamera. Itu juga kamera.
c) Ini bukan pensil. Itu juga bukan pensil.
d) Ini sepatu. Apakah itu juga sepatu? *sepatu = kutsu.
e) Buku ini bukan milik Ken. Buku itu juga bukan milik Ken. 


 


 



Sumber https://wkwkjapan.com

Sunday, November 5, 2017

√ Partikel Dake 「だけ」

 dan menyatakan bahwa tidak ada yang lebih dari itu √ Partikel Dake 「だけ」


PenjelasanKosakataLatihan


 


Pola Kalimat


 KB/KS/KK/ * だけ 
 KB/KS/KK/ * dake 
 Hanya KB/KS/KK 


 *KS-na (+na), KK(Bentuk Biasa)


 


Struktur kalimat


 dan menyatakan bahwa tidak ada yang lebih dari itu √ Partikel Dake 「だけ」


 


Penjelasan


Partikel “dake” yang artinya “hanya” dipakai untuk mengatakan batasan, dan menyatakan bahwa tidak ada yang lebih dari itu, tidak ada selain itu, atau berjumlah terbatas. Partikel ini sanggup mengambarkan kata benda, kata sifat, dan kata kerja dengan cara “dake” ditempatkan di belakang kata yang ingin diterangkannya.


 


Contoh Kalimat


かれだけくるまました。
Kare dake kuruma de ki-mashita.
Hanya dia(♂) yang tiba dengan mobil. (orang lain tidak tiba dengan mobil)
* Kare ga → kare dake


 


ケンさんは野菜やさいだけべました。
Ken-san wa yasai dake tabe-mashita.
Ken makan hanya sayur. (yang lain tidak dimakan)
* yasai o → yasai dake


 


シンタさんは大阪おおさかだけきました。
Sinta-san wa Osaka ni dake iki-mashita.
Sinta pergi hanya ke Osaka. (tidak pergi kecuali ke Osaka)
Osaka ni → Osaka ni dake


 


この会社かいしゃには女性じょせい二人ふたりだけいます。
Kono kaisha niwa josee ga futari dake i-masu.
Di perusahaan ini, hanya ada dua perempuan. (tidak ada perempuan lain kecuali mereka)
* futari → futari dake


 


すこねむだけです。
Sukoshi nemu-i dake desu.
Saya sedikit mengantuk saja. (tidak ada lebih dari itu)
* KS-i: nemu-i → nemu-i dake


 


かれかおだけです。
Kare no kao ga suki-na dake desu.
Saya suka wajahnya(♂) saja. (tidak peduli kecuali wajahnya)
* KS-na: suki → suki na dake


 


かれ真面目まじめだけです。仕事しごとはできません。
Kare wa majime-na dake desu. Shigoto wa deki-masen.
Dia(♂) hanya rajin. (Akan tetapi,) Tidak sanggup kerja.
* KS-na: majime → majime na dake


 


たくさんべました。あとは、だけです。
Takusan tabe-mashita. Ato wa neru dake desu.
Sudah banyak makan. Selanjutnya, tidur saja. (tidak ada aktivitas lagi kecuali tidur)
*KK: neru → neru dake


 


わたしていただけです。なにもしていません。
Watashi wa mite ita dake desu. Nani mo shite-imasen.
Saya hanya menonton. Tidak berbuat apa-apa.
*KK: mite ita → mite ita dake


 


 


※Kata keterangan yang menyatakan jumlah kecil menyerupai “sukoshi (sedikit)” dan “chotto (sedikit)” sanggup diterangkan dengan “dake”.


 


すこだけべます。
Sukoshi dake tabe-masu.
Makan hanya sedikit.


 


 


“Dake” yang Lain-lain


1. Partikel “dake” sanggup mengatakan derajat atau jumlah yang sama dengan yang dijelaskan di depan “dake” untuk mengambarkan predikat.


 


だけべました。
Suki-na dake tabe-mashita.
Makan sesuka mungkin.


 


べただけふとります。
Tabeta dake futori-masu.
Menjadi gemuk sesuai berapa banyak makan.


 


きゃくかずだけコーヒーを用意よういしました。
Kyaku no kazu dake koohii o yooi shi-mashita.
Menyediakan kopi sesuai jumlah tamu.


 


 


2. Partikel “dake” sanggup dipakai di bab predikat dalam kalimat kata benda.


 


今月こんげつ給料きゅうりょうはこれだけです。
Kongetsu no kyuuryoo wa kore dake desu.
Gaji untuk bulan ini hanya segini.


 


(ここにいる) 学生がくせいはシンタさんだけです。
(Koko ni iru) gakusee wa Sinta-san dake desu.
Siswi (yang ada di sini) ialah Sinta saja.


 


ここにいるひとは、インドネシアじんだけです。
Koko ni iru hito wa Indonesia-ji dake desu.
Koko ni iru hito wa Indonesia-jin dake desu.
Orang yang ada di sini hanya orang Indonesia.


 


 


3. Partikel “dake” sanggup dipakai dalam frasa “KB1 dake no KB2” untuk mengambarkan KB2.


 


こめだけあさごはん
Kome dake no asa-gohan.
sarapan yang hanya dengan nasi putih.


 


日本人にほんじんだけ会社かいしゃ
Nihon-jin dake no kaisha.
perusahaan yang hanya (beranggotakan) orang Jepang.


 


ぼくきみだけ秘密ひみつ
Boku to kimi dake no himitsu.
rahasia hanya antara saya dan kamu.


 


あまだけコーヒー
Ama-i dake no koohii.
kopi yang hanya manis.


 


 


Tambahan Pelajaran: Peletakan Khusus utk Partikel “Dake”


Seperti telah dipelajari, ketika sebuah unsur ditunjukkan dengan toritate-joshi, partikel “ga” dan “o” diganti dengan partikel toritate-joshi, atau toritate-joshi diletakkan di belakang kaku-joshi lain (partikel ni, de, to. e, kara, made, dan yori). Namun, secara khusus, partikel “dake” sering sanggup diletakkan di depan kaku-joshi juga. (akan tetapi, partikel “ga” dan “o” hanya sanggup diletakkan di belakang “dake”, atau diganti dengan “dake”)


 


Contoh Kalimat


かれだけはなしました。
kare ni dake hanashi-mashita.


かれだけはなしました。
Kare dake ni hanashi-mashita.
Saya berbicara hanya kepadanya(♂).


 


この現象げんしょうは、日本にほんだけられます。
Kono genshoo wa Nihon dake de mirare-masu.


この現象げんしょうは、日本にほんだけられます。
Kono genshoo wa Nihon de dake mirare-masu.
Femomena ini terlihat di Jepang saja.


 


ケンさんだけ()ビールをみました。
Ken-san dake (ga) biiru o nomi-mashita.
Hanya Ken yang minum bir.


×tidak sanggup ケンさんがだけ(Ken-san ga dake)


 


かれにくだけ()べました。
Kare wa niku dake (o) tabe-mashita.
Dia(♂) makan hanya daging.


×tidak sanggup 肉をだけ(niku o dake)


 




 


kaisha: kantor, perusahaan
josee: wanita
futari: dua orang
kongetsu: bulan ini
kyuuryoo: gaji
biiru(beer): bir
nomi-mashita: → nomu(minum) + mashita
boku: aku
kimi: kamu
himitsu: rahasia


 




 


1. Terjemahkanlah ke dalam bahasa Jepang!
1) hanya 1 orang
2) hanya 2 kali
3) hanya Dewi
4) hanya di ini
5) hanya makan


 



 



Sumber https://wkwkjapan.com

Sunday, October 29, 2017

√ Zoo Wa Hana Ga Naga-I Desu (Penopikan Ii) -Seri 「は」と「が」3 –

bagian yang ingin diterangkan pembicara sebagai pokok pembicaraan √ Zoo Wa hana Ga naga-i desu (Penopikan II)  -Seri 「は」と「が」3 –


PenjelasanKosakataLatihan


 


Struktur Kalimat


bagian yang ingin diterangkan pembicara sebagai pokok pembicaraan √ Zoo Wa hana Ga naga-i desu (Penopikan II)  -Seri 「は」と「が」3 –


bagian yang ingin diterangkan pembicara sebagai pokok pembicaraan √ Zoo Wa hana Ga naga-i desu (Penopikan II)  -Seri 「は」と「が」3 –


 


Penjelasan


Kalimat “Zoo wa hana ga naga-i desu” terdiri dari topik (bagian yang ingin diterangkan pembicara sebagai pokok pembicaraan), dan bagian keterangan. Pada dasarnya, topik ditunjukkan dengan partikel “wa”, dan kalimat di belakang partikel “wa” merupakan bab keterangan. Oke, kini kita coba melihat struktur kalimat di bawah dulu,,,, topiknya diambil dari bab mana? kalimat asalnya ibarat apa?


 


 


Contoh Struktur Kalimat “KB1(zoo) wa KB2(hana) ga KS(naga-i) desu”


Contoh 1


bagian yang ingin diterangkan pembicara sebagai pokok pembicaraan √ Zoo Wa hana Ga naga-i desu (Penopikan II)  -Seri 「は」と「が」3 –


 


★Hal


ぞうはなながいです。
Zoo no hana ga nagai desu.
Belalai gajah panjang.


*Pembicara hanya menyatakan hal bahwa belalai gajah panjang secara objektif.


 


menopikkan “zoo no”


 


ぞう ← (ぞう) はなながいです
Zoo wa ← (Zoo no) hana ga nagai desu.


*”Zoo no” dalam frasa “zoo no hana (belalai gajah) diangkat sebagai topik, dan partikel “no” diganti dengan “wa”.


 



 


★Mood (Penopikan)


ぞうはなながいです。
Zoo wa hana ga naga-i desu.
Gajah, belalainya panjang.


*Zoo sudah menjadi topik, dan bab “hana ga naga-i desu” menunjukan topik tersebut.


 


 


Contoh 2


bagian yang ingin diterangkan pembicara sebagai pokok pembicaraan √ Zoo Wa hana Ga naga-i desu (Penopikan II)  -Seri 「は」と「が」3 –


 


★Hal


ぞうみみおおきいです。
Zoo no mimi ga ooki-i desu.
Telinga gajah besar.


*Pembicara hanya menyatakan hal bahwa pendengaran gajah besar secara objektif.


 


menopikkan “zoo no”


 


ぞう ← (ぞう) みみおおきいです。
Zoo wa ← (Zoo no) mimi ga ooki-i desu.


*”Zoo no” dalam frasa “zoo no mimi (telinga gajah) diangkat sebagai topik, dan partikel “no” diganti dengan “wa”.


 



 


★Mood (Penopikan)


ぞうみみおおきいです。
Zoo wa mimi ga ooki-i desu.
Gajah, telinganya besar.


*Zoo sudah menjadi topik, dan bab “mimi ga naga-i desu” menunjukan topik tersebut.


 


 


Contoh 3


bagian yang ingin diterangkan pembicara sebagai pokok pembicaraan √ Zoo Wa hana Ga naga-i desu (Penopikan II)  -Seri 「は」と「が」3 –


 


★Hal


キリンくびながいです。
Kirin no kubi ga naga-i desu.
Leher jerapah panjang.


*Pembicara hanya menyatakan hal bahwa leher jerapa panjang secara objektif.


 


menopikkan “kirin no”


 


キリン ← (キリン) くびながいです。
Kirin wa ← (Kirin no) kubi ga naga-i desu.


*”Kirin no” dalam frasa “kirin no kubi (leher jerapah) diangkat sebagai topik, dan partikel “no” diganti dengan “wa”.


 



 


★Mood (Penopikan)


キリンくびが長いです。
Kirin wa kubi ga naga-i desu.
Jerapah, lehernya panjang.


*Kirin sudah menjadi topik, dan bab “kubi ga naga-i desu” menunjukan topik tersebut.


 


 


Contoh 4


bagian yang ingin diterangkan pembicara sebagai pokok pembicaraan √ Zoo Wa hana Ga naga-i desu (Penopikan II)  -Seri 「は」と「が」3 –


 


★Hal


マドゥラサテがおいしいです。
Madura no sate ga oishi-i desu.
Sate Madura enak.


*Pembicara hanya menyatakan hal bahwa sate Madura lezat secara objektif.


 


menopikkan “Madura no”


 


マドゥラ ← (マドゥラ) サテがおいしいです。
Madura wa ← (Madura no) sate ga oishi-i desu.


*”Madura no” dalam frasa “Madura no sate (sate Madura) diangkat sebagai topik, dan partikel “no” diganti dengan “wa”.


 



 


★Mood (Penopikan)


マドゥラサテがおいしいです。
Madura wa sate ga oishi-i desu.
Madura, satenya enak.


*Madura sudah menjadi topik, dan bab “sate ga oishi-i desu” menunjukan topik tersebut.


 


 


 


Pola kalimat


 KB1(topik) は KB2(subjek) が KS です 
 KB1(topik) wa KB2(subjek) ga KS desu 
 Mengenai KB1(Topik), KB2(Subjek) bersifat KS 


 


Penjelasan


Seperti sudah dijelaskan di atas, pola kalimat ini dipakai untuk menunjukkan bahwa mengenai KB1(topik), KB2(subjek) bersifat KS. Pada dasarnya, KB2(subjek) ialah sebagian atau milik KB1(topik), dan “KB2 ga KS desu” menunjukan KB1(topik).


 


Contoh Kalimat


ウサギみみながいです。
Usagi wa mimi ga naga-i desu.
Kelinci, telinganya panjang.


 


デシさんかみながいです。
Desi-san wa kami ga naga-i desu.
Desi, rambutnya panjang.


 


ケンさんとてもたかいです。
Ken-san wa totemo se ga taka-i desu.
Ken, ketingggiannya sangat tinggi.


 


デウィさんあたまがいいです。
Dewi-san wa atama ga i-i desu.
Dewi, otaknya encer.


 


あのレストラン、パダン料理りょうりがおいしいです。
Ano resutoran wa padang ryoori ga oishi-i desu.
Restoran itu, masakan Padangnya enak.


 


大阪おおさかたこやきが有名ゆうめいです。
Osaka wa takoyaki ga yuumee desu.
Osaka, takoyakinya terkenal.


 


このいえにわひろいです。
Kono ie wa, niwa ga hori-i desu.
Rumah ini, halamannya luas.


 


 


★Seri Partikel “Wa” dan “Ga”



  1. Introduksi Partikel Wa: Wa ialah Penanda Topik dalam Kalimat Mood

  2. Struktur Topik (Penopikan I)

  3. Zoo Wa hana Ga nagai desu (Penopikan II) (Here)

  4. Wa yang Menunjukkan Perbandingan

  5. Wa dan Ga I -Perbedaan Wa dan Ga

  6. Wa dan Ga II -Kapan subjek menjadi topik?

  7. Rangkuman Definisi Wa dan Ga


 




 


zoo: gajah
hana: hidung
naga-i: panjang
mimi: telinga
kirin: jerapah
kubi: leher
usagi: kelinci
atama: kepala
ii: baik, bagus
niwa: halaman


 




 


1. Buatlah kalimat dengan memakai partikel “wa”, “ga” dan kata kata berikut ibarat contoh.


Contoh
zoo, hana, nagai → zoo wa hana ga nagai desu.


1) Dewi-san, kami. mijika-i
2) Anata, atama, i-i
3) kirin, kubi, naga-i
4) usagi, mimi, naga-i
5) kyoo, tenki, i-i
6) ano resutoran, sup buntut, oishi-i
7) ano warung, nasi goreng, yasu-i
8) kanojo, me, kiree
9) nihon-go, kanji to bunpoo, muzukashi-i
10) Jakarta, hito, oo-i


2. Buatlah percakapan tanya jawab dengan memakai partikel “wa”, “ga” dan kata kata berikut ibarat contoh.


Contoh
Ano resutoran, oishii, → yakisoba *yakisoba: mie goreng Jepang
A: Ano resutoran wa nani ga oishii desu ka?
B: Soo desu ne. Yakisoba ga oishi-i desu.


1) ano resutoran, oishi-i, → nasi goreng
2) Indonesia ryoori, oishi-i → rendang
3) Jakarta, yuumee → Monas
4) Osaka, yuumee → takoyaki
5) kono warung yasui → koohii
6) ano kuni, taka-i → yasai *kuni: negara
7) Anata no machi, yuumee → “jawaban Anda sendiri”


 


 


 



 



Sumber https://wkwkjapan.com

Saturday, October 14, 2017

√ Partikel Shika 「しか」

 sanggup dipakai hanya dalam kalimat negatif √ Partikel Shika 「しか」


PenjelasanKosakataLatihan


 


Pola Kalimat


 KB/KS/KK * しか + Predikat Negatif 
 KB/KS/KK * shika + Predikat Negatif 
 Hanya KB/KS/KK 


 


Struktur kalimat sanggup dipakai hanya dalam kalimat negatif √ Partikel Shika 「しか」


 


Penjelasan


Partikel “shika” yang artinya “hanya” sanggup dipakai hanya dalam kalimat negatif, dan mengatakan bahwa tidak ada selain itu kecuali yang disebutkan dengan “shika”. Partikel ini sanggup membuktikan kata benda, kata sifat, dan kata kerja dalam kalimat negatif dengan cara “shika” diletakkan di belakang kata yang ingin diterangkannya (partikel “ga” dan “o” dihilangkan dan diganti dengan “shika”).


 


Contoh Kalimat


母親ははおやしかませんでした。
Haha-oya shika ki-masen deshita.
Hanya ibu saya yang datang.
≒ Siapa pun tidak tiba kecuali ibu saya.
*hahaoya ga → hahaoya shika


 


ケンさんは野菜やさいしかべません。
Ken-san wa yasai shika tabe-masen.
Ken makan hanya sayur-sayuran.
≒ Ken tidak makan apa pun kecuali sayur-sayuran.
*yasai o → yasai shika


 


今日きょうはラーメンしかべたくありません。
Kyoo wa raamen shika tabe taku ari-masen.
Hari ini, saya hanya ingin makan ramen.
≒ Hari ini tidak ingin makan apa pun kecuali ramen.
*raamen ga → raamen shika


 


わたしかれしかきません。
Watashi wa kare to shika iki-masen.
Saya pergi hanya bersama dengan dia.
≒ Saya tidak pergi bersama dengan siapa pun kecuali dia.
*kare to → kare to shika


 


ここしかべられません。
Koko de shika taberare masen.
Bisa makan hanya di sini.
≒ Tidak sanggup makan di mana pun kecuali di sini.
* koko de → koko de shika


 


このみちしかありません。
Kono michi o iku shika ari-masen.
Tidak ada pilihan apa pun kecuali pergi ke jalan ini.
* iku → iku shika


 


※Kata keterangan yang menyatakan jumlah kecil ibarat “sukoshi (sedikit)” dan “chotto (sedikit)” sanggup diterangkan dengan “shika”


すこしかべません。
Sukoshi shika tabe-masen.
Makan hanya sedikit.


 


 


★Perbedaan “shika” dan “dake”


Partikel “shika” dan “dake” mempunyai makna yang sama, yaitu “hanya”. Akan tetapi, “shika” selalu dipakai dalam kalimat negatif, dan mengatakan “ke-tidakberada-an” yang bernuansa negatif. Sedangkan, “dake” sanggup dipakai dalam kalimat positif maupun negatif, dan menyatakan “batasan” dan “keberadaan” yang masih bernuansa positif.


 


Contoh Kalimat


リンゴが一個いっこしかありません
Ringo ga ikko shika ari-masen.
Hanya ada sebuah apel.


*tidak ada apa pun sama sekali kecuali sebuah apel → kesal alasannya yaitu hampir tidak ada.


 


リンゴが一個いっこだけあります
Ringo ga ikko dake ari-masu.
Hanya ada sebuah apel.


*Ada sebuah apel meski jumlahnya terbatas → positif alasannya yaitu masih ada meskipun sebuah apel.


 


 


日本語にほんごしか勉強べんきょうしていません
Nihon-go shika benkyoo shite i-masen.
Saya hanya berguru bahasa Jepang.


*Tidak berguru apa pun kecuali bahasa Jepang → sanggup kesal alasannya yaitu sama sekali tidak berguru yang lain.


 


日本語にほんごだけ勉強べんきょうしています
Nihon-go dake benkyoo shite i-masu.
Saya hanya berguru bahasa Jepang.


*Belajar hanya bahasa Jepang dengan maksud pembicara. → positif krn kegiatannya menurut maksud dan pilihan pembicara.


 


 



 


 


 



 


 sanggup dipakai hanya dalam kalimat negatif √ Partikel Shika 「しか」


 



 



Sumber https://wkwkjapan.com

√ Partikel Wa Yang Mengatakan Perbandingan

Jika dua kata benda ditunjukkan dengan partikel  √ Partikel Wa yang Menunjukkan Perbandingan


PenjelasanKosakataLatihan


 


Pola Kalimat


 KB1 は Predika1t が, KB2 は Predikat2 

 KB1 wa Predikat1 ga, KB2 wa Predikat2 

 Mengenai KB1 Predikat1, tetapi mengenai KB2 Predikat2 


 


Struktur kalimatJika dua kata benda ditunjukkan dengan partikel  √ Partikel Wa yang Menunjukkan Perbandingan


 


Penjelasan


Jika dua kata benda ditunjukkan dengan partikel “wa” dalam kalimat gabungan, maka partikel “wa” tersebut menunjukkan perbandigan antara dua topik secara setaraf. “Ga” dalam contoh kalimat ini bukan partikel, tetapi kata penghubung yang menyatakan “tetapi”.


 


 


Contoh Kalimat


ジャカルタあついですが、バンドンすずしいです。

Jakarta wa atsu-i desu ga, Bandung wa suzushi-i desu.

Udara Jakarta panas, tetapi Bandung sejuk.


 


わたし行きますが、かれ行きません。

Watashi wa iki-masu ga, kare(♂) wa iki-masen.

Saya pergi, tetapi beliau tidak pergi.


 


鳥肉とりにくべられますが、豚肉ぶたにくべられません。

Tori-niku wa tabe-rare-masu ga, buta-niku wa tabe-rare-masen.

Saya dapat makan daging ayam, tetapi tidak dapat makan daging babi.


 


らくですが、かえ大変たいへんです。

Iki wa raku desu ga, kaeri wa taihen desu.

Perginya mudah, tetapi pulangnya susah.


 


昨日きのうれでしたが、今日きょうあめです。

Kinoo wa hare deshita ga kyoo wa ame desu.

Kemarin cuacanya cerah, tetapi hari ini hujan.


 


 


Kalimat yang mengandung lebih dari dua partikel wa


Selain contoh kalimat “KB1 wa Predikat1 ga, KB2 wa Predikat2”, kalimat yang mengandung dua atau lebih dari dua partikel “wa” menunjukkan perbandingan. Pada umumnya, partikel “wa” pertama yang menunjukkan topik, dan partikel “wa” berikutnya menunjukkan perbandingan.


 


Contoh Kalimat


わたし、バッソきですがガドガドきらいです。

Watashi wa bakso wa suki desu ga, gado-gado wa kirai desu.

Saya suka bakso, tetapi tidak suka gado-gado.



Watashi wa = topik

“Bakso wa” dan “gado-gado wa” = perbandingan


 


 


わたしバッソきです。

Watashi wa bakso wa suki desu.

Saya suka bakso. (kalau dibandingkan dengan kuliner lain yang tidak disukai pembicara)


Watashi wa = topik

bakso wa = perbandingan (dibandingkan dengan kuliner yang lain)


*Dalam setuasi ini, pembiacara membandingkan bakso dengan masakan-masakan yang tidak disukai pembicara. Mungkin beliau kurang suka masakan-masakan Indonesia tetapi suka bakso.


 


 


わたしラーメンべません。

Watashi wa raamen wa tabe-masen.

Saya tidak makan ramen (tetapi akan makan kuliner yang lain)



Watashi wa = topik

raamen wa = perbandingan (dibandingkan dengan kuliner yang lain)


*Dalam situasi ini, pembiacara membandingkan ramen dengan masakan-masakan yang akan dimakan pembicara ibarat sushi, takoyaki, dll. Mungkin beliau sedang makan di restoran Jepang, dan “nge-share” masakan-masakan Jepang bersama teman, ternyata ramen aja non-halal. Dia tidak akan makan ramen tetapi akan makan kuliner Jepang yang lain.


 


 


★Seri Partikel “Wa” dan “Ga”



  1. Introduksi Partikel Wa: Wa yakni Penanda Topik dalam Kalimat Mood

  2. Struktur Topik (Penopikan I)

  3. Zoo Wa hana Ga nagai desu (Penopikan II)

  4. Wa yang Menunjukkan Perbandingan (Here)

  5. Wa dan Ga I -Perbedaan Wa dan Ga

  6. Wa dan Ga II -Kapan subjek menjadi topik?

  7. Rangkuman Definisi Wa dan Ga


 




 


iki: kepergian, perginya

kaeri: kepulangan, pulangnya

hare: cerah


 




 


Jika dua kata benda ditunjukkan dengan partikel  √ Partikel Wa yang Menunjukkan Perbandingan


 



 



Sumber https://wkwkjapan.com

Monday, October 9, 2017

√ Partikel Mo Dan Introduksi Toritate-Joshi「も」

PenjelasanKosakataLatihan

 


Kali ini kita akan mempelajari partikel “mo”, tetapi sebelumnya kita berguru dulu perihal sejenis partikel, yaitu “toritate-joshi”. Soalnya, partikel “mo” yang merupakan salah satu “toritate-joshi” ini, fungsi dan jenisnya sangat berbeda dengan “kaku-joshi (partikel ga, o, ni, de, to, e, kara, made, dan yori). Kuy.  🙂 


 


1. Kaku-joshi dan Toritate-joshi


Kaku-joshi (Partikel yang menawarkan kelas kata)


Kali ini kita akan mempelajari partikel  √ Partikel Mo dan Introduksi Toritate-joshi「も」


Kaku-joshi (partikel ga, o, ni, de, to, e, kara, made, dan yori)” yaitu partikel yang menawarkan hubungan antara kata benda yang ditunjukkan partikel tersebut dengan predikat. Misalnya, “ga” menawarkan subjek, “o” menawarkan “objek”, “e” menawarkan arah atau kawasan tujuan, dan seterusnya.


 


Toritate-joshi (Partikel yang menawarkan perasaan pembicara)


Kali ini kita akan mempelajari partikel  √ Partikel Mo dan Introduksi Toritate-joshi「も」


Sedangkan, Toritate-joshi (partikel wa, mo, dake, shika, hodo, bakarai, dll) merupakan partikel yang menawarkan balasan atau perasaan pembicara terhadap hal dalam konteks.


Kata kerja “toritate-ru” bermakna “mengambil sesuatu sebagai suatu peranan (fungsi)” dalam bahasa Jepang, dan “toritate-joshi” juga memang “mengambil” sebuah unsur untuk menawarkan balasan atau perasaan pembicara. Coba ingat partikel “wa” yang kita pelajari kemarin. Toritate-joshi partikel “wa” berfungsi untuk menawarkan topik dengan cara “mengambil” sebuah unsur dari unsur-unsur ibarat subjek, objek, dan seterusnya dalam kalimat. Oke, hari ini dan besok kita akan mempelajari beberapa partikel toritate-joshi.


 


Koneksi Partikel “kaku-joshi” + “Toritate-joshi”


1. Partikel “ga” atau “o” + “Toritate-joshi” → “ga” atau “o” dihilangkan
2. Kaku-joshi lain → “Kaku-joshi” + “Toritate-joshi” (ada pengecualian)


Pada dasarnya, peletakan partikel toritate-joshi sama dengan peletakan partikel “wa” yang pernah kita pelajari sebelumnya. Jika “KB + ga” atau “KB + o” diangkat dengan partikel toritate-joshi, partikel “ga” dan “o” dihilangkan, dan diganti dengan partikel toritate-joshi. Sedangkan, jikalau partikel selain “ga” dan “o” diangkat dengan partikel toritate-joshi, pribadi saja partikel toritate-joshi tersebut diletakkan di belakang partikel kakujoshi.


 


ちちほんう→ちちほんう。
Chichi ga hon o kau. → Chichi wa hon o kau.
*partikel “ga” diganti dg “wa”.


 


父がほん買う→ほんちちう。
Chichi ga hon o kau. → Hon wa chichi ga kau.
*partikel “o” diganti dg “wa”.


 


日本にほんほんう→日本にほんほんう。
Nihon de hon o kau. → Nihon dewa hon o kau.
*partikel “de” dibubuhkan dg “wa”


 


Namun, secara khusus, partikel “ni” yang menawarkan kawasan keberadaaan, kawasan tujuan, atau titik akhir, dan partikel “e” sanggup dihilangkan, dan diganti dengan toritate-joshi, atau boleh juga partikel toritate-joshi pribadi diletakkan di belakang partikel kakujoshi. Misal,


 


クタ観光客かんこうきゃくがたくさんいます。
Kuta ni kankookyaku ga takusan i-masu.
Ada banyak turis di Kuta.



○ クタ観光客かんこうきゃくがたくさんいます。
Kuta wa kankookyaku ga takusan i-masu.
○ クタ観光客かんこうきゃくがたくさんいます。
Kuta ni wa kankookyaku ga takusan i-masu.
Di Kuta, ada banyak turis.


 


2. Partikel Mo


Kali ini kita akan mempelajari partikel  √ Partikel Mo dan Introduksi Toritate-joshi「も」


 


Pola Kalimat


 KB (Partikel) も 
 KB (Partikel) mo 
 KB juga / pun / dll 


 


Struktur kalimatKali ini kita akan mempelajari partikel  √ Partikel Mo dan Introduksi Toritate-joshi「も」


 


Penjelasan


Partikel Toritate-joshi “mo” dipakai untuk menawarkan banyak sekali balasan pembicara terhadap hal dalam konteks. Setiap penggunaan dijelaskan sebagai berikut di bawah.


 


2-1. Sebagai Penunjuk Kesamaan (juga / pun)


Partikel “mo” dipakai untuk menawarkan kesamaan atau serupa halnya dengan yang lain, atau yang tersebut dahulu.


 


これは野菜やさいです。あれ野菜やさいです。
Kore wa yasai desu. Are mo yasai desu. (partikel “ga” dari “are ga” diganti dg “mo”)
Ini sayur. Itu juga sayur.


 


バスでけます。電車でんしゃけます。
Basu de ike-masu. Densha demo ike-masu. (partikel “mo” dibubuhkan di belakang partikel “de” dari “densha de” )
Bisa pergi dengan bus. Bisa pergi dengan kereta juga.


 


あのひとインドネシアじんです。
Ano hito mo Indonesia-jin desu. (partikel “ga” dari “ano hito ga” diganti dg “mo”)
Orang itu juga orang Indonesia.


 


わたしかえります。
Watashi mo kaeri-masu. (partikel “ga”dari “watashi ga” diganti dg “mo”)
Saya juga pulang.
*kalimat ini mengandung makna bahwa ada juga yang pulang selain watashi.


 


サテ注文ちゅうもんしましょう。
Sate mo chuumon shi-mashoo. (partikel “o” dari “sate o” diganti dg “mo”)
Mari pesan sate juga.
*kalimat ini mengandung makna bahwa selain sate ada juga makanan-makanan yang sudah dipesan.


 


アメリカ[]ってみたいです。
Amerika [ni]-mo itte mitai desu. (partikel “mo” dibubuhkan di belakang partikel “ni” dari “Amerika ni”, atau partikel “ni” diganti dg “mo”)
Ingin coba pergi ke Amerika juga.
*kalimat ini mengandung makna bahwa selain Amerika ada juga kawasan lain yang ingin dikunjungi pembicara.


 


2-2. Sebagai Penunjuk Kelebihan


Partikel “mo” dipakai untuk menawarkan kelebihan jumlah. Pembicara menawarkan penukanan perasaannya terhadap jumlah yang banyak dengan memakai partikel “mo”.


 


昨日きのうは、12時間じかんました。
Kinoo wa, 12-jikan mo ne-mashita.
Kemarin saya tidur hingga 12 jam (gila!)


 


もう、2時間じかんちましたが、まだません。
Moo, 2-jikan mo machi-mashita ga, mada ki-masen.
Sudah menunggu hingga 2 jam, tetapi belum tiba juga. (kesal!)


 


このバッソが3まんルピアするんですか。たかすぎます。
Kono bakso ga 3-man rupiah mo suru’ n desu ka. Taka-sugi masu.
Bakso ini aja 30.000 rupiah (gila) ?! Kemahalan.


 


100万円まんえん貯金ちょきんできたんですか!
Hyaku-man-en mo chokin dekita’ n desu ka.
Sudah sanggup menabung sebanyak 1 juta yen (hebat)!


 


2-3. Sebagai Penunjuk Keseluruhan


Partikel “mo” dipakai untuk menawarkan keseluruhan, khususnya dalam kalimat negatif. “Mo” ini sering disertai dengan kata tanya, dan menyangkal hal secara utuh dalam kalimat negatif.


 


だれできません。
Dare mo deki-masen.
Siapa pun tidak sanggup melakukannya.


 


なにりません。
Nani mo shiri-masen.
Tidak tahu apa pun.


 


どこきたくありません。
Doko nimo iki taku ari-masen.
Tidak mau pergi ke mana pun.


 


どこいっぱいです。
Doko mo ippai desu.
Di mana saja sudah penuh.
*cari-cari kawasan parkir, tetapi di mana saja penuhhh.


 


ひらがなけません。
Hiragana mo kake-masen.
Hiragana saja belum sanggup nulis.
*dia tidak sanggup menulis kana secara utuh.


 


小学校しょうがっこう卒業そつぎょうしていません。
Shoogakkoo mo sotsugyoo shite i-masen.
SD saja belum tamat.
*dia tidak tamat sekolah apa pun.


 


2-4. Sebagai Penunjuk Contoh Ekstrem


Partikel “mo” dipakai untuk menawarkan pola ekstrem untuk mengekspresikan bahwa bergotong-royong kejadian yang terjadi yaitu hal yang wajar.


 


普段ふだん、やさしいケンさん今回こんかいおこりました。
Fudan yasashi-i Ken-san mo konkai wa okori-mashita.
Ken yang biasanya ramah saja murka kali ini. (apalagi orang biasa. “pasti marah” )


 


デシさんは漢字かんじをよくっています。日本人にほんじんわたしびっくりしました。
Desi-san wa kanji o yoku shitte i-masu. Nihon-jin no watashi mo bikkuri shi-mashita.
Desi sangat mengetahui kanji. Saya sebagai orang Jepang pun kaget. (apalagi orang asing. “pasti kaget” )


 


さるからちる。
Saru mo ki kara ochiru.
Monyet saja jatuh dari pohon. (apalagi bukan monyet. “pasti jatuh”)
=Peribahasa Jepang yang artinya sama dengan “sepandai-pandai bajing melompat, sekali waktu akan jatuh juga” dalam peribahasa Indonesia.


 


2-5. Sebagai Penunjuk Penekanan Perasaan Pembicara


Partikel “mo” dipakai untuk menawarkan penitikberatan perasaan pembicara ibarat rasa sayang, kesal, terharu, dan lain-lain terhadap hal atau kejadian. Ekspresi ini bahasa Jepang banget….


 


明日あすで、レバラン休暇きゅうか終わりだ。
Asu de, Lebaran-kyuuka mo owari desu.
Cuti Idulfitri pun berakhir besok. (sayaaaaaang)


 


わたしむすめとうとう結婚けっこんします。
Watashi no musume mo tootoo kekkon shi-masu.
Akhirnya, anak wanita saya pun akan menikah. (terharuuuu, tp sedihhh jugaa)


 


今日きょうで、ケンさんわかれです。
Kyoo de, Ken-san tomo owakare desu.
Hari inilah kita berpisah dengan Ken. (sedihhh)


 


Sekiaaaaaan  😎 


 




 


kankoo-kyaku: wisatawan, turis
chuumon-shi: →chuumon-suru(memesan)
chokin: menabung uang
ippai: penuh
sotsugyoo shite: →sotsugyoo suru(tamat)
fudan: biasanya
okori: okoru(marah)
bikkuri-shi: →bikkuri-suru(kaget)
saru: monyet
kyuuka: cuti, libur
musume: anak wanita saya/kami
owakare: perpisahan


 




 


Kali ini kita akan mempelajari partikel  √ Partikel Mo dan Introduksi Toritate-joshi「も」


 



 






Sumber https://wkwkjapan.com

Monday, September 25, 2017

√ Partikel: K.Keterangan Bilangan + Wa / Mo 「は」「も」

PenjelasanKosakataLatihan


 


1. Partikel Wa sebagai penunjuk batas minimal


 Partikel Wa sebagai penunjuk batas minimal √ Partikel: K.Keterangan Bilangan + Wa / Mo 「は」「も」


 


Pola Kalimat


 (Bilangan +) K.Keterangan Bilangan は 
 (Bilangan +) K.Keterangan Bilangan wa 
 Sedikitnya, (Bilangan +) K.Keterangan Bilangan 


 


Struktur kalimat Partikel Wa sebagai penunjuk batas minimal √ Partikel: K.Keterangan Bilangan + Wa / Mo 「は」「も」


 


Penjelasan


Partikel “wa” memperlihatkan batas minimal yang dianggap oleh pembicara.


 


Contoh Kalimat


今年中ことしじゅう100万円まんえん貯金ちょきんするつもりです。
Kotoshi-juu ni hyaku-man-en wa chokin suru tsumori desu.
Saya bermaksud menabung sedikitnya 1 juta yen dalam tahun ini.


 


月給げっきゅう半分はんぶんおやわたしています。
Gekkyuu no hanbun wa oya ni watashite i-masu.
Saya memperlihatkan uang sedikitnya setengah dari honor bulanan kepada orang bau tanah saya.


 


このくるま時速じそく200キロせます。
Kono kuruma wa jisoku ni-hya-kkiro wa dase-masu.
Mobil ini dapat berlari sedikitnya dengan kecepatan 200 km per jam.


 


 


2. Partikel Mo sebagai penunjuk kelebihan


 Partikel Wa sebagai penunjuk batas minimal √ Partikel: K.Keterangan Bilangan + Wa / Mo 「は」「も」


 


Pola Kalimat


 (Bilangan +) K.Keterangan Bilangan も 
 (Bilangan +) K.Keterangan Bilangan mo 
 (Bilangan +) K.Keterangan Bilangan yg begitu banyak! 


 


Struktur kalimat Partikel Wa sebagai penunjuk batas minimal √ Partikel: K.Keterangan Bilangan + Wa / Mo 「は」「も」


 


Penjelasan


Partikel “mo” memperlihatkan bahwa pembicara merasa kaget alasannya yaitu jumlahnya banyak.


 


Contoh Kalimat


100万円まんえん貯金ちょきんできるのですか。
Hyaku-man-en mo chokin dekiru no desu ka.
Bisa menabung sebanyak 1 juta yen (hebat)!


 


月給げっきゅう半分はんぶんおやわたしているのですか。
Gekkyuu no hanbun mo oya ni watashite iru no desu ka.
Berikan uang sebanyak setengah dari honor bulanan kepada orang bau tanah (luar biasa) !


 


このくるま時速じそく200キロせるんですか。
Kono kuruma wa jisoku nihyakkiro mo daseru n desu ka.
Mobil ini dapat lari hingga kecepatan 200 km per jam (keren) !


 




 


chokin suru: menabung
gekkyuu: baji bulanan
hanbun: setengah
watashite: → watasu(memberikan, menerimakan)
jisoku ~ kiro : kecepatan ~ km per jam


 




 


 Partikel Wa sebagai penunjuk batas minimal √ Partikel: K.Keterangan Bilangan + Wa / Mo 「は」「も」


 



 



Sumber https://wkwkjapan.com