Showing posts with label Teknologi Peternakan. Show all posts
Showing posts with label Teknologi Peternakan. Show all posts

Saturday, July 29, 2017

√ Cara Menciptakan Ransum Pakan Ternak Kambing Dan Domba Sesuai Kebutuhan Proteinnya

Menghitung Kebutuhan Protein Dalam Pakan Ternak Kambing dan Domba

  
Menghitung Kebutuhan Protein Dalam Pakan Ternak Kambing dan Domba  √ Cara Membuat Ransum Pakan Ternak Kambing dan Domba Sesuai Kebutuhan Proteinnya
Kebutuhan Protein ternak kambing

Pengertian Pakan Berkualitas:

Pakan merupakan sumber energi dan materi bagi pertumbuhan dan kehidupan makhluk hidup. Zat yang terpenting dalam pakan yaitu protein. Pakan berkualitas yaitu pakan yang kandungan protein, lemak, karbohidrat, mineral dan vitaminnya seimbang (Anonim, 2010). 

Pengertian Kambing dan Domba.

 Kambing merupakan binatang memamah biak yang berukuran sedang. Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) yaitu subspesies kambing liar yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya (daerah "Bulan sabit yang subur" dan Turki) dan Eropa. Sedangkan Domba yaitu ruminansia dengan rambut tebal dan dikenal orang banyak alasannya yaitu dipelihara untuk dimanfaatkan rambut, daging, dan susunya. Namun, domba berbeda dengan Biri Biri.
Berdasarkan kandungan gizinya, konsentrat dibagi dua golongan yaitu konsentrat sebagai sumber energi dan sebagai sumber protein

Pengertian protein 

Protein adalah senyawa organik komplek berbobot molekul besar yang terdiri dari asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang-kadang welirang serta fosfor

Konsentrat Kambing.

 Ternak memerlukan nutrisi untuk kebutuhan hidup pokok, pertumbuhan, reproduksi, laktasi, gerak dan kerja. Oleh alasannya yaitu itu dukungan hedaknya memperhitungkan semua kebutuhan tersebut, atau dengan kata lain , pemnberian pakan diadaptasi dengan kebutuhan ternak. 

Arti Dan Definisi Konsentrat:

 Konsentrat yaitu suatu materi pakan yang dipergunakan bersama materi pakan lain untuk meningkatkan keserasian gizi dari keseluruhan masakan dan dimaksudkan untuk disatukan dan dicampur sebagai pakan embel-embel (Hartadi et al., 1991).

Penambahan konsentrat pada kambing dan domba bertujuan untuk meningkatkan nilai pakan dan menambah energi. Tingginya dukungan pakan berenergi menjadikan peningkatan konsumsi dan daya cerna dari rumput atau hijauan kualitas rendah. Selain itu penemberian konsentrat tertentu sanggup menghasilkan asam amino essensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Penambahan konsentrat tertentu sanggup juga bertujuan supaya zat masakan sanggup pribadi diserap di usus tanpa terfermentasi di rumen, mengingat fermentasi rumen membutuhkan energi lebih banyak. 

.

Konsentrat sebagai sumber protein


Apabila kandungan protein lebih dari 18%, Total Digestible Nutrision (TDN) 60%. Ada konsentrat yang berasal dari binatang dan tumbuhan. Berasal dari binatang mengandung protein lebih dari 47%. Mineral Ca lebih dari 1% dan P lebih dari 1,5% serta kandungan serat bernafsu dibawah 2,5%. Contohnya : tepung ikan, tepung susu, tepung daging, tepung darah, tepung bulu dan tepung cacing. Berasal dari tumbuhan, kandungan proteinnya dibawah 47%, mineral Ca dibawah 1% dan P dibawah 1,5% serat bernafsu lebih dari 2,5%. Contohnya : tepung kedelai, tepung biji kapuk, tepung bunga matahari, bungkil wijen, bungkil kedelai, bungkil kelapa, bungkil kelapa sawit dll.

Konsentrat sebagai sumber energi


Apabila kandungan protein dibawah 18%, TDN 60% dan serat kasarnya lebih dari 10%. Contohnya : dedak, jagung, empok, polar dll.

Konsentrat yang baik apabila terdiri dari bermacam macam materi pakan supaya mendapat asam amino yang lengkap. Untuk pembuatan konsentrat harus diperhatikan materi pakan yang dipakai sebagai penyusun ransum, baik dalam cara penyediaan maupun kandungan gizinya. Perlu diperhatikan pada dukungan jagung harus diimbangi dengan dukungan materi yang berasal dari kedelai, pada dukungan materi yang berasal dari kedelai sebaiknya dimasak terlebih dahulu,karena kedelai mengandung zat anti tripsin yang rusak jikalau kena panas.

Konsentrat pada Kambing dan Domba diberikan sesuai dengan tipenya. Kambing dan Domba perah yang berproduksi tinggi yang kadar lemak yang diinginkan tinggi maka membutuhkan protein tertinggi. Sedangkan protein sangat sedikit dibutuhkan pada Kambing dan Domba yang sedang masa kering. Program perhitungan pakan pada Kambing dan Domba biasanya dihitung menurut materi kering.

Tabel kebutuhan Zat zat gizi Untuk Hidup pokok dan produksi Kambing  Domba perah


BERAT BADAN
UNTUK HIDUP POKOK
KADAR LEMAK SUSU
UNTUK PRODUKSI 1 KG SUSU
PROTEIN (Gr)
ME
(M. Kal)
TDN (Kg)
LEMAK SUSU (%)
PROTEIN (Gr)
ME
(M.Kal)
TDN (Kg)
30
74
1,95
543
2,5
59
1,47
333
40
93
2,42
672
3,0
64
1,49
337
50
110
2,86
795
3,0
64
1,49
337
60
126
3,28
912
3,0
64
1,49
337
70
141
3,68
1023
3,0
64
1,49
337
80
156
4,06
1131
3,5
68
1,51
342
Sumber Sory Basya Siregar 1991.

Perhitungan Kebutuhan protein dan energi menurut Berat tubuh Kambing dan Domba dan produksi susu serta kandungan lemak susu menurut tabel :


Misalnya Berat tubuh Kambing dan Domba 30 Kg,produksi susu 1 liter dengan kandungan lemak 3% maka:

Kebutuhan protein : 74 + (1X59) =133 gram
Kebutuhan ME : 1,95 + (1X1,47) =3,44 M Kal
Kebutuhan TDN : 543 + (1 X 333) =876 Kg

Pembuatan ransum Kambing dan Domba perah untuk memenuhi kebutuhan protein menurut metode bujur kandang latin.


Contoh : Kambing dan Domba dengan berat tubuh 30 Kg berproduksi 1l/hari dengan kadar lemak 3%. Kambing dan Domba diberi pakan hijauan rumput 2 Kg dan gamal 1 Kg, konsentrat kandungan protein 16% yang terdiri bungkil kelapa dan dedak. Kandungan protein rumput 9,6% dengan BK 21% sedangkan gamal dengan kandungan protein 25,2% dan BK 13,1%. Dedak mengandung protein 13% dengan BK 85,7%, bungkil kelapa mengandung protein 21,2% dan BK 87,9%. Berapa bungkil kelapa dan dedak yang harus diberikan ?

Perhitungan :


Berdasarkan tabel, kebutuhan protein untuk Kambing & Domba tersbt =74+(1×59) = 131 gram.
Protein dari rumput = 2 × 21/100 × 9,6/100 × 1 kg = 0,04032 Kg.
Gamal = 1 × 13,1/100 × 25,2/100 × 1 kg =0,03301 Kg
Jumlah protein = 0,0403 kg + 0,0330kg = 0,07330 Kg 73,30 Gr
Kekurangan Protein = 131 gr – 73,30 gr = 30,70 gr
Dedak 4,8 X85,7/100X13,8/100X1kg = 0,56767 kg=567,67 gr = 58,07%
Bungkil Kelapa 2,2 X87,9/100X21,2/100X1kg = 0,40996 kg=409,96 gr = 41,93%
jumlah = 977,64 gr

Kesimpulan :

 Kekeurangan protein sejumlah 30,70 gr diambil dari konsentrat
dengan protein 16 % yang terdiri dari :

Dedak = 58,07% X 30,70 gr = 17,82 gr protein
Bungkil kelapa = 41,93% X 30,70 gr =12.88 gr protein
Berat materi sebagai berikut;
Dedak = 100:85,7 X 567,67 gr = 662,39 gr
Bungkil Kelapa = 100: 87,9 X 409,96 gr= 446,39 gr

KAMBING DAN DOMBA POTONG


Tabel kebutuhan Zat zat gizi Untuk Hidup pokok dan produksi Kambing Domba potong


Menghitung Kebutuhan Protein Dalam Pakan Ternak Kambing dan Domba  √ Cara Membuat Ransum Pakan Ternak Kambing dan Domba Sesuai Kebutuhan Proteinnya
zat gizi Untuk Hidup pokok dan produksi Kambing Domba potong

Sumber Sory Basya Siregar 1994

Contoh 

Kambing dan Domba dengan berat tubuh 20 Kg ingin dinaikkan berat badannya 150 g/hari.

Langkah pertama lihat tabel kebutuhan, ternyata Kambing dan Domba tersebut membutuhkan : BK 1 Kg ( 5%); Total protein 75 g. TDN 456 g, ME 6,9 Mcal, Calsium 0,029 kg; Fosfor 0,019 kg

Langkah kedua memilih berapa rumput yang dipakai untuk memenuhi kebutuhan Bahan Kering, dengan cara menghitung. Pada ransum ini dipakai 70% BK mengunakan rumput lapangan. Kaprikornus BK rumput yang dipakai 70/100×1.000 = 700 g. Kekurangannya 300 g. Digunakan konsentrat yang dicampur dedak dengan tepung jagung dengan Proten 12 %.

Kandungan nutrisi;


Rumput Lapangan BK 21 %, PK 6,7,TDN 55%, Dedak BK 87,5%, PK 13,8 TDN 50 % dan Tepung Jagung BK 89,1% PK 10,8 % TDN 90%

Jumlah yang PK sanggup disediakan Oleh Rumput = 6,7/100X 700 g = 46,9 g .

Kekurangan PK = 75 – 46,9 = 28,1 g = 28,1/300 X 100%= 9,37 % akan di sediakan oleh Tepung jagung dan Dedak




Dedak 1,43/5,86X 100% = 24,4 %
Tepung jagung 4,43/5,86X 100% = 75,6 %
Bahan yang diharapkan untuk meramu Pakan Kambing tersebut yaitu sebagai berikut:
Rumput Lapangan = 700 g(BK)
= 100/21 X 700 g = 3333,33 g (BB)
Dedak = 24,4/100 X 300 g = 73,2 g (BK)
= 100/87,5 X 73,2 g = 83,6 g(BB)
Tepung Jagung = 75,6/100 X 300 g = 226,8 g (BK)
= 100//89,1X226,8 g = 254,5 g (BB)

Dihitung Kembali Protein Kasarnya :
PK Rumput Lapangan = 6,7/100 X 700 g = 46,9 g
PK Dedak = 13,8/100 X 73,2 g = 7,9 g
PK Tepung Jagung = 10,8/100 X 226,8 g = 21,29 g
76,08 g

Dihitung TDNnya
TDN Rumput Lapangan = 55/100 X 700 g = 330 g
TDN Dedak = 50/100 X 73,2 g = 36,6 g
TDN Tepung Jagung = 90/100 X 226,8 g = 204,12 g
570,72 g
( 570,72/1000 X 100 % = 93,6 5)

Protein dan TDN nya agak tinggi namun tidak masalah

Kesimpulannya Berat Bahan Ransumnya sebagaiberikut ;

Rumput = 3,3 kg
Dedak = 0,083 kg
Tepung Jagung = 0,254 kg

Dalam menyusun Konsentrat untuk kambing atau domba tentu perlu dipertimbangkan beberapa macam materi baku konsentrat dengan memperhatikan nilai harga yang semurah-murahnya, namun kandungan nutrisinya yang memadai.

Kandungan Nutrisi Bahan Pakan dari Limbah Industri Pertanian

No. Jenis bahan               BK(%) PK(%) LK(%) SK(%) TDN(%)
1 Ampas tahu                  10,8 25,6 5,3 14,5 76,0
2 Ampas kecap                85,4 36,2 17,2 17,8 89,5
3 Ampas bir                     31,2 26,4 10,2 7,0 78,7
4 Ampas brem                 81,6 3,1 2,1 2,1 55,8
5 Ampas gula cair            34,3 5,1 6,2 8,0 54,9
6 Bungkil kopra               90.5 27.6 11.2 6.8 75.3
7 Ampas bir                     31,2 26,4 10,2 7,0 78,7
8 Bungkil kelapa               87,9 21,2 11,9 10,7 67,4
9 Bungkil kcg tanah           80,6 39,7 17,2 0,9 81,0
10 Bungkil klp sawit          88,6 16,5 11,9 10,7 67,4
11 Bungkil kedelai            89,4 52,1 1,0 25,5 40,3
12 Dedak padi                 87,5 9,9 2,3 18,5 55,5
13 Kedelai BS                 85,4 38,3 4,8 17,8 69,9
14 Onggok kering            88,7 1,2 0,7 8,3 85,0
15 Tumpi kedelai             91,4 21,1 3,0 23,2 69,4
16 Tumpi jagung              87.4 8.6 0,5 21.3 48,5
17 Tepung gaplek             87,0 2,4 0,7 8,9 73,5
18 Polard                         88,4 16,4 4,0 5,8 74,8
19 Molasses                    30,2 8,3 – – 63,0

Tabel 2. Bahan Pakan dari Pertanian

Nama Bahan Protein % TDN %

Klobot Jagung 5,1 49,5
Jerami Padi 4,9 45,0
Jerami Kedele 11,9 42,7
Jerami Kulit kedelai 8,0 58,9
Jerami Kacang Tanah 12,9 62,3
Jerami Kacang Panjang 12,9 62,3
Jerami Kacang Hijau 23,2 58,1
Kulit coklat 15,0 55,5
Kulit Kacang tanah 5,8 31,7
Kulit Klenteng 13,1 52,3
Tongkol Jagung 5,6 53,0
Pucuk Tebu 5,6 55,3
Daun Ketela Pohon 16,5 37,4
Batang Ketela pohon 5,9 48,1
Bhengok 14,2 49,4
Rumput lapang 6,7 55
Rumput Gajah 10,0 67,7
Setaria 18,8 58,0


Contoh Formula Pakan Kambig atau Domba;


1 Pertumbuhan atau pembesaran  2. Penggemukan

Dedak Padi = 50 %                     Dedak Padi = 42 %
Bungkil Kelapa = 25 %                Bungkil Kelapa = 15 %
Tepung Jagung = 15 %                 Tepung Jagung = 21 %
Bungkil Kacang Tanah = 8 %       Onggok = 20 %
Garam Dapur = 1 %                    Garam Dapur = 1 %

Tepung Tulang = 0,5 %                Tepung Tulang = 0,5 %
Kapur = 0,5%                             Kapur = 0,5 %
Jumlah = 100 %                          Jumlah = 100 %

Bahan Kering = 85,5 %              Bahan Kering = 86,4 %
Protein Kasar = 17,2 %              Protein Kasar = 11,7 %
TDN = 71,6 %                           TDN = 74,8 %

Sumber:
https://elbudiyanto.wordpress.com
Sumber http://www.elysetiawan.com

Thursday, June 22, 2017

√ Apa Itu Yoghurt Dan Bagaimana Cara Pembuatan Yoghurt

pengertian yoghurt

 halo mitra kawan semuanya, kali ini saya akan membagikan postingan wacana apa itu yoghurt dan bagaimana proses atau cara membuat  Yoghurt. tapi sebelum itu kita harus tau dulu apa itu Yoghurt.
definsi atau pengertian Yoghurt


 Yoghurt yaitu ialah olahan dari susu yang dibentuk melalui fermentasi bakteri. Kata yoghurt berasal dari bahasa Turki yang artinya padat dan tebal. Yoghurt sanggup dibentuk dari susu apa saja, termasuk susu kacang kedelai, tetapi yang paling umum dibentuk dari susu sapi. 
 kali ini saya akan membagikan postingan wacana apa itu yoghurt dan bagaimana proses atau √ apa itu yoghurt dan bagaimana cara pembuatan Yoghurt
proses Pembuatan yoghurt
Pembuatan yoghurt dilakukan dengan proses fermentasi, dengan proses fermentasi ini maka rasa yoghurt akan menjadi asam, alasannya adanya perubahan laktosa menjadi asam laktat oleh bakteri-bakteri tersebut. kerana pembuatan yoghurt memakai proses fermentasi, maka kita membutuhkan kuman starter untuk pembuaan yoghurt. 
 
starter atau bakteri terbaik untuk pembuatan yoghurt ialah gabungan L. bulgaricus clan S. thermophillus. Dosis starter yang diberikan akan menghipnotis tingkat keasaman yoghurt yang dihasilkan. Biasanya dengan takaran 2-5% starter yoghurt yang aktif dalan suhu inkubasi 45° C selatna 4-6 jam akin menghasilkan yoghurt dengan keasaman 0,7-1,0%
berikut ialah Klasifikasi kuman dalam pembuatan yoghurt
 
 kali ini saya akan membagikan postingan wacana apa itu yoghurt dan bagaimana proses atau √ apa itu yoghurt dan bagaimana cara pembuatan Yoghurt
klasifikasi kuman pembuatan Yoghurt

 Apabila tidak diinginkan rasa  yang  tidak terlalu asam, tambahkan  zat tambahan (gula, sirup) maupun banyak sekali flavour buatan dari buah-buahan misalnya strawberry, nenas, mangga, jambu, dan sebagainya.

Macam-macam Yoghurt

berikut ialah macam-macam yoghurt yaitu :
a.  Yoghurt pasteurisasi, yaitu yoghurt yang sesudah masa inkubasi final dipasteurisasi untuk mematikan kuman dan memperpanjang umur simpannya 
b.Yoghurt beku, yaitu yoghurt yang disimpan pada suhu beku 
c. Dietetic yoghurt, yaitu yoghurt rendah kalori, rendah laktosa, atau yang ditambah vitamin dan protein
d. Yoghurt konsentrat, yaitu yoghurt dengan total padatan sekira 24% 

Berdasarkan kadar lemaknya, yoghurt sanggup dibedakan atas yoghurt berlemak penuh (kadar lemak lebih dari 3%), yoghurt setengah berlemak (kadar lemak 0,5-3,0%), dan yoghurt berlemak rendah (lemak kurang dari 0,5%). Perbedaan kadar lemak tersebut berdasarkan jenis susu dan gabungan materi yang dipakai dalam pembuatannya.

Yoghurt yang sehat 
berikut adalah  gambar ciri Yoghurt yang baik dan sehat berdasarkan SNI 01-2981-1992
 kali ini saya akan membagikan postingan wacana apa itu yoghurt dan bagaimana proses atau √ apa itu yoghurt dan bagaimana cara pembuatan Yoghurt
ciri Yoghurt yang baik dan sehat

 proses pembuatan Yoghurt

 kali ini saya akan membagikan postingan wacana apa itu yoghurt dan bagaimana proses atau √ apa itu yoghurt dan bagaimana cara pembuatan Yoghurt
proses Pembuatan yoghurt


BAHAN pembuatan yoghurt :

berikut ialah materi untuk menciptakan yoghurt
  1. Susu sapi 10 liter
  2. Starter 30-50 ml
  3. Larutan gula (gula : air; 1:1)
  4. Perisa
  5. Pewarna makanan

PERALATAN pembuatan yoghurt :

  1. Panci stainless steel
  2. Milk can kecil
  3. Kompor
  4. Termometer
  5. Kulkas

CARA MEMBUAT Yoghurt:

Menyiapkan materi dan peralatan, pastikan dalam keadaan higienis.
  • Tuangkan susu segar ke dalam milk can.
  • Isi panci pasteurisasi (panci stainless steel) dengan air secukupknya.
  • Masukkan milk can yang berisi susu segar ke dalam panci stailess steel.
  • Panaskan panci dengan suhu awal 34o C selama 25 menit hingga pada suhu 80o C.
  • Ukur suhu dengan termometer kemudian catat.
  • Setelah selesai, rendam milk can yang berisi susu pasteurisasi di dalam air hambar yang mengalir hingga suhu sekitar 40oC selama 15 menit sambil melaksanakan satu kali pengadukan.
  • Angkat susu dari kawasan perendaman, kemudian catat suhunya.
  • Masukkan starter ke dalam susu yang sudah dipasteurisasi.
  • Aduk hingga rata
  • Tutup hingga rapat susu yang sudah diberi starter dan masukkan ke dalam inkubator selama 5-6 jam pada suhu inkubator 38o C.
  • Masukkan milk can ke dalam kulkas selama 18-20 jam hingga suhu 4-11o C.
  • Lalu campurkan larutan gula, perisa dan pewarna masakan ke dalam susu sesuai selera
  • Masukkan ke dalam botol kemasan dan simpan didalam kulkas

Sumber http://www.elysetiawan.com

Wednesday, April 19, 2017

√ Keren Penemuan Sapi Dengan E-Ktp (Ktp Elektronik) Untuk Ternak Sapi

sapi dengan e-ktp (KTP elektronik)

Elysetiawan.com penemuan dibidang peternakan tidaklah berhenti salahsatunya Baru-baru ini di indonesia tepatnya, Dinas Pertanian jawa timur khususnya kab.Banyuwangi telah meluncurkan kartu identitas khusus untuk ternak berjulukan kartu elektronik ternak (e-Nak).
com penemuan dibidang peternakan tidaklah berhenti salahsatunya Baru √ keren penemuan sapi dengan e-ktp (KTP elektronik) untuk ternak sapi
sapi mempunyai KTP elektronik ternak (e-Nak).
Karena sapi juga mempunyai data, jadi tidak ada salahnya sapi mempunyai KTP elektronik ternak (e-Nak).
com penemuan dibidang peternakan tidaklah berhenti salahsatunya Baru √ keren penemuan sapi dengan e-ktp (KTP elektronik) untuk ternak sapi
KTP elektronik ternak (e-Nak)

fungsi KTP elektronik ternak (e-Nak).

fungsi KTP elektronik ternak (e-Nak) yakni sebagai bukti kepemilikan ternak. Selain itu KTP elektronik ternak (e-Nak) juga untuk mengetahui jenis, identitas, track record sapi, asal-usul sapi, termasuk riwayat kesehatan sapi selain itu e-Nak juga untuk memproteksi sapi betina usia produktif untuk disembelih.


pengambilan data KTP elektronik ternak (e-Nak)

Pendataan data KTP elektronik ternak (e-Nak) ke peternak berupa pengambilan data, foto, nama pemilik yang terkoneksi dengan NIK secara online.
com penemuan dibidang peternakan tidaklah berhenti salahsatunya Baru √ keren penemuan sapi dengan e-ktp (KTP elektronik) untuk ternak sapi
pengambilan dATA KTP elektronik ternak (e-Nak).
Kartu e-Nak ini juga sudah online dan dilengkapi barcode. Jika dibarcode memakai handphone akan muncul dan sudah tertera data detail dari sapi. kerana Menggunakan sistem barcode semua riwayat sapi sanggup terlihat. Dan ini mustahil tertukar alasannya yakni detail fisik sapi mulai dari tanduk, moncong, dan lainnya sudah difoto, termasuk titik koordinatnya

kelebihan menggunakan KTP elektronik ternak (e-Nak)

KTP elektronik ternak (e-Nak) diperluhkan supaya lebih efisien dalam hal waktu mapun tenaga. Bayangkan, jikalau suatu peternakan mempunyai ribuan sapi dan harus melaksanakan pendataan pada setiap sapi, niscaya akan memerluhkan banyak tenaga dan waktu. Selain itu pendataan sapi memakai media kertas juga akan mengalami beberapa resiko ibarat kertas hilang/basah/robek dan lain-lain. Jika hal tersebut terjadi maka pengelola ternak harus melaksanakan pendataan ulang. Hal tersebut sangatlah tidak efektif.
melalui kartu E-Nak, para peternak juga akan terhindar dari upaya penipuan. Sebab riwayat kesehatan sapi akan terpantau melalui kartu tersebut dengan pendataan manual. Seperti pernah beranak berapa kali, pernah sakit, produktif tidaknya dan lainnya


cara kerja KTP elektronik ternak (e-Nak)

cara kerja KTP elektronik ternak (e-Nak) yaitu Dengan menimplementasikan teknologi IoT (Internet of Things) memakai RFID untuk Manajemen Pendataan Peternakan dan Pengendali Suhu Serta Kelembapan Kandang Berbasis Web dan Android.
com penemuan dibidang peternakan tidaklah berhenti salahsatunya Baru √ keren penemuan sapi dengan e-ktp (KTP elektronik) untuk ternak sapi
cara kerja KTP elektronik ternak (e-Nak)
ternak  akan dipasang RFID tag yang berisi warta wacana data kelahiran sapi, indukan sapi, berat tubuh sapi, dll. Lalu, RFID reader dipakai untuk membaca tag RFID yang terpasang pada setiap sapi. Informasi tersebut dikirim ke aplikasi android melalui koneksi android dengan bluetooth, data sanggup diolah terlebih dahulu atau pribadi disimpan dalam database server supaya pengelola sanggup melaksanakan administrasi binatang ternak dengan cepat dan  gampang tanpa tiba ke peternakan.

Pendataan dilakukan semenjak sapi lahir dengan memberi RFID tagagar mempermudah pemantauan perkembangan sampai sapi menjadi indukan dengan bibit unggul.

Sumber http://www.elysetiawan.com