Thursday, October 26, 2017

√ Persebaran Komunitas Dan Masyarakat Di Indonesia


1. Pengertian Komunitas
Komunitas ialah sejumlah insan yang menempati suatu kawasan tertentu dan mengadakan interaksi berdasarkan adat istiadat setempat serta memiliki kepribadian kelompok yang khas.
Unsur-unsur komunitas;
a. Adanya sejumlah manusia
b. Adanya kawasan tertentu
c. Adanya satu adat istiadat yang dijunjung tinggi
d. Adanya perasaan saling ketergantungan


2. Macam-macam komunitas
a. Komunitas besar: ASEAN, OPEC, MEE dan lain-lain
b. Komunitas kecil: Desa, RT, RW dan lain-lain

3. Pengertian Masyarakat
Masyarakat ialah sekelompok orang yang menempati kawasan tertentu yang saling berafiliasi untuk memenuhi kebutuhan, terikat dalam satu kesatuan lantaran memiliki latar belakang sejarah, politik, dan kebudayaan yang sama. Kelompok-kelompok tersebut biasanya antara anggota-anggotanya sudah saling mengenal, contohnya keluarga, kerabat, rukun tetangga, rukun kampung, koperasi, suku bangsa dan bangsa.
1. Keluarga
Keluarga merupakan kelompok terkecil dan memiliki ikatan yang saling erat diantara para anggotanya. Apabila ada salah satu anggota sakit, atau dalam ancaman semua anggota keluarga ikut mencicipi  dan menanggungnya.
2. Kerabat (sanak keluarga)
Kerabat yaitu merupakan kelompok yang lebih besar, tetapi ikatannya tidak sekuat dalam keluarga. Mereka hanya terikat lantaran berasal dari nenek/kakek yang sama.
3. Tetangga (rukun tetangga)
Tetangga merupakan kelompok terdekat ikatan tempat tinggal dan lingkungan. Mereka menyadari meskipun tetangga tidak selalu sanggup menuntaskan problem (kesulitan) yang dirasakannya, tetapi merekalah yang diharapkan sebagai orang pertama yang menunjukkan pertolongan apabila terjadi sesuatu hal. Misalnya suatu keluarga memperoleh musibah, biasanya tetangga dekatlah yang paling awal menunjukkan pinjaman yang diperlukan, baik tenaga, pikiran bahkan harta.
4. Kampung (rukun kampung)
Kampung merupakan kelompok dengan ikatan atas dasar kepentingan, tempat tinggal dan lingkungan bersama. Mereka mencicipi banyak problem yang harus diselesaikan bersama-sama.
5. Koperasi
Koperasi merupakan kelompok perekonomian dengan ikatan atas dasar kepentingan bersama serta akad bersama yang diterima dan disetujui oleh para anggotanya.
6. Suku bangsa
Suku bangsa merupakan kelompok dengan ikatan atas dasar keturunan dan kerabat di suatu kawasan . ikatan dalam kelompok suku bangsa merupakan ikatan darah.
7. Bangsa
Bangsa merupakan kesatuan dari orang-orang yang sama asal keturunan, adat, bahasa dan sejarah serta berpemerintahan sendiri.


4. Unsur-unsur masyarakat
a. Adanya kelompok insan dengan jumlah banyak
b. Bertempat dalam wilayah tertentu dalam waktu yang telah lama
c. Adanya aturan yang mengatur secara bersama untuk mencapai cita-cita
d. Adanya kebudayaan yang dibanggakan
e. Adanya korelasi timbal balik antara manusia
Dalam masyarakat akan selalu terjadi proses sosial, yaitu imbas timbal balik antara beraneka ragam segi kehidupan. Hal-hal yang mendorong insan untuk bermasyarakat:
a. Hasrat untuk memenuhi kebutuhan
b. Untuk membuatkan keturunan
c. Untuk mempertahankan diri dalam menghadapi kekuatan alam, hewan dan lain-lain
d. Hasrat untuk bersatu


5. Keanekaragaman masyarakat Indonesia (Bhineka Tunggal Ika)
Masyarakat Indonesia terdiri atas kelompok-kelompok sosial dari aneka macam suku bangsa yang masing-masing memiliki bahasa daerah, adat istiadat, kesenian, pakaian daerah, agama, kepercayaan, serta sistem kemasyarakatan yang berbeda-beda.
Faktor-faktor yang menjadikan keanekaragaman tersebut:
a. Wilayah Indonesia yang terdiri atas beribu pulau
b. Perbedaan letak dan kondisi geografis
c. Perbedaan perkembangan kawasan dan perbedaan sistem religi
Oleh alasannya yaitu itu, tepatlah semboyah “Bhineka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu, yaitu bangsa Indonesia. Hal ini sanggup kita temukan pada lambang negara kita garuda pancasila.
Sarana-sarana pergaulan antara suku bangsa yang berkhasiat untuk mempertahankan bangsa, antara lain sebagai berikut:
a. Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam pergaulan masyarakat
b. Pasar sebagai tempat pertukaran dan jual beli alat-alat kebutuhan hidup lainnya
c. Pelabuhan sebagai pintu masuk penyebaran barang-barang yang dibutuhkan masyarakat mengingat negara kita yaitu negara kepulauan
d. Kemajuan d bidang komunikasi dan transportasi


6. Pengamatan terhadap komunitas dan masyarakat Indonesia
Penduduk Indonesia terdiri dari:
a. Ras Negrito yaitu suku yang terdapat di Irian Jaya
b. Ras Wedoid menyerupai suku Toraja, Toala di Sumatra Barat Daya, Suku Tormuna di Pulau Muna, suku Sakai di Palembang, suku Mentawai di Kepulauan Mentawai, suku  Kubu di Jambi dan Suku Gayo di Aceh
c. Ras Mongoloid yaitu suku bangsa Melayu yang kemudian dianggap sebagai nenek moyang  bangsa Indonesia.
Berdasarkan ciri-ciri kebudayaan yang dimiliki, bangsa Melayu dibedakan menjadi dua golongan yaitu:
1. Golongan Melayu Tua
Golongan ini belum menerima imbas kebudayaan dari luar. Kepercayaan yang dianut ialah animisme dan dinamisme. Melayu Tua terlihat pada suku Batak, Suku Toraja dan Suku Dayak
2. Golongan Melayu Muda
Golongan ini memiliki peradaban yang lebih maju lantaran dipengaruhi oleh kebudayaan dari luar, melayu muda ini terlihat di suku Jawa, Suku Minangkabau, Suku Bali, Makasar dan lain-lain.

Indonesia Menciptakan Hidup Tertib
Pedoman yang dipakai untuk membuat hidup tertib:
1. Nilai
Nilai ialah ukuran yang diyakini akan kebenarannya dan luhur. Contoh: gotong royong, keadilan, tolong menolong, kemanusiaan.
2. Norma
Norma ialah fatwa tingkah laris insan biar nilainya sanggup terwujud. Contoh: norma hukum, norma agama, norma kesopanan dan norma kesusilaan
3. Peraturan perundang-undangan
Peraturan perundang-undangan ialah ketentuan-ketentuan untuk menegakkan norma hukum. Peraturan perundang-undangan bersifat memaksa dan disertai hukuman yang tegas. Macam-macam peraturan perundang-undangan:
a. UUD 1945
b. Ketetapan MPR
c. Undang-undang
d. Peraturan Pemerintah
e. Keputusan Presiden
f. Keputusan Menteri
g. Instruksi Menteri

4. Pranata
Pranata ialah seperangkat sistem tingkah laris yang mengatur tingkah laris insan dalam masyarakat. Contoh: Pranata pemerintah, pranata dakwah, pranata partai.
5. Lembaga
Lembaga ialah suatu tubuh yang bertujuan memenuhi suatu kebutuhan dalam aneka macam lapangan kehidupan masyarakat
6. Pengawasan
Pengawasan ialah tindakan masyarakat yang bertujuan mencegah dan memberantas terjadinya penyelewengan terhadap norma-norma yang berlaku.
Contoh: Pengawasan guru terhadap murid, pengawasan ketua RT terhadap warganya. Pengawasan menempel yaitu pengawasan yang dilakukan pada instansi-instansi secara terus-menerus oleh atasan langsung.
Tujuan pengawasan menempel antara lain:
1. Agar tidak terjadi penyelewengan
2. Agar tidak terjadi pemborosan dan pembocoran dana
3. Agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang
4. Meningkatkan disiplin waktu
Contoh: pengawasan kepala sekolah terhadap guru, pengawasan pemimpin terhadap bawahan dalam suatu instansi.


Sumber http://campusnancy.blogspot.com