Showing posts with label Kata Sifat. Show all posts
Showing posts with label Kata Sifat. Show all posts

Friday, November 10, 2017

√ Kata Sifat + Daftar Kata Sifat Dalam Bahasa Jepang

Penjelasan

 


Penjelasan


Kata sifat dalam bahasa Jepang disebut “keeyoo-shi (形容詞)”. Keeyooshi mempunyai dua fungsi menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia, yaitu sebagai predikat dan kata untuk membuktikan kata benda. Dalam bahasa jepang, terdapat dua jenis kata sifat, yaitu “kata sifat-i” dan “kata sifat-na“. Perbedaan antara “kata sifat-i” dan “kata sifat-na” yaitu perbedaan bentuk simpulan kata dan cara konjugasi (perubahan bentuk).


 


Struktur


1. Sebagai Predikat


 Keeyooshi mempunyai dua fungsi menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat + Daftar Kata Sifat dalam bahasa Jepang


Pola kalimat ini dipakai untuk menunjukkan keadaan, kondisi, atau ciri khas dari subjek (topik). Dalam rujukan kalimat ini, kata sifat menjadi predikat. Bentuk kata sifat berubah sesuai setiap situasi menyerupai positif/negatif atau waktu non-lampau/lampau. Untuk klarifikasi yang lebih lengkap, klik di sini.


 


 


2. Sebagai Pewatas Kata Benda


  Keeyooshi mempunyai dua fungsi menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat + Daftar Kata Sifat dalam bahasa Jepang


Pola kalimat ini dipakai untuk menunjukkan kata benda yang diterangkan oleh kata sifat. Kata sifat selalu diletakkan di depan kata benda yang diterangkannya. Untuk klarifikasi yang lebih lengkap, klik di sini


 


 


 


2. Jenis Keeyooshi


1. Kata Sifat-i (i-keeyooshi)


Kata sifat-i yaitu kata sifat yang berakhiran vocal i.


Contoh


おおきい(ooki-i) = besar
ちいさい(chiisa-i) = kecil
ながい(naga-i) = panjang
みじかい(mijika-i) = pendek
おおい(oo-i) = banyak
すくない(sukuna-i) = sedikit
あつい(atsu-i) = tebal
うすい(usu-i) = tipis


★☆ Semua kata sifat-i diakhiri dengan vokal i. ★☆


 


2. Kata Sifat-na (na-keeyooshi)


Kata sifat-na yaitu kata sifat yang berakhiran bermacam bentuk. Namun, jikalau kata sifat-na dipakai untuk membuktikan kata benda, maka bentuknya berkembang menjadi “Kata Sifat-na + na“. Oleh alasannya yaitu itu, kata sifat ini disebut sebagai “kata sifat-na”. Penjelasan yang lebih lengkap klik di sini.


Contoh


しあわせ (shiawase) = bahagia
ざんねん (zannen) = menyayangkan
あんぜん (anzen) = aman
きけん (kiken) = berbahaya
おしゃれ (oshare) = modis
ハンサム (hansamu) = ganteng


★☆ Kata sifat-na diakhiri dengan bermacam bentuk. ★☆


 


 


2. Daftar Kata Sifat untuk N4-5


▼Kata Sifat-i


1. 大きい(おおきい) ooki-i = besar
2. 小さい(ちいさい) chiisa-i = kecil
3. 長い(ながい) naga-i = panjang
4. 短い(みじかい) mijika-i = pendek
5. 多い(おおい) oo-i = banyak
6. 少ない(すくない) sukuna-i = sedikit
7. 太い(ふとい) futo-i = gemuk, tebal
8. 細い(ほそい) hoso-i = ramping, tipis
9. 厚い(あつい) atsu-i = tebal
10. 薄い(うすい) usu-i = tipis
11. 固い(かたい) kata-i = keras
12. 柔かい(やわらかい) yawaraka-i = lunak
13. 細かい(こまかい) komaka-i = kecil(uang)
14. 粗い(あらい) ara-i = kasar
15. 新しい(あたらしい) atarashi-i = baru
16. 古い(ふるい) furu-i = lama, tua
17. 高い(たかい) taka-i = mahal
18. 安い(やすい) yasu-i = murah
19. 早い(はやい) haya-i = cepat (waktu)
20. 速い(はやい) haya-i = cepat (kelajuan)
21. 遅い(おそい) oso-i = lambat
22. 遠い(とおい) too-i = jauh
23. 近い(ちかい) chika-i = dekat
24. 強い(つよい) tsuyo-i = kuat
25. 弱い(よわい) yowa-i = lemah
26. 高い(たかい) taka-i = tinggi, mahal
27. 低い(ひくい) hiku-i = rendah
28. 熱い(あつい) atsu-i = panas (utk benda menyerupai makanan, minuman, air, dll)
29. 冷たい(つめたい) tsumeta-i = hambar (utk benda menyerupai makanan, minuman, air, dll)
30. 温かい(あたたかい) atataka-i = hangat (utk benda menyerupai makanan, minuman, air, dll)
31. ぬるい nuru-i = kurang panas. tidak panas dan tidak hambar juga. (air)
32. 青い(あおい) ao-i = biru
33. 赤い(あかい) aka-i = merah
34. 黄色い(きいろい) kiiro-i = kuning
35. 黒い(くろい) kuro-i = hitam
36. 白い(しろい) shiro-i = putih
37. 茶色い(ちゃいろい) chairo-i = coklat
38. 丸い(まるい) maru-i = bundar, bulat
39. 甘い(あまい) ama-i = manis
40. 辛い(からい) kara-i = pedas
41. すっぱい suppa-i = asam
42. 塩辛い(しおからい) shiokara-i = asin
43. 苦い(にがい) niga-i = pahit
44. 濃い(こい) ko-i = pekat
45. 薄い(うすい) usu-i = tipis, encer(rasanya)
46. おいしい oishi-i = enak
47. まずい mazu-i = tidak enak
48. 暑い(あつい) atsu-i = panas(suhu)
49. 寒い(さむい) samu-i = dingin(suhu)
50. 暖かい(あたたかい) atataka-i = hangat(suhu)
51. 涼しい(すずしい) suzushi-i = sejuk(suhu)
52. 蒸暑い(むしあつい) mushiatsu-i = panas gerah(suhu)
53. 明るい(あかるい) akaru-i = terang, riang
54. 暗い(くらい) kura-i = gelap, suram
55. 汚い(きたない) kitana-i = kotor
56. 重い(おもい) omo-i = berat
57. 軽い(かるい) karu-i = ringan
58. 詳しい(くわしい) kuwashi-i = detail
59. 難しい(むずかしい) muzukashi-i = sulit
60. 易しい(やさしい) yasashi-i = mudah
61. 珍しい(めずらしい) mezurashi-i = langka
62. おかしい(おかしい) okashi-i = aneh, lucu
63. 危ない(あぶない) abuna-i = berbahaya
64. うまい(うまい) uma-i = enak, pandai
65. いい(いい) i-i = bagus
66. 悪い(わるい) waru-i = jelek
67. ひどい(ひどい) hido-i = kejam
68. うるさい(うるさい) urusa-i = berisik
69. 忙しい(いそがしい) isogashi-i = sibuk
70. 正しい(ただしい) tadashi-i = benar
71. すごい sugo-i = hebat
72. 素晴らしい(すばらしい) subarashi-i = luar biasa
73. かっこいい kakkoi-i = keren, terlihat bagus
74. えらい era-i = pintar, hebat, bagus
75. 仲がいい(なかがいい) naka ga i-i = rukun, akrab (*ini bukan kosa kata tp kalimat)
76. 親しい(したしい) shitashi-i = akrab
77. 優しい(やさしい) yasashi-i = baik hati, ramah
78. かわいい(かわいい) kawai-i = cantik, lucu, imut
79. 美しい(うつくしい) utsukushi-i = indah
80. 厳しい(きびしい) kibishi-i = tegas
81. 大人しい(おとなしい) otonashi-i = bersifat lemah lembut dan tidak keras
82. 楽しい(たのしい) tanoshi-i = menyenangkan
83. 面白い(おもしろい) omoshiro-i = menarik, lucu
84. つまらない tsumarana-i = membosankan, tidak menarik
85. うれしい ureshi-i = senang, gembira
86. 寂しい(さびしい) sabishi-i = merasa sepi
87. 怖い(こわい) kowa-i = takut
88. 悲しい(かなしい) kanashi-i = sedih
89. 恥かしい(はずかしい) hazukashi-i = malu
90. 羨ましい(うらやましい) urayamashi-i = iri hati
91. 懐かしい(なつかしい) natsukashi-i = terkenang, melepaskan rindu
92. 眠い(ねむい) nemu-i = mengantuk
93. 痛い(いたい) ita-i = merasa nyeri,sakit
94. 欲しい(ほしい) hoshi-i = ingin mendapatkan
95. 無い(ない) na-i = tidak ada


 


 


▼Kata Sifat-na


1. 残念(ざんねん) zannen = menyayangkan
2. 心配(しんぱい) shinpai = khawatir
3. 不安(ふあん) fuan = cemas
4. 好き(すき) suki = suka
5. 嫌い(きらい) kirai = tidak suka・benci
6. 大好き(だいすき) daisuki = suka sekali
7. 大嫌い(だいきらい) daikirai = benci sekali
8. きれい kiree = cantik, bersih
9. にぎやか nigiyaka = ramai
10. 静か(しずか) shizuka = tenang
11. 複雑(ふくざつ) fukuzatsu = rumit
12. 簡単(かんたん) kantan = mudah
13. 便利(べんり) benri = praktis
14. 不便(ふべん) fuben = tidak praktis
15. 幸せ(しあわせ) shiawase = bahagia
16. 素敵(すてき) suteki = bagus(dan terpesona)
17. 有名(ゆうめい) yuumee = terkenal
18. 安全(あんぜん) anzen = aman
19. 危険(きけん) kiken = berbahaya
20. 色々(いろいろ) iroiro = bermacam
21. 大丈夫(だいじょうぶ) daijoobu = tidak apa apa
22. 大事(だいじ) daiji = penting
23. 大切(たいせつ) taisetsu = penting
24. 駄目(だめ) dame = tidak boleh,situasinya tidak bagus
25. 変(へん) hen = aneh
26. 無駄(むだ) muda = sia-sia
27. 急(きゅう) kyuu = mendadak
28. 上手(じょうず) joozu = pandai
29. 下手(へた) heta = tidak pandai
30. 得意(とくい) tokui = pandai, jago
31. 苦手(にがて) nigate = tidak begitu suka, tidak pandai, lemah
32. 暇(ひま) hima = senggang
33. かわいそう kawaisoo = kasihan
34. 立派(りっぱ) rippa = megah, layak dihormati
35. 大変(たいへん) taihen = berat (*hal, kasus, peristiwa, dll, bukan benda)
36. 楽(らく) raku = enteng, mudah
37. 無理(むり) muri = mustahil
38. おしゃれ oshare = modis
39. 丁寧(ていねい) teenee = sopan, halus, ramah, teliti
40. 親切(しんせつ) shinsetsu = baik hati, ramah
41. ハンサム(はんさむ) hansamu = ganteng
42. 真面目(まじめ) majime = rajin, serius, jujur
43. 不真面目(ふまじめ) fumajime = tidak serius, tidak jujur
44. 嫌(いや) iya = tidak suka / benci
45. 一所懸命(いっしょけんめい) isshokenmee / 一生懸命(いっしょうけんめい) isshookenmei = sungguh-sungguh
46. 盛ん(さかん) sakan = popular
47. 邪魔(じゃま) jama = mengganggu
48. 十分(じゅうぶん) juubun = cukup
49. 丈夫(じょうぶ) joobu = kuat
50. 適当(てきとう) tekitoo = tepat, yg sesuai
51. 特別(とくべつ) tokubetsu = khusus, spesial
52. 自由(じゆう) jiyuu = bebas
53. まっすぐ massugu = lurus
54. 熱心(ねっしん) nesshin = dng sungguh hati, dng rajin
55. 必要(ひつよう) hitsuyoo = perlu
56. 別(べつ) betsu = lain, beda
57. 不思議(ふしぎ) fushigi = ajaib
58. 豪華(ごうか) gooka = mewah
59. 同じ(おなじ) onaji = sama
60. 伝統的(でんとうてき) dentoteki = tradisional
61. 活発(かっぱつ) kappatsu = aktif
62. 誠実(せいじつ) seejitsu = lapang dada hati, setia
63. わがまま(わがまま) wagamama = bersifat egois
64. 頑固(がんこ) ganko = keras kepala
65. 素直(すなお) sunao = patuh, polos
66. 意地悪(いじわる) ijiwaru = bersifat tega, jahat
67. 勝ち気(かちき) kachiki = tidak mau kalah
68. 神経質(しんけいしつ) shinkeeshitsu = bersifat sensitif, khawatir berlebihan


 



 






Sumber https://wkwkjapan.com

Thursday, November 9, 2017

√ Kata Sifat Sebagai Predikat (Non-Lampau)

PenjelasanKosakataLatihan

 


Kata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia, dan mengatakan keadaan, kondisi, atau ciri khas subjek. perbedaannya yaitu bentuk kata sifat dalam bahasa Jepang berubah sesuai dengan kalimat positif/negatif, atau waktu non-lampau/lampau, sedangkan perubahan bentuk tidak terjadi dalam bahasa Indonesia. Kali ini, kita akan mempelajari pembentukan kata sifat sebagai predikat non-lampau. (penjelasan utk lampau, klik di sini)


 


1. Kata Sifat sebagai Predikat Positif Non-Lampau


 menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat sebagai Predikat (Non-Lampau)  


Pola kalimat


 KB は KS です 
 KB wa KS-i(i)/KS-na desu 
 KB KS (KB mempunyai kondisi KS) 


 


Struktur kalimat


 menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat sebagai Predikat (Non-Lampau)



Kata Sifat-i
 menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat sebagai Predikat (Non-Lampau)


Kata Sifat-na menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat sebagai Predikat (Non-Lampau)


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk menandakan keadaan, kondisi, atau ciri khas subjek. Kata sifat-i maupun kata sifat-na pribadi diletakkan di depan “desu” tanpa perubahan bentuk. “KB wa KS-i/KS-na desu” mengatakan kalimat kata sifat tersebut berupa kalimat konkret dan waktu non-lampau (non-lampau = kini atau masa depan) sekaligus bentuk sopan.


 


Contoh


KS-i: 辛い(からい) Kara-i: Pedas


+ “desu” utk menciptakan predikat konkret non-lampau.


このサンバルはからです
Kono sambaru wa kara-i desu. (kara-ikara-i desu)
Sambal ini pedas.


 


KS-na: 静か(しずか) Shizuka: Tenang


+ “desu” utk menciptakan predikat konkret non-lampau.


あの公園こうえんしずです
Ano kooen wa shizuka desu. (shizukashizuka desu)
Taman itu tenang.


 


 


Contoh Kalimat


Kata Sifat-i


この時計とけいたかいです
Kono tokee wa taka-i desu. (taka-i → taka-i desu).
Jam ini mahal.


 


このカメラはやすいです
Kono kamera wa yasui desu. (yasu-i → yasu-i desu).
Kamera ini murah.


 


あの料理りょうりからいです
Aono ryoori wa kara-i desu. (kara-i → kara-i desu).
Masakan itu pedas.


 


   


Kata Sifat-na


そのはな有名ゆうめいです
Sono hana wa yuumee desu. (yuumee → yuumee desu).
Bunga itu terkenal.


 


かれ健康けんこうです
Kare wa kenkoo desu. (kenkoo → kenkoo desu).
Dia sehat.


 


この音楽おんがくしずかです
Kono ongaku wa shizuka desu (shizuka → shizuka desu).
Musik ini tenang.


 


 


2. Kata Sifat sebagai Predikat Negatif Non-Lampau


 menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat sebagai Predikat (Non-Lampau)  menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat sebagai Predikat (Non-Lampau)


 


Pola kalimat


Kata Sifat-i


 KB wa KS-i (i) く(は)ありません 
 KB wa KS-i (i) ku (wa) ari-masen 
 KB tidak KS (KB tidak mempunyai kondisi KS)   


 


Kata Sifat-na


 KB wa KS-na ではありません 
 KB wa KS-na de wa ari-masen 
 KB tidak KS (KB tidak mempunyai kondisi KS) 


 


Struktur kalimat


 menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat sebagai Predikat (Non-Lampau)


 


Kata Sifat-i menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat sebagai Predikat (Non-Lampau)


Kata Sifat-na menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat sebagai Predikat (Non-Lampau)


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk menandakan keadaan, kondisi, atau ciri khas subjek juga. “Kata sifat-i + ku (wa) ari-masen” dan “kata sifat-na + de wa ari-masen” membentuk predikat negatif non-lampau sekaligus bentuk sopan. Cara membentuk kata sifat-i menjadi predikat negatif non-lampau yaitu dengan menghapuskan hurufi” pada simpulan kata sifat-i, kemudian menambah “ku wa ari-masen”.  (selain “ku wa ari-masen”, “ku nai desu” juga sanggup dipakai sebagai bentuk kata sifat-i dalam predikat negatif non-lampau. kedua bentuk tersebut artinya hampir sama. Bentuk “ku nai desu” akan kita pelajari ketika berguru bentuk biasa  🙂 ) .


Sedangkan, untuk membentuk kata sifat-na menjadi predikat negatif non-lampau, pribadi saja “de wa ari-masen” dibubuhkan di belakang kata sifat-na.


 


Contoh


KS-i: 辛い(からい) Kara-i: Pedas


 hapus “i”,  lalu +ku (wa) ari-masen” utk menciptakan predikat negatif non-lampau.


このサンバルはからく(は)ありません
Kono sambaru wa kara ku (wa) ari-masen. (kara-ikara ku wa ari-masen)
Sambal ini tidak pedas.


 


KS-na: しず(しずか) Shizuka: Tenang


+de wa ari-masen” utk menciptakan predikat negatif non-lampau.


あの公園こうえんしずではありません
Ano kooen wa shizuka de wa ari-masen. (shizukashizuka desu)
Taman itu tidak tenang.


 


 


Contoh Kalimat


Kata Sifat-i


この時計とけいたかく(は)ありません
Kono tokee wa taka ku (wa) ari-masen. (taka-i → taka ku (wa) ari-masen).
Jam ini tidak mahal.


 


このカメラはやすく(は)ありません
Kono kamera wa yasu ku (wa) ari-masen. (yasui → yasu ku (wa) ari-masen).
Kamera ini tidak murah.


 


この料理りょうりからく(は)ありません
Kono ryoori wa kara ku (wa) ari-masen (kara-i → kara ku (wa) ari-masen).
Masakan ini tidak pedas.


 


 


Kata Sifat-na


そのはな有名ゆうめいではありません
Sono hana wa yuumee de wa ari-masen (yuumee → yuumee de wa ari-masen).
Bunga itu tidak terkenal.


 


かれ健康けんこうではありません
Kare wa kenkoo de wa ari-masen. (kenkoo → kenkoo de wa ari-masen).
Dia tidak sehat.


 


この音楽おんがくしずかではありません
Kono ongaku wa shizuka de wa ari-masen (shizuka → shizuka de wa ari-masen).
Musik ini tidak tenang.


 


 


 🙂 Untuk menciptakan predikat lampau 🙂


Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


 




 


tokee: jam
hana: bunga
ongaku: musik
kenkoo: sehat


 




 


1. Perhatikan gambar berikut dan jawablah pertanyaan sesuai dengan gambar tersebut!


 menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat sebagai Predikat (Non-Lampau)


 


a) Buatlah kalimat dengan memakai kata sifat-i yang ada di dalam gambar-gambar di atas.


a-1. Sono ryoori wa _________ . *ryoori = masakan
a-2. Sono ryoori wa _________ .
a-3. Sono ryoori wa _________ .
a-4. Sono ryoori wa _________ .


a-5. Ano kuruma wa _________ .
a-6. Ano kuruma wa _________ .


a-7. Kyoo wa _________ .
a-8. Kyoo wa _________ .
a-9. Kyoo wa _________ .


 


b) Buatlah kalimat negatif dar balasan a-1 hingga a-9 di atas.
Contoh
kyoo wa atataka-i desu → kyoo wa atataka ku wa ari-masen.


 


c) Buatlah kalimat tanya jawab dari a-1 hingga a-9.
Contoh
kyoo wa atataka-i desu
→kyoo wa atataka-i desu ka? * atatakai = hangat
→Hai, atatakka-i desu.
→Iie, atataka ku wa ari-masen.


 


 


2. Perhatikan gambar berikut dan jawablah pertanyaan sesuai dengan gambar tersebut!


 menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia √ Kata Sifat sebagai Predikat (Non-Lampau)


 


a) Buatlah kalimat dengan memakai kata sifat-na yang ada di dalam gambar-gambar di atas.


a-1. Rhoma Irama wa _________ .
a-2. Rhoma Irama wa _________ .


a-3. Cita Citata wa _________ .
a-4. Cita Citata wa _________ .


a-5. Ano kooen wa _________ .
a-6. Ano kooen wa _________ .


 


b) Buatlah kalimat negatif dari balasan a-1 hingga a-6.
Contoh
Ano kooen wa kirei desu. → Ano kooen wa kirei de wa ari-masen.


 


c) Buatlah kalimat tanya jawab dari a-1 hingga a-6.
Contoh
Ano kooen wa kiree desu.
→Ano kooen wa kiree desu ka?
→Hai, kiree desu.
→Iie, kiree de wa ari-masen.


 







Sumber https://wkwkjapan.com

√ Kata Sifat Sebagai Pewatas Kb

Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan kata benda yang diterangkan oleh kata sifat √ Kata Sifat sebagai Pewatas KB


PenjelasanKosakataLatihan


 


Pola Kalimat


 KS-i + KB 

 KS-na(+na) + KB 

 KB yang KS (KB yang mempunyai sifat KS) 


 


Sistem M.D


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan kata benda yang diterangkan oleh kata sifat √ Kata Sifat sebagai Pewatas KB


 


Struktur kalimat


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan kata benda yang diterangkan oleh kata sifat √ Kata Sifat sebagai Pewatas KB


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan kata benda yang diterangkan oleh kata sifat √ Kata Sifat sebagai Pewatas KB


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan kata benda yang diterangkan oleh kata sifat. Kata sifat selalu diletakkan di depan kata benda yang diterangkannya. Jika kata sifat-na dipakai dalam pola kalimat ini, “na” dibubuhkan pada simpulan kata sifat-na tersebut. 


 


Contoh


Kata Sifat-i


たか時計とけい

Taka-i tokee.

Jam yang mahal.


 


やすカメラ。

Yasu-i kamera.

Kamera yang murah.


 


つめたい紅茶こうちゃ

Tsumeta-i koocha.

Teh yang dingin.


 


Kata Sifat-na


有名ゆうめいほん

Yuumee-na hon. (yuumee  →  yuumee + na).

Buku yang terkenal.


 


しず音楽おんがく

Shizuka-na ongaku. (shizuka → shizuka + na).

Musik yang tenang.


 


真面目まじめひと

Kare wa majime-na hito desu. (majime → majime +na).

Orang yang serius.


 


☆Tambahan Pelajaran


 ➡ Sistem MD 🙂 


Urutan “Kata Sifat + Kata Benda” tersebut disebut sebagai Sistem M.D (kata yang Menerangkan diletakkan di depan kata yang Diterangkan).  Dalam bahasa Jepang, pada umumnya, kata yang menerangkan diletakkan di depan kata yang diterangkan. Penjelasan Sistem M.D dan ciri-ciri bahasa Jepang yang lain juga sanggup Anda baca dari link di bawah.


Kata yang membuktikan dan diterangkan


 


 


Penggunaan dalam Kalimat


これはとけいです。

Kore wa tokee desu.

Ini jam.


jam yg [mahal]


これは[たかい]とけいです。

Kore wa [taka-i] tokee desu.

Ini jam mahal.


jam yg [murah]


これは[やすい]とけいです。

Kore wa [yasu-i] tokee desu.

Ini jam murah.


 


Contoh Penggunaan dalam Kalimat


Kata Sifat-i


これはたか時計とけいです。

Kore wa taka-i tokee desu.

Ini jam mahal.


 


これはやすカメラです。

Kore wa yasu-i kamera desu.

Ini kamera murah.


 


これはつめたい紅茶こうちゃです。

Kore wa tsumeta-i koocha desu.

Ini teh dingin.


 


Kata Sifat-na


それは有名ゆうめいほんです。

Sore wa yuumee-na hon desu. (yuumee  → yuumee + na).

Itu buku terkenal.


 


これはしず音楽おんがくです。

Kore wa shizuka-na ongaku desu. (shizuka → shizuka + na).

Ini musik tenang.


 


かれ真面目まじめひとです。

Kare wa majime-na hito desu. (majime → majime +na).

Dia orang serius.


 


☆ Daftar Kosakata Kata Sifat yang penting ada di bawah  🙂 


Kata Sifat + Daftar Kata Sifat dalam bahasa Jepang


 




 


kyoo: hari ini

samu-i: hambar (udara)

hana: bunga

kiree: cantik

suzuka: sepi, tenang

oishi-i: enak


 




 


1. Terjemahkanlah ke dalam bahasa Jepang!


a) kopi yang panas

b) kamar yang besar *kamar=heya

c) kendaraan beroda empat yang lama 

d) sepeda motor yang gres *sepeda motor=baiku

e) apel yang mahal *apel=ringo

f) surat yang penting *surat=tegami

g) orang yang rajin


 


2. Ubahlah kalimat berikut sesuai contoh.


Contoh

Kono tokee wa taka-i desu. → Kore wa taka-i tokee desu. 


a) Kono tokee wa yasu-i desu.

b) Ano e wa yuumee desu.

c) Sono terebi wa benri desu.

d) Kono ryoori wa oishi-i desu.

e) Ano kooen wa kiree desu.


 



 



Sumber https://wkwkjapan.com

Monday, November 6, 2017

√ Kata Sifat Sebagai Predikat Ii (Bentuk Lampau)

PenjelasanKosakataLatihan

 


Kata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indonesia, namun kata sifat dalam bahasa Jepang mempunyai bentuk lampau untuk menjelaskan suatu kondisi pada periode lampau.  


 


1. Kata Sifat sebagai Predikat Positif Lampau


Kata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


 


Pola kalimat


Kata Sifat-i


 KB wa KS-i (i) かったです 
 KB wa KS-i (i) katta desu 
 KB KS (KB mempunyai kondisi KS *Lampau) 


 


Kata Sifat-na


 KB wa KS-na でした 
 KB wa KS-na deshita 
 KB KS (KB mempunyai kondisi KS *Lampau) 


 


Struktur kalimat Kata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


 Kata Sifat-iKata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


Kata Sifat-naKata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk membuktikan keadaan, kondisi, atau ciri khas subjek pada periode lampau. Cara membentuk kata sifat-i menjadi bentuk positif lampau ialah dengan menghapuskan abjad “i” pada tamat kata sifat-i, kemudian menambah “katta desu”. Sedangkan, untuk membentuk kata sifat-na menjadi bentuk positif lampau, bubuhkanlah “deshita” pada tamat kata sifat-na”.


 


Contoh


Kata Sifat-i


寒い(さむい) Samu-i: dingin


 


▼Predikat nyata non-lampau: +“desu


今日きょうさむです
Kyoo wa samu-i desu. (samu-isamu-i desu)
Hari ini dingin.



▼Predikat nyata lampau: hapus “i”, kemudian + “katta desu


昨日きのうさむかったです
Kinoo wa samu katta desu. (samu-isamu katta desu)
Kemarin dingin.


 


Kata Sifat-na


静か(しずか) Shizuka: Tenang


▼Predikat nyata non-lampau: + “desu


ここはしずです
Koko wa shizuka desu. (shizukashizuka desu)
Di sini tenang.



▼Predikat nyata lampau: + “deshita


以前、ここはしずでした
Izen, koko wa shizuka deshita. (shizukashizuka deshita) *izen = dulu
Dulu, di sini tenang.


 


 


Contoh Kalimat


Kata Sifat-i


昨日きのうあつかったです
Kinoo wa atsu katta desu. (atsu-i  → atsu katta desu)
Kemarin panas.


 


昨日きのう朝食ちょうしょくおいしかったです
Kinoo no hooshoku wa oishi katta desu. (oishi-i  → oishi katta desu)
Sarapan kemarin enak.


 


昨日きのうのテストはむずかかったです
Kinoo no tesuto wa muzukashi katta desu. (muzukashi-i  → muzukashi katta desu)
Tes kemarin susah.


 


Kata Sifat-na


昨日きのうのパーティーはにぎやかでした
Kinoo no paatii wa nigiyaka deshita. (nigiyaka  → nigiyaka deshita)
Pesta kemarin ramai.


 


以前いぜんかれ有名ゆうめいでした
Izen, kare wa yuumee deshita.  (yuumee  → yuumee deshita)
Dulu, beliau terkenal.


 


以前いぜん、あの社長しゃちょう貧乏びんぼうでした
Izen, Ano shachoo wa binboo deshita.  (binboo  → binboo deshita)
Dulu, administrator presiden itu miskin.


 


 


2. Kata Sifat sebagai Predikat Negatif Lampau


Kata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau) 


Pola kalimat


Kata Sifat-i


 KB wa KS-i (i) く(は)ありませんでした 
 KB wa KS-i (i) ku (wa) ari-masen deshita 
 KB tidak KS (KB tidak mempunyai kondisi KS *Lampau) 


 


Kata Sifat-na


 KB wa KS-na ではありませんでした 
 KB wa KS-na de wa ari-masen deshita 
 KB tidak KS (KB tidak mempunyai kondisi KS *Lampau) 


 


Struktur kalimat Kata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


Kata Sifat-iKata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


Kata Sifat-naKata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk menciptakan kalimat kata sifat negatif & lampau. Cara membentuk kata sifat-i menjadi bentuk negatif lampau ialah dengan menghapuskan abjad “i” pada tamat kata sifat-i, kemudian menambah “ku wa ari-masen deshita. Sedangkan, untuk membentuk kata sifat-na menjadi bentuk negatif lampau, bubuhkanlah “de wa ari-masen deshita” pada tamat kata sifat-na”.


 


Contoh


Kata Sifat-i


寒い(さむい) Samu-i: dingin


 


▼Predikat negatif non-lampau: hapus “i”, kemudian + “ku (wa) ari-masen


今日はさむく(は)ありません
Kyoo wa samu ku (wa) ari-masen. (samu-isamu ku wa ari-masen)
Hari ini tidak dingin.



▼Predikat negatif lampau: hapus “i”, kemudian + “ku wa ari-masen deshita


昨日はさむく(は)ありませんでした
Kinoo wa samu ku (wa) ari-masen deshita. (samu-isamu ku (wa) ari-masen deshita)
Kemarin tidak dingin.


 


Kata Sifat-na


静か(しずか) Shizuka: Tenang


▼Predikat negatif non-lampau: + “de wa ari-masen


ここはしずではありません
Koko wa shizuka de wa ari-masen. (shizukashizuka de wa ari-masen)
Di sini tidak tenang.



▼Predikat negatif lampau: + “de wa ari-masen deshita


以前いぜん、ここはしずではありませんでした
Izen, koko wa shizuka de wa ari-masen deshita. (shizukashizuka de wa ari-masen deshita)
Dulu, di sini tidak tenang.


 


 


Contoh Kalimat


Kata Sifat-i


昨日きのうあつく(は)ありませんでした
Kinoo wa atsu ku (wa) ari-masen deshita. (atsu-i  → atsu ku (wa) ari-masen deshita)
Kemarin tidak panas.


 


昨日きのう朝食ちょうしょくおいしく(は)ありませんでした
Kinoo no chooshoku wa oishi ku (wa) ari-masen deshita. (oishi-i  → oishi ku (wa) ari-masen deshita)
Sarapan kemarin tidak enak.


 


昨日きのうのテストはむずかく(は)ありませんでした
Kinoo no tesuto wa muzukashi ku wa ari-masen deshita. (muzukashi-i  → muzukashi ku wa ari-masen deshita)
Tes kemarin tidak susah.


 


Kata Sifat-na


昨日きのうのパーティーはにぎやかではありませんでした
Kinoo no paatii wa nigiyaka de wa ari-masen deshita. (nigiyaka  → nigiyaka de wa ari-masen deshita)
Pesta kemarin tidak ramai.


 


以前いぜんかれ有名ゆうめいではありませんでした
Izen, kare wa yuumee de wa ari-masen deshita. (yuumee  → yuumee de wa ari-masen deshita)
Dulu, beliau tidak terkenal.


 


以前いぜん、あのひと貧乏びんぼうではありませんでした
Izen, ano hito wa binboo de wa ari-masen deshita. (binboo  → binboo de wa ari-masen deshita)
Dulu, orang itu tidak miskin.


 


 


★Daftar Perubahan Kata Sifat


Kata Sifat-iKata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


 


Contoh Kata Sifat-i あついKata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


 


Kata Sifat-naKata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


Contoh Kata Sifat-na ゆうめいKata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau) 


 


 


3. Tambahan: Bentuk Lampau dari KK + tai desu


Perubahan bentuk “tai desu” untuk menciptakan kalimat negatif dan lampau sama dengan perubahan bentuk kata sifat-i. Untuk menciptakan kalimat negatif non-lampau, hapuskanlah abjad “i desu” dari “ta-i desu”, kemudian bubuhkanlah “ku (wa) ari-masen”. Untuk menciptakan kailmat nyata lampau, hapuskanlah abjad “i desu” dari “tai desu”, kemudian bubuhkanlah “katta desu”. Sedangkan, untuk menciptakan kaliamt negatif lampau, bubuhkanlah “deshita” pada tamat bentuk negatif non-lampau “taku (wa) ari-masen”.


 


KK tai desuKata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


Contoh KK + tai desu “tabe-tai desu (ingin makan)”Kata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


 


Struktur kalimat Kata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


Kata sifat dalam bahasa Jepang sanggup menjadi predikat menyerupai kata sifat dalam bahasa Indo √ Kata Sifat sebagai Predikat II (Bentuk Lampau)


 


Contoh Kalimat


昨日きのう日本食にほんしょくたかったです
Kinoo wa nihon-shoku o tabe-takatta desu.
Saya ingin makan kuliner Jepang kemarin.


 


今朝けさ病院びょういんたかったです
Kesa byooin ni iki-takatta desu.
Saya ingin pergi ke rumah sakit tadi pagi.


 


昨日きのう日本食にほんしょくたく(は)ありませんでした
Kinoo wa nihon-shoku o tabe-taku (wa) ari-masen deshita.
Saya tidak ingin makan kuliner Jepang kemarin.


 


今朝けさ病院びょういんたく(は)ありませんでした
Kesa byooin ni iki-taku (wa) ari-masen deshita.
Saya tidak ingin pergi ke rumah sakit tadi pagi.


 


 


 🙂 Untuk menciptakan predikat non-lampau 🙂


Kata Sifat sebagai Predikat (Non-Lampau)


 




 


atsu-katta desu: → atsu-i(panas) + katta desu
oishi-katta desu: → oishi-i(enak)+ katta desu
izen: dulu
yuumee: terkenal
shachoo: kepala kantor
binboo: miskin


kinoo: kemarin
nihon-shoku: kuliner Jepang
tabe-takatta: → taberu(makan) + takatta
kesa: tadi pagi
iki-takatta: → iku(pergi) + takatta


 




 


1. Ubahlah kalimat berikut menjadi kalimat lampau.


Contoh
Indonesia wa atsu-i desu. → Indonesia wa atsu-katta desu.


1) Kare ha yasashi-i desu. * yasashi-i desu = ramah
2) Kare wa yasashi-ku wa ari-masen.
3) Nihon wa samu-i desu. *samu-i desu = dingin
4) Nihon wa samu-ku wa ari-masen.
5) Ano eega wa omoshiro-i desu ka?
6) Osaka no takoyaki wa oishi-i desu ka?
7) Nihon-go wa muzukashi-i desu. *muzukashi-i desu = susah
8) Nihon-go wa muzukashi-ku wa ari-masen.


 


2. Ubahlah kata sifat i berikut menjadi empat bentuk sesuai contoh.


Contoh
atsui
atsu-i desu, atsu-ku wa ari-masen, atsu-katta desu. atsu-ku wa ari-masen deshita.


1) takai
2) yasui
3) furui
4) atarashii
5) chiisai
6) ookii
7) oishii
8) omoshiroi


 


3. Ubahlah kalimat berikut menjadi kalimat lampau.


Contoh
Kare wa yuumee desu → Kare wa yuumee deshita.


1) Dewi-san wa kiree desu. *kiree = cantik
2) Dewi-san wa kiree de wa ari-masen.
3) Internet wa benri desu. *benri = praktis
4) Kono mondai wa kantan desu. *mondai = soal, kantan desu = mudah
5) Dewi-san wa honki desu. *honki = serius
6) Ken-san wa majime de wa ari-masen. *majime = rajin


 


4. Ubahlah kata sifat i berikut menjadi empat bentuk sesuai contoh.


Contoh
majime
majine desu, majime de wa ari-masen, majime deshita, majime de wa ari-masen deshita


1) taisetsu * taisetsu = penting
2) joozu * joozu = pandai
3) genki * genki = sehat


 


5. Ubahlah kalimat berikut menjadi kalimat lampau.


Contoh
Ramen o tabe-tai desu. → Ramen o tabe-takatta desu.


1) dorian o tabe-tai desu. *dorian = durian
2) dorian o tabe-taku wa ari-masen.
3) Nihon ni iki-tai desu.
4) Nihon ni iki-taku wa ari masen.
5) Doko ni iki-tai desu ka.
6) Shinkansen ni nori-tai desu.


 


6. Ubahlah kata sifat i berikut menjadi empat bentuk sesuai contoh.


Contoh
ikimasu
iki-tai desu. iki-taku wa ari-masen, iki-takatta desu, iki taku wa ari-masen deshita


1) kaerimasu
2) mimasu
3) hanashimasu
4) norimasu
5) kikimasu
6) nomimasu
7) tabemasu
8) benkyoo shimasu


 


7. Buatlah kalimat tanya jawab dengan memakai “KK + takatta desu” dan kata kata berikut.


Contoh
Nani o yomi-mashita ka? (manga)
A: Nani o yomi-takatta desu ka?
B: Manga o yomi-takatta desu.


1) Nani o yomi-mashita ka? (shinbun)
2) Nani o tabe-mashita ka? (bakso)
3) Doko ni iki-mashita ka? (Hongkong)
4) Doko de koohii o nomi-mashita ka? (kafe)
5) Itsu byooin ni iki-mashita ka? (kesa)
6) Nan-ji ni ie ni kaeri-mashita ka (20 ji)
7) Nan-yoobi ni ha-isha ni iki-mashita ka? (getsu-yoobi)
8) Doko de katto shi-mashita ka (salon) * katto shi-masu (potong rambut)


 


 



 






Sumber https://wkwkjapan.com

Friday, November 3, 2017

√ ”Kata Sifat + No” Sebagai Pengganti Kata Benda

 partikel ini sanggup berfungsi sebagai kata benda yang bersifat KS √ ”Kata Sifat + no” Sebagai Pengganti Kata Benda


PenjelasanKosakataLatihan


 


Pola Kalimat


 KS-i / KS-na(na) の 
 KS-i no / KS-na(na) no 
 KB yang KS itu 


 


Struktur kalimat partikel ini sanggup berfungsi sebagai kata benda yang bersifat KS √ ”Kata Sifat + no” Sebagai Pengganti Kata Benda


 


Penjelasan


Jika partikel “no” dibubuhkan di belakang KS, partikel ini sanggup berfungsi sebagai kata benda yang bersifat KS, dan menggantikan benda, orang, daerah dan lain-lain.


 


Contoh Kalimat


あのしろはネコです。
Ano shiro-ino wa neko desu.
Yang putih itu ialah kucing.


 


このあかは何ですか。
Kono aka-ino wa nan desu ka.
Yang merah ini apa?


 


そのまるはボールです。
Sono maru-ino wa booru desu.
Yang bundar itu ialah bola.


 


きれいながほしいです。
Kiree-nano ga hoshi-i desu.
Saya mau yang cantik.


 


一番いちばんハンサムな田中たなかさんです。 😉 
Ichiban hansamu-nano wa tanaka-san desu.
Yang paling ganteng ialah Mas Tanaka.


 




 


shiro-i: putih
neko: kucing
aka-i: merah
nan: apa
maru-i: bulat
kiree: cantik
hansamu(handsome): ganteng


 




 


 partikel ini sanggup berfungsi sebagai kata benda yang bersifat KS √ ”Kata Sifat + no” Sebagai Pengganti Kata Benda


 



 



Sumber https://wkwkjapan.com