Showing posts with label Ilmu Gaya. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Gaya. Show all posts

Wednesday, November 14, 2018

√ Pengertian Gaya: Apa Itu Gaya?

Gaya ialah fenomena yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Tahukah Anda apa pengertiannya? Pertanyaan inilah yang akan kita jawab melalui pembahasan gaya pada kesempatan ini. Materi gaya yang kami uraikan disini sering dipelajari dalam ilmu fisika. Dalam uraian ini, tidak hanya pengertian gaya yang akan kami urai, tetapi kami juga akan informasikan perihal siapa orang yang menjadi penemu gaya. Selain itu, tidak lengkap rasanya kalau pembahasan ini tidak menyertakan gosip perihal alat ukur gaya. Alat inilah yang digunakan untuk mengukur gaya. Serta, yang terpenting ialah infomasi perihal lambang dan satuan dari gaya. Tentunya, lambang dan satuan gaya ini mengacu pada Sistem Internasional (SI), selamat membaca.

 ialah fenomena yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari √ Pengertian Gaya: Apa itu Gaya?

Pengertian Gaya

Pengertian gaya ialah tarikan atau dorongan yang sanggup mempengaruhi keadaan suatu benda. Besar kecilnya suatu gaya ditentukan oleh kuat-lemahnya tarikan atau dorongan. Untuk melaksanakan gaya, dibutuhkan tenaga. Semakin besar gaya, semakin besar pula tenaga yang diperlukan. Jadi, gaya ada yang berpengaruh ada juga yang lemah. Gaya sanggup dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saat kita melihat seekor kuda yang sedang menarik delman, atau adik kecil yang sedang mendorong kendaraan beroda empat mainannya. Menarik dan mendorong itulah yang disebut sebagai gaya. Pengertian lain dari gaya ialah penyebab timbulnya percepatan atau perlambatan. Orang yang pertamakali menemukan gaya ialah Sir Isaac Newton. Beliau ialah ilmuwan Fisika Inggris yang sangat berjasa dalam merumuskan pengetahuan perihal gaya yang terus digunakan sampai kini.
 ialah fenomena yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari √ Pengertian Gaya: Apa itu Gaya?
Sir Isaac Newton
Alat pengukur gaya disebut neraca pegas atau dinamometer. Bentuk dan kegunaan dinamometer berbeda-beda. Ada dinamometer yang digunakan untuk mengukur kekuatan genggaman, ada juga dinamometer yang digunakan untuk mengukur kekuatan tarikan. Gaya merupakan besaran vektor sebab gaya memiliki besar dan arah. Lambang gaya ialah F (Force). F ialah lambang umum gaya. Terdapat beberapa jenis gaya dan tidak semua jenis gaya memiliki lambang F. Satuan internasional gaya ialah kg.m/s2 atau Newton (N).
 ialah fenomena yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari √ Pengertian Gaya: Apa itu Gaya?
Neraca Pegas atau Dinamometer
Sekian uraian perihal Pengertian Gaya: Apa itu Gaya?, supaya bermanfaat. 

Sumber http://www.ilmusiana.com

Monday, November 12, 2018

√ Penemu Gaya Gravitasi, Isaac Newton

(.com). Penemu Gaya Gravitasi, Isaac Newton - Kenapa setiap benda yang jatuh selalu mengarah ke bawah? Peristiwa ini mungkin sangat biasa sehingga sangat sedikit orang yang memerhatikannya. Isaac Newton ialah salah satu di antara yang sedikit itu. Saat Ia beristirahat di bawah pohon apel, buah apel jatuh di depannya. Ia berpikir, mengapa apel ini jatuh ke bawah? Nah, ternyata dari sinilah awal ditemukannya gaya gravitasi bumi lebih besar daripada gava gravitasi bulan. Di bulan, badan menjadi lebih ringan, sehingga para astronot yang mencapai bulan berjalan menyerupai melompat dan melayang-layang.

 Kenapa setiap benda yang jatuh selalu mengarah ke bawah √ Penemu Gaya Gravitasi, Isaac Newton
(Kiri) Pohon apel dan (Kanan) Buku karya Isaac Newton

Isaac Newton, Penemu Gaya Gravitasi

Isaac Newton lahir di Woolsthorpe-by-Colsthrworth, Hamlet, Inggris, pada 4 Januari 1643. Ayahnya meninggal sebelum Ia dilahirkan. Sejak kecil Ia ikut neneknya alasannya ibunya menikah dengan orang lain. Kecerdasannya mulai tampak semenjak dia kanak-kanak. Sebelum mempelajari fisika, pada umur 12-17 tahun, Newton sempat sekolah di Kings School, Grantham, Inggris untuk memperdalam bahasa. Ia tinggal di sebuah rumah kos. Keluarganya memintanya keluar dan sekolah untuk menjadi petani. Akan tetapi, Ia berhasil meyakinkan keluarganya untuk menuntaskan sekolahnva, bahkan menjadi siswa dengan nilai memuaskan. Lalu dia melanjutkan ke Cambridge University pada usia 19 tahun. Newton ialah prototipe orang yang selalu berpikir. Ada sebuah dongeng ketika Ia diundang oleh seorang temannya.

Ia tiba dan pribadi duduk, tanpa ingat Ia sedang bertamu. Sementara tuan rumah pun lupa jika Ia sedang mendapatkan tamu, dan tidak menyuguhi Newton minuman. Pikiran Newton mengembara untuk mempelajari teori ilmiah. Hal ini bertahan selama dua hari. Selain jago fisika, Newton juga merupakan ahil matematika, astronomi, dan kimia. Bahkan Ia ditetapkan sebagai "Bapak Ilmu Fisika Modern". Newton juga mendapatkan gelar Sir, sebuah gelar kebangsawanan di Inggris. Tidak sembarang orang sanggup mendapatkannya selain keluarga kerajaan, kecuali orang tersebut berprestasi.

Tentang gaya gravitasi, Newton menuangkan pikirannya ini ke dalam sebuah buku Philosophiae Naturalis Principia Mathematica. Bersama Gottfried Leibniz, Ia membuatkan teori kalkulus. Ia juga memperluas aturan Keppler dengan menambahkan bahwa orbit gerakan tidak selalu bundar benar, sanggup berupa elips, parabola, dan hiperbola. Sepanjang kariernya sebagai ilmuwan, dia telah menulis tujuh buku. Isaac Newton meninggal pada 31 Maret 1727.

Sekian uraian ihwal Penemu Gaya Gravitasi, Isaac Newton, supaya bermanfaat. 

Referensi:
  • Asti, B.M & Munif. J. A. 2009. 105 Tokoh Penemu dan Perintis Dunia. Jakarta: PT. Buku Kita.

Sumber http://www.ilmusiana.com

Sunday, November 11, 2018

√ Gaya Gesek: Pengertian Dan Contoh

(.com). Gaya gesek, tahukah Anda apa pengertiannya? Serta, bisakah Anda menyebutkan pola gaya gesek dalam kehidupan sehari-hari? Pertanyaan inilah yang akan Anda temukan jawabannya dalam uraian ini. Sebenarnya, cukup gampang untuk menjawabnya, lantaran fenomena gaya goresan merupakan hal yang sering kita alami. Gaya gesek itu sendiri yaitu salah satu dari banyak jenis gaya yang dikenal selama ini. Secara ilmiah, pembahasan seputar gaya gesek sanggup ditemukan dalam disiplin ilmu fisika, pada pecahan perihal gaya. Sepanjang yang penulis ketahui, uraiannya cukup luas, namun pada kesempatan ini ilmusiana.com akan fokuskan pembahasan pada pengertian dan pola dari gaya gesek saja. Segi yang lain dari gaya gesek akan kita uraikan secara terpisah, selamat membaca.
 bisakah Anda menyebutkan pola gaya gesek dalam kehidupan sehari √ Gaya Gesek: Pengertian dan Contoh

Pengertian Gaya Gesek

Gaya gesek adalah gaya yang melawan gerak benda pada suatu permukaan. Gaya gesek terjadi akhir adanya pergerakan benda-benda yang saling bersentuhan. Gaya gesek tersebut bekerja pada permukaan benda-benda yang bersentuhan dengan arah berlawanan. Ada kalanya gaya gesek begitu besar sehingga benda yang bergerak segera berhenti. Ada kalanya pula gaya gesek yang terjadi tidak besar sehingga benda masih sempat bergerak jauh sebelum berhenti. Berdasarkan pengertian tadi, maka sanggup diartikan bahwa gaya gesek yaitu gaya yang menahan gerak benda semoga benda itu sanggup berhenti bergerak. Besar dan kecilnya gaya gesek bergantung pada kekasaran permukaan kedua benda yang bergesekan. Semakin garang suatu permukaan, semakin besar gaya geseknya dan semakin "sulit" benda bergerak di atas permukaan tersebut. Sebaliknya, semakin halus permukaan, semakin kecil gaya geseknya dan semakin "mudah" benda untuk bergerak di atasnya.

Berikut 4 pola kemungkinan yang terjadi pada benda yang bergerak di atas permukaan bidang tertentu.
  • Benda yang mempunyai permukaan garang bergerak pada permukaan yang kasar, misalnya mendorong balok di atas karpet.
  • Benda yang mempunyai permukaan garang bergerak pada permukaan yang halus, misalnya ban sepeda yang bergerak di atas lantai keramik.
  • Benda yang mempunyai permukaan halus bergerak pada permukaan yang kasar, misalnya es balok yang bergerak sesaat sesudah didorong di atas jalan yang berkerikil.
  • Benda yang mempunyai permukaan halus bergerak pada permukaan yang halus, misalnya gelas yang menggelinding di atas kaca.
Gaya gesek mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:
  • Arah gaya gesek selalu berlawanan arah dengan gaya luar yang menggerakkan benda sehingga gaya gesek bersifat menghambat gerak benda. Jadi, jikalau arah gaya luar ke kiri, arah gaya gesek ke kanan. Sebaliknya. jikalau gaya luar ke kanan, arah gaya gesek ke kiri.
  • Gaya gesek tidak bisa menggerakkan benda.
  • Besar gaya gesek bergantung pada kekasaran permukaan dua benda yang bergesekan.
Gaya goresan sanggup dibedakan menjadi dua, yaitu gaya goresan statis dan gaya goresan kinetis. Gaya goresan statis yaitu gaya gesek yang bekerja pada benda selama benda tersebut masih diam. Sedangkan, gaya gesek kinetis yaitu gaya gesek yang bekerja pada ketika benda dalam keadaan bergerak. Gaya ini termasuk gaya disipatif yaitu gaya dengan perjuangan yang dilakukan akan berkembang menjadi kalor.

Contoh Gaya Gesek

Contoh gaya gesek sanggup ditemukan pada benda yang bergerak, tidak hanya benda yang bergerak di darat, tetapi juga di udara dan air. Gesekan di permukaan air terjadi pada burung yang mendarat di permukaan air. Burung yang mendarat akan membuatkan kakinya sehingga menghasilkan goresan dengan air dan mengakibatkan burung itu berhenti. Gesekan di udara terjadi pada olahraga terjun payung. Ketika parasut membuka, parasut akan mengembang membentuk payung. Parasut yang berbentuk payung menghasilkan gaya gesek yang besar terhadap udara. Gaya gesek yang terjadi berlawanan dengan gaya gravitasi yang menarik parasut ke bawah. 

Contoh gaya gesek lainnya antara lain sebagai berikut:
  • Gaya gesek antara sol sepatu dengan lantai.
  • Gaya gesek antara ban kendaraan dengan aspal.
  • Gaya gesek antara gear dalam mesin kendaraan.
  • Gaya gesek antara papan sky dengan salju. 
Sekian uraian perihal Gaya Gesek: Pengertian dan Contoh, semoga bermanfaat.

Sumber http://www.ilmusiana.com

Thursday, October 11, 2018

√ Alat Pengukur Gaya

Bagaimana cara untuk mengukur gaya? Untuk mengukur besarnya gaya, maka kita memerlukan alat pengukur gaya. Kekuatan sebuah gaya diukur dalam Newton (N), yang diambil dari nama seorang ilmuwan dan jago matematika Inggris, Sir Isaac Newton. Di bumi, semua benda mempunyai berat. Berat yaitu gaya gravitasi yang menarik benda ke bawah. Dalam kehidupan sehari-hari, orang mengukur berat benda dalam "kilogram" atau "pon". Tapi, alasannya yaitu berat yaitu sebuah yaitu sebuah gaya, maka seharusnya berat diukur dalam Newton. Di bumi, massa 100 g mempunyai berat 1 N, dan massa 1 kg mempunyai berat 10.

Alat Pengukur Gaya

Alat pengukur besar kecilnya gaya yang lazim dikenal dalam ilmu pengukuran yaitu neraca pegas atau dinamometer. Bentuk dan kegunaan dinamometer berbeda-beda. Ada dinamometer yang dipakai untuk mengukur kekuatan genggaman, ada juga dinamometer yang dipakai untuk mengukur kekuatan tarikan. Satuan pada alat ukur ini sudah diubahsuaikan dengan satuan gaya (N). Sekarang ini, teknologi pada alat ukur yang satu ini kian disempurnakan, tidak lagi hanya memakai jarum pengukur (analog), tetapi kita juga sanggup menemukannya dalam bentuk pembacaan digital (dinamometer digital). Berikut ini yaitu gambar dari dinamometer:

 Kekuatan sebuah gaya diukur dalam Newton  √ Alat Pengukur Gaya
Demikianlah uraian perihal Alat Pengukur Gaya, agar bermanfaat.

Sumber http://www.ilmusiana.com