berguru bahasa arab sangat penting lantaran bagi seorang muslim. Pedoman hidup seorang muslim yaitu Alquran, ibadah (salat, mengaji), serta hadist-hadits, semuanya berbahasa Arab. sehingga sangatlah penting mempelajari bahasa arab.
![]() |
| pentingnya berguru bahasa arab |
"…karena bahasa arab yaitu bab dari agama kalian ", mungkin beberapa diantara kita kan bertanya " apa hubungan bahasa arab dengan agama ini ? ". Alangkah baiknya jika anda sendiri yang menjawabnya sehabis membaca artikel ini.
pentingnya berguru bahasa arab
Agama Islam Agama Yang Paling Mulia
![]() |
| belajar bahasa arab |
Agama islam yaitu agama universal bagi umat manusia, agama untuk seluruh alam semesta. Inilah yang ditegaskan oleh Allah dalam firman Nya :
" dan Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk ( menjadi ) rahmat bagi semesta alam " ( Al Anbiyaa' : 107 )
Salah satu alasan mengapa agama ini yaitu agama untuk seluruh alam semesta, lantaran islam yaitu satu satunya agama yang sempurna, terjaga, dan diridhai oleh Allah. Sehinga Allah menentukan islam sebagai rahmat demi menjaga kebaikan bagi alam semesta, lantaran nilai moral dan pedoman dalam islam mengandung kemaslahatan bagi alam ini.
Dengan keutamaan – keutamaan ini, sudah cukuplah kita nyatakan bahwa islam yaitu agama yang yang paling mulia.
Oleh lantaran itu, ketika Allah telah menimbulkan agama ini yaitu agama yang paling mulia, maka Dia pun memilihkan yang terbaik untuk agama ini, ia menentukan utusan terbaik untuk membawa agama ini, Ia menentukan orang – orang terbaik untuk menjaga agama ini, Ia menentukan kawasan terbaik untuk munculnya agama ini, dan tentunya, Ia telah menentukan bahasa terbaik sebagai wadah dan media bagi agama ini, yaitu bahasa arab.
Paham Mereka Tentang Bahasa Arab
Secara umum, ketika orang mendengar wacana bahasa arab, yang terbayangkan yaitu bahasa yang dipakai oleh bangsa arab untuk berkomunikasi dalam keseharian mereka. Dengan definisi mirip ini, kita pahami bahwa bahasa arab tak ubahnya dengan bahasa – bahasa lain yang dipakai oleh masing – masing bangsa untuk mengutarakan maksud mereka. Sehingga seakan - akan bahasa arab hanya identik dan khusus untuk bangsa arab. Anggapan mirip tidak sanggup kita benarkan secara mutlak. Akan tetapi yang harus kita pahami bahwa bahasa arab yaitu bahasa islam. Bagaimana tidak, sedangkan seluruh pedoman islam tak lepas dari bahasa arab. Walaupun islam tiba dari bangsa arab, tapi bukan berarti islam yaitu agama yang khusus bagi bangsa arab, begitu pula halnya dengan bahasa arab.
Makara jika ingin menjadi muslim yang baik, seharusnya sanggup berbahasa Arab untuk mengetahui apa sih yang bergotong-royong yang kita lafalkan ketika salat, apa yang kita lantunkan ketika membaca Alquran?
Membaca Alquran tanpa tahu artinya sudah sanggup pahala, tapi bagaimana dengan artinya? Apa esensi membaca sesuatu yang tidak kita tahu artinya? Begitupun dengan salat. Apa artinya allahuakbar, sami’allahu li man hamidah?
Kalau sekadar diucapkan tanpa tahu arti, sungguh merugi.
Maka sepatutnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sebagai pembawa agama ini bukanlah diutus hanya untuk bangsa arab saja, Ka'bah bukan hanya milik mereka, tapi milik seluruh umat islam, sama halnya dengan bahasa arab, yaitu bahasa agama islam, yang secara otomatis yaitu bahasa seluruh umat islam.
Sehinga sudah selayaknya bagi umat islam untuk menjadi yang terdepan dalam menjunjung tinggi bahasa arab. Karena bahasa arab bukan sekedar bahasa bangsa atau budaya, melainkan bahasa agama yang sudah seharusnya dikedepankan melebihi aneka macam sisi kehidupan dunia sekalipun.
Peringkat Bahasa Arab Zaman Ini
Dewasa ini, perhatian umat islam terhadap bahasa arab sangatlah memprihatinkan, terutama di negri kita ini,. masyarakat lebih menentukan bahasa asing bahkan melebihi bahasa Indonesia sendiri. Mereka gembira memakai bahasa – bahasa yang bersumber dari orang – orang kafir itu meskipun mengaji Al Qur'an saja belum bisa. Banyak memang alasannya yaitu mengapa perhatian umat islam begitu kurang terhadap bahasa arab. Pengikisan aneka macam bidang ilmu agama dalam dingklik sekolah, media massa yang selalu menggembor – gemborkan budaya bangsa – bangsa kafir, dan hukum dunia yang menimbulkan bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional, belum lagi Islamphobia ( baca : anti Islam ) yang selalu didengung – dengungkan oleh musuh – musuh agama ini, semua itu semakin menambah terkikisnya bahasa arab dari badan umat islam. Dan inilah yang kini kita rasakan, menyerupai kura – kura kehilangan cangkang, begitu gampang ia diterkam musuhnya, umat islam kehilangan bahasa arab.
Bahasa Arab Adalah Senjata Utama Umat Islam
Al Qur'an dan sunnah yaitu pedoman hidup bagi seluruh umat islam. Sehingga musuh – musuh islam tak akan berhenti berusaha menjauhkan Al Qur'an dan Sunnah dari tangan kaum muslimin. Berbagai cara telah mereka tempuh termasuk diantaranya menanggalkan bahasa arab dari badan umat islam yang merupakan satu – satunya wasilah untuk sanggup memahami Al Qur'an da Sunnah. Memang tidak dipungkiri lagi bahwa bahasa arab yaitu satu – satunya wasilah untuk memahami Al Qur'an dan Sunnah. Allah ta'ala berfirman :
" Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Alquran dengan berbahasa Arab, semoga kau memahaminya " ( Yusuf : 2 )
Sungguh tidak sanggup dibayangkan, apabila umat islam benar – benar tidak memahami bahasa arab, Al Qur'an dan Sunnah tidak sanggup dipahami, pastinya pedoman – pedoman Islam tidak lagi diamalkan, umat islam tidak lagi mempunyai pedoman hidup, mereka tidak lagi percaya dengan Al Qur'an mereka sendiri, keutuhan agama menjadi terkoyak, sehingga Islam pun diambang kehancuran, naudzu billahi min dzalik. Inilah makar musuh – musuh Islam, secara perlahan tapi niscaya berusaha menghancurkan islam dari dalam, cukup bakir memang, seakan menciptakan umat islam sendiri yang membuang Al Qur'an dan Sunnah, pedoman hidup mereka.
" Karena Bahasa Arab Adalah Bagian Dari Agama kalian "
Sebagaiman yang telah dijelaskan, bahwa tidak ada jalan untuk memahami Al Qur'an da Sunnah kecuali dengan bahasa arab. Sehingga tidak disangsikan lagi betapa pentingnya kedudukan bahasa arab bagi agama ini. Syaikhul Islam Ibnu taimiyyah rahimahullah berkata:
" bahasa arab merupakan bab dari agama, sedangkan mempelajarinya yaitu wajib. Karena memahami Al Qur'an dan Sunnah yaitu wajib. Dan tidaklah seseorang sanggup memahami Al Qur'an dan Sunnah kecuali dengan bahasa arab "
Hal senada juga dikatakan oleh jago hadits zaman ini, syaikh Al Albani rahimahullah, yang mana dia bukanlah orang arab, dia berkata :
" ..sungguh nikmat Allah kepadaku sangatlah banyak, tidak sanggup saya hitung. Dan saya rasa ada dua hal yang begitu penting bagiku : hijrahnya ayahku ke Syam dan ilmu memperbaiki jam yang ia ajarkan kepadaku. Adapun yang pertama, yaitu hijrahnya ayahku ke Syam, sungguh telah memudahkan saya untuk sanggup mempelajari bahasa arab, lantaran jika saya masih menetap di Albania, maka saya tidak akan sanggup berguru bahasa arab meki satu karakter sekalipun, sehingga saya pun tidak sanggup mempelajari kitab Allah dan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, kecuali dengan bahasa arab.."
Oleh lantaran itu wahai saudara – saudaraku, marilah kita junjung tinggi bahasa arab yang merupakan syiar agama ini. janganlah anda tertipu dengan makar – makar musuh islam. Muliakanlah diri anda dengan bahasa arab, lantaran bahasa ini yaitu bahasa Al qur'an, bahasa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, bahasa penghuni surga, dan tentunya bahasa islam.
Sehingga selayaknyalah umat islam yang terdepan dalam mempelajari bahasa arab. Bukan mereka yang ingin menghancurkan agama ini dari dalam. Marilah kita tegakkan agama ini dengan bahasa arab, mari menjawab usul Umar bin Khattab radhiallahu anhu " belajarlah bahasa arab, lantaran bahasa arab yaitu bab dari agama kalian…"

