Showing posts with label Bilangan. Show all posts
Showing posts with label Bilangan. Show all posts

Saturday, September 2, 2017

√ Menanyakan Dan Menyatakan Waktu (Jam)

 


PenjelasanLatihan


 


Menanyakan waktu


Pola kalimat ini dipakai untuk menanyakan waktu √ Menanyakan dan Menyatakan Waktu (Jam)


 


Pola Kalimat


 いま何時なんじですか 

 Ima, nan-ji desu ka 

 Sekarang, pukul berapa? 


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk menanyakan waktu. “Nan” artinya “apa”, sedangkan “ji” artinya pukul.


 


 


Menyatakan Waktu


Pola kalimat ini dipakai untuk menanyakan waktu √ Menanyakan dan Menyatakan Waktu (Jam)


 


Pola Kalimat


 “Bilangan 1” “bilangan 2” ふん/ぷんです 

 “bilangan 1”-ji “bilangan 2”-fun/pun desu 

 Pukul “bilangan 1” lewat “bilangan 2” menit 


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk menyatakan waktu. “Ji” berarti pukul, sedangkan fun(pun) artinya menit. Kedua kata bantu bilangan tersebut dibubuhkah di belakang angka, misal:


Pukul 1 = 1-ji

Pukul 10 = 10-ji

Pukul 10 lewat 15 menit = 10-ji 15-fun

Pukul 10 lewat 55 menit = 10-ji 55-fun


 


Contoh Kalimat


A: いま何時なんじですか。

Ima, nan-ji desu ka?

Sekarang, pukul berapa?


B: 8です。

Hachi-ji desu.

Pukul 8.


 


A: いま何時なんじですか。

Ima, nan-ji desu ka?

Sekarang, pukul berapa?


B: 1030ぷんです。

Juu-ji san-jup-pun desu.

Pukul 10 lewat 30 menit.


 


 


★ Kosakata Waktu Jam, Menit, dan Detik 🙂  ↓


Kosakata Waktu Jam, Menit, dan Detik


 




 


Pola kalimat ini dipakai untuk menanyakan waktu √ Menanyakan dan Menyatakan Waktu (Jam)


 



 



Sumber https://wkwkjapan.com

√ Angka Dalam Bahasa Jepang

PenjelasanLatihan

 


Pada dasarnya, sistem susunan dan penulisan angka dalam bahasa Jepang sama dengan Arabic numerals (angka Arab), ialah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. (biasanya angka dalam bahasa Jepang tidak ditulis dengan hiragana/katakana/kanji. Pada umumnya, angka yang ditulis dengan kanji dipakai untuk menulis nama, alamat, kosakata, dsb yang berisi angka)  🙂


Berikutnya, daftar dan rumus angka dalam bahasa Jepang.  🙂


 


Satuan, 0 10


 sistem susunan dan penulisan angka dalam bahasa Jepang sama dengan Arabic numerals  √ Angka dalam bahasa Jepang


0 10


0 (zero/ree)
1 (ichi)
2 (ni)
3 (san)
4 (yon/shi)
5 (go)
6 (roku)
7 (nana/shichi)
8 (hachi)
9 (kyuu/ku)
10 (juu)


 


Belasan, 11 20


 sistem susunan dan penulisan angka dalam bahasa Jepang sama dengan Arabic numerals  √ Angka dalam bahasa Jepang


Rumus Belasan


11 (juu-ichi) = 10 (juu) + 1 (ichi)
12 (juu-ni) = 10 (juu) + 2 (ni)
13 (juu-san) = 10 (juu) + 3 (san)
14 (juu-yon/shi) = 10 (juu) + 4 (yon/shi)
15 (juu-go) = 10 (juu) + 5 (go)
16 (juu-roku) = 10 (juu) + 6 (roku)
17 (juu-nana/shichi) = 10 (juu) + 7 (-nana/shichi)
18 (juu-hachi) = 10 (juu) + 8 (hachi)
19 (juu-kyuu/ku) = 10 (juu) + 9 kyuu/ku)
20 (ni-juu) = 2 (ni) × 10 (juu)


 


Puluhan, 10 100


  sistem susunan dan penulisan angka dalam bahasa Jepang sama dengan Arabic numerals  √ Angka dalam bahasa Jepang


Rumus Puluhan


10 (juu)
20 (ni-juu) = 2 (ni) × 10 (juu)
30 (san-juu) = 3 (san) × 10 (juu)
40 (yon/shi-juu) = 4 (yon/shi) × 10 (juu)
50 (go-juu) = 5 (go) × 10 (juu)
60 (roku-juu) = 6 (roku) × 10 (juu)
70 (nana-juu) = 7 (nana) × 10 (juu)
80 (hachi-juu) = 8 (hachi) × 10 (juu)
90 (kyuu-juu) = 9 (kyuu) × 10 (juu)
100 (hyaku)


 


Tabel Belasan & Puluhan 11 99


 sistem susunan dan penulisan angka dalam bahasa Jepang sama dengan Arabic numerals  √ Angka dalam bahasa Jepang


Rumus Angka dari 11 hingga 99


11 (juu-ichi) = 10 (juu) + 1 (ichi)
12 (juu-ni) = 10 (juu) + 2 (ni)

15 (juu-go) = 10 (juu) + 5 (go)

20 (ni-juu) = 2 (ni) × 10 (juu)
21 (ni-juu-ichi) = 2 (ni)×10 (juu) + 1 (ichi)
22 (ni-juu-ni) = 2 (ni)×10 (juu) + 2 (ni)

25 (ni-juu-go) = 2 (ni) × 10 (juu) + 5 (go)

30 (san-juu) = 3 (san) × 10 (juu)
31 (san-juu-ichi) = 3 (san)×10 (juu) + 1 (ichi)
31 (san-juu-ni) = 3 (san)×10 (juu) + 2 (ni)

35 (san-juu-go) = 3 (san)×10 (juu) + 5 (go)

99 (kyuu-juu-kuu) = 9 (kyuu)×10 (juu) + 9 (kyuu/ku)


 


Ratusan, 100 1,000


  sistem susunan dan penulisan angka dalam bahasa Jepang sama dengan Arabic numerals  √ Angka dalam bahasa Jepang


* Perhatikan angka 300, 600, dan 800. Pembacaannya berbeda dengan yg lain.


Rumus Ratusan


100 (hyaku)
200 (ni-hyaku) = 2 (ni) × 100 (hyaku)
300 (san-byaku) = 3 (san) × 100 (hyaku→byaku)
400 (yon-hyaku) = 4 (yon) × 100 (hyaku)
500 (go-hyaku) = 5 (go) × 100 (hyaku)
600 (roppyaku) = 6 (roku→rop) × 100 (hyaku→pyaku)
700 (nana- hyaku) = 7 (nana) × 100 (hyaku)
800 (happyaku) = 8 (hachi→hap) × 100 (hyaku→pyaku)
900 (kyuu-hyaku) = 9 (kyuu) × 100 (hyaku)
1,000 (sen)


 


Rumus Angka dari 100 hingga 999


101 (hyaku-ichi) = 100 (hyaku) + 1 (ichi)
111 (hyaku-juu-ichi) = 100 (hyaku) + 10 (juu) + 1 (ichi)

200 (ni-hyaku) = 2 (ni) × 100 (hyaku)
201 (ni-hyaku-ichi) = 2 (ni) × 100 (hyaku) + 1 (ichi)
211 (ni-hyaku-juu-ichi) = 2 (ni) × 100 (hyaku) 10 (juu) + 1 (ichi)

245 (ni-hyaku-yon-juu-go) = 2 (ni) × 100 (hyaku) + 4 (yon) × 10 (juu) + 5 (go)

300 (san-byaku) = 3 (san) × 100 (hyaku→byaku)
301 (san- byaku -ichi) = 3 (san) × 100 (hyaku→byaku) + 1 (ichi)
311 (san- byaku -juu-ichi) = 3 (san) × 100 (hyaku→byaku) 10 (juu) + 1 (ichi)

345 (san-byaku-yon-juu-go) = 3 (san) × 100 (hyaku→byaku) + 4 (yon) × 10 (juu) + 5 (go)

999 (kyuu-hyaku-kyuu-juu-kyuu) = 9 (kyuu) × 100 (hyaku) + 9 (kyuu) ×10 (juu) + 9 (kyuu)


 


Ribuan, 1,000 10,000


  sistem susunan dan penulisan angka dalam bahasa Jepang sama dengan Arabic numerals  √ Angka dalam bahasa Jepang


* Perhatikan angka 3,000, 8,000. Pembacaannya sedikit berbeda dengan yg lain.


Rumus Ribuan


1,000 (sen)
2,000 (ni-sen) = 2 (ni) × 1,000 (sen)
3,000 (san-zen) = 3 (san) × 1,000 (sen→zen)
4,000 (yon-sen) = 4 (yon) × 1,000 (sen)
5,000 (go-sen) = 5 (go) × 1,000 (sen)
6,000 (roku-sen) = 6 (roku) × 1,000 (sen)
7,000 (nana-sen) = 7 (nana) × 1,000 (sen)
8,000 (hassen) = 8 (hachi→has) × 1,000 (sen)
9,000 (kyuu-sen) = 9 (kyuu) × 1,000 (sen)
10,000 (ichi-man)


 


Lebih dari Ribuan, 10,000


  sistem susunan dan penulisan angka dalam bahasa Jepang sama dengan Arabic numerals  √ Angka dalam bahasa Jepang


Rumus Angka dari 10,000


10,000 (ichi-man)
20,000 (ni-man) = 2 (ni) × 10,000 (man)
100,000 (juu-man) = 10 (juu) × 10,000 (man)
200,000 (ni-juu-man) = 20 (ni-juu) × 10,000 (man)
1,000,000 (hyaku-man) = 100 (hyaku) × 10,000 (man)
2,000,000 (ni-hyaku-man) = 200 (ni-hyaku) × 10,000 (man)
10,000,000 (issen-man) = 1,000 (sen→issen) × 10,000 (man)
20,000,000 (ni-sen-man) = 2,000 (ni-sen) × 10,000 (man)
100,000,000 (ichi-oku)
200,000,000 (ichi-oku) = 2 (ni) × 100,000,000 (oku)
1,000,000,000 (juu-oku) = 10 (juu) × 100,000,000 (oku)
2,000,000,000 (ni-juu-oku) = 20 (ni-juu) × 100,000,000 (oku)
10,000,000,000 (hyaku-oku) = 100 (hyaku) × 100,000,000 (oku)
20,000,000,000 (ni-hyaku-oku) = 200 (hyaku) × 100,000,000 (oku)
100,000,000,000 (issen-oku) = 1,000 (sen→issen) × 100,000,000 (oku)
200,000,000,000 (ni-sen-oku) = 2,000 (ni-sen) × 100,000,000 (oku)
1,000,000,000,000 (i-cchoo)


 


※ Sen (1,000) disebut “issen” dalam angka lebih dari puluh ribuan.


11,000 (ichi-man-issen) = 10,000 (ichi-man) + 1,000 (sen → issen)
11,100 (ichi-man-issen-hyaku) = 10,000 (ichi-man) + 1,000 (sen → issen) + 100 (hyaku)

101,000(juu-man-issen) = 100,000 (juu-man) + 1,000 (sen → issen)


 


 


☆Angka Pecahan dan Desimal 🙂


Angka Pecahan dan Desimal dalam bahasa Jepang


 


☆Cara Menyatakan Jam, Menit, dan Detik  🙂 


Kosakata Waktu Pukul (Jam) / Menit / Detik dalam Bahasa Jepang


 


☆Cara Menyatakan Tanggal, Minggu, dan Bulan  🙂 


Kosakata Keterangan Waktu dalam Satu Tahun


 




 


 sistem susunan dan penulisan angka dalam bahasa Jepang sama dengan Arabic numerals  √ Angka dalam bahasa Jepang


 


 







Sumber https://wkwkjapan.com

Friday, September 1, 2017

√ Angka Cuilan Dan Desimal Dalam Bahasa Jepang

 


PenjelasanLatihan

 


Angka Pecahan dalam Bahasa Jepang


 


Pola Kalimat


 Bilangan1 分の Bilangan2 
 Bilangan1 bun no Bilangan2 
 Bilangan2 per Bilangan1 


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk menyebut angka pecahan. Pembacaannya, “bilangan pembagi/penyebut” duluan, kemudian “bilangan yang dibagi/pembilang”.


 


Contoh
Pola kalimat ini dipakai untuk menyebut angka belahan √ Angka Pecahan dan Desimal dalam bahasa Jepang


 


 


Angka Desimal dalam Bahasa Jepang


Tanda desimal dilambangkan dengan “. (titik)”, bukan “, (koma)”, dan dibaca “ten”. Angka-angka di belakang “ten” dibaca sebagai angka satuan biasa.


 


Pola kalimat ini dipakai untuk menyebut angka belahan √ Angka Pecahan dan Desimal dalam bahasa Jepang


Pola kalimat ini dipakai untuk menyebut angka belahan √ Angka Pecahan dan Desimal dalam bahasa Jepang


* Perhatikan angka 1.x, 8.x, dan 10.x. Pembacaannya berbeda dengan yg lain.


 


Pola kalimat ini dipakai untuk menyebut angka belahan √ Angka Pecahan dan Desimal dalam bahasa Jepang


 


 




 


Pola kalimat ini dipakai untuk menyebut angka belahan √ Angka Pecahan dan Desimal dalam bahasa Jepang


 



 






Sumber https://wkwkjapan.com

√ Kosakata Keterangan Waktu Dalam Satu Tahun

 


PenjelasanLatihan

 


1. Kosakata Waktu Masa Depan, Sekarang, dan Lampau


 yang sangat berbeda dengan pembacaan angka biasa ibarat ichi √ Kosakata Keterangan Waktu dalam Satu Tahun


 


Kelompok Hari


日 (nichi) = hari


一昨日 (oto-toi) = 2 hari lalu
昨日 (kinoo) = kemarin
今日 (kyoo) = hari ini
明日 (asu/ashita) = besok
明後日 (asatte) = 2 hari lagi
毎日 (mai-nichi) = setiap hari


 


Kelompok Pekan


週 (shuu) = minggu


先々週 (sensen-shuu) = 2 ahad lalu
先週 (sen-shuu) = ahad lalu
今週 (kon-shuu) = ahad ini
来週 (rai-shuu) = ahad depan
再来週 (sa-rai-shuu) = 2 ahad lagi
毎週 (mai-shuu) = setiap minggu


 


Kepompok Bulan


月 (getsu) = bulan


先々月 (sensen-getsu) = 2 bulan lalu
先月 (sen-getsu) = bulan lalu
今月 (kon-getsu) = bulan ini
来月 (rai-getsu) = bulan depan
再来月 (sa-rai-getsu) = 2 bulan lagi
毎月 (mai-tsuki) = setiap bulan


 


Kelompok Tahun


年 (nen/toshi) = tahun


一昨年 (oto-toshi) = 2 tahun lalu
去年 (kyo-nen) = tahun lalu
今年 (ko-toshi) = tahun ini
来年 (rai-nen) = tahun depan
再来年 (sa-rai-nen) = 2 tahun lagi
毎年 (mai-toshi) = setiap tahun


 


Kelompok Pagi


朝 (asa) = pagi


今朝 (kesa) = pagi ini
明朝 (myoo-choo) = besok pagi
毎朝 (mai-asa) = setiap pagi


 


Kelompok Malam


夜/晩 (yoru/ban) = malam


昨夜 (saku-ya) = malam lalu
今晩 (kon-ban) = malam ini
明晩 (myoo-ban) = besok malam
毎晩 (mai-ban) = setiap malam
夕べ (yuube) = malam kemudian / sore hingga malam


 


 


2. Tanggal


 yang sangat berbeda dengan pembacaan angka biasa ibarat ichi √ Kosakata Keterangan Waktu dalam Satu Tahun


tanggal 1: 1日 (tsuitachi)
tanggal 2: 2日 (futsu-ka)
tanggal 3: 3日 (mik-ka)
tanggal 4: 4日 (yok-ka)
tanggal 5: 5日 (itsu-ka)
tanggal 6: 6日 (mui-ka)
tanggal 7: 7日 (nano-ka)
tanggal 8: 8日 (yoo-ka)
tanggal 9: 9日 (kokono-ka)
tanggal 10: 10日 (too-ka)
tanggal 11: 11日 (juu-ichi-nichi)
tanggal 12: 12日 (juu-ni-nichi)
tanggal 13: 13日 (juu-san-nichi)
tanggal 14: 14日 (juu-yokka)
tanggal 15: 15日 (juu-go-nichi)
tanggal 16: 16日 (juu-roku-nichi)
tanggal 17: 17日 (juu-shichi-nichi)
tanggal 18: 18日 (juu-hachi-nichi)
tanggal 19: 19日 (juu-ku-nichi)
tanggal 20: 20日 (hatsu-ka)
tanggal 21: 21日 (ni-juu-ichi-nichi)
tanggal 22: 22日 (ni-juu-ni-nichi)
tanggal 23: 23日 (ni-juu-san-nichi)
tanggal 24: 24日 (ni-juu-yokka)
tanggal 25: 25日 (ni-juu-go-nichi )
tanggal 26: 26日 (ni-juu-roku-nichi)
tanggal 27: 27日 (ni-juu-shichi-nichi)
tanggal 28: 28日 (ni-juu-hachi-nichi)
tanggal 29: 29日 (ni-juu-ku-nichi)
tanggal 30: 30日 (san-juu-nichi)
tanggal 31 : 31日 (san-juu-ichi-nichi)
tanggal berapa: 何日 (nan-nichi)


 


※Perhatikan pembacaan dari tanggal 1 samapai 10 dan tanggal 20 yang sangat berbeda dengan pembacaan angka biasa ibarat ichi, ni, san. Pembacaan ini disebut sebagai sistem Jepang asli. Selain itu, tanggal 14 dan 24 disebut “juu-yokka” dan “ni-juu-yokka”.


 


 


3. Nama Hari dalam Satu Pekan


 yang sangat berbeda dengan pembacaan angka biasa ibarat ichi √ Kosakata Keterangan Waktu dalam Satu Tahun


hari Minggu: 日曜日 (nichi-yoobi), kanji 日 artinya matahari
hari Senin: 月曜日 (getsu-yoobi), kanji 月 artinya bulan
hari Selasa: 火曜日 (ka-yoobi), kanji 火 artinya api
hari Rabu: 水曜日 (sui-yoobi), kanji 水 artinya air
hari Kamis: 木曜日 (moku-yoobi), kanji 木 artinya pohon
hari Jumat: 金曜日 (kin-yoobi), kanji 金 artinya emas
hari Sabtu: 土曜日 (do-yoobi), kanji 土 artinya tanah
hari apa: 何曜日 (nan-yoobi), kanji 何 artinya “apa”


 


 


4. Bulan


 yang sangat berbeda dengan pembacaan angka biasa ibarat ichi √ Kosakata Keterangan Waktu dalam Satu Tahun


Januari: 1月 (ichi-gatsu)
Februari: 2月 (ni-gatsu)
Maret: 3月 (san-gatsu)
April: 4月 (shi-gatsu)
Mei: 5月 (go-gatsu)
Juni: 6月 (roku-gatsu)
Juli: 7月 (shichi-gatsu)
Agustus: 8月 (hachi-gatsu)
September: 9月 (ku-gatsu)
Oktober: 10月 (juu-gatsu)
November: 11月 (juu-ichi-gatsu)
Desember: 12月 (juu-ni-gatsu)
bulan apa: 何月 (nan-gatsu)


 


※ Perhatikan April, Juli, dan September. Angka 4 dibaca “shi”, angka 7 dibaca “shichi”, dan angka 9 dibaca “ku”.


April = shi-gatsu (bukan yon-gatsu)
Juli = shichi-gatsu (bukan nana-gatsu) * namun “nana-gatsu” juga disebut di beberapa daerah.
September = ku-gatsu (bukan kyuu-gatsu)


 


 


5. Tahun


 yang sangat berbeda dengan pembacaan angka biasa ibarat ichi √ Kosakata Keterangan Waktu dalam Satu Tahun


tahun 1: 1年 (ichi-nen)
tahun 2: 2年 (ni-nen)
tahun 3: 3年 (san-nen)
tahun 4: 4年 (yo-nen)
tahun 5: 5年 (go-nen)
tahun 6: 6年 (roku-nen)
tahun 7: 7年 (nana/shichi-nen)
tahun 8: 8年 (hachi-nen)
tahun 9: 9年 (kyuu/ku-nen)
tahun 10: 10年 (juu-nen)
tahun 11: 11年 (juu-ichi-nen)
:
tahun 2015: 2015年 (nisen-juu-go-nen)
tahun 2016: 2016年 (nisen-juu-roku-nen)
tahun 2017: 2017年 (nisen-juu-shichi-nen)
tahun 2018: 2018年 (nisen-juu-hachi-nen)
tahun 2019: 2019年 (nisen-juu-ku-nen)
tahun 2020: 2020年 (nisen-nijuu-nen)
tahun 2021: 2021年 (nisen-nijuu-ichi-nen)
tahun 2022: 2022年 (nisen-nijuu-ni-nen)
tahun 2023: 2023年 (nisen-nijuu-san-nen)
tahun 2024: 2024年 (nisen-nijuu-yo-nen)
:
tahun berapa: 何年 (nan-nen)


 


※Perhatikan tahun 4 karena angka 4 hanya sanggup dibaca “yo” untuk menyatakan tahun.


Tahun 4 = yo-nen (bukan yon-nen)
Tahun 2024 = ni-sen-ni-juu-yo-nen (bukan ni-sen-yon-nen)


 


 




 


 yang sangat berbeda dengan pembacaan angka biasa ibarat ichi √ Kosakata Keterangan Waktu dalam Satu Tahun


 



 






Sumber https://wkwkjapan.com

Thursday, August 31, 2017

√ Jangka Waktu Dalam Bahasa Jepang

 


PenjelasanLatihan

 


1. Detik, Menit, dan Jam


Pola kalimat 


 Bilangan + 秒/分/時 + 間 
 Bilangan + byoo/fun(pun)/ji + kan 
 Selama bilangan detik/menit/jam 


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk menyatakan jangka waktu. 間(kan) dibubuhkan di belakang kata bantu bilangan waktu. Perubahan bilangan dan kata bantu bilangan untuk jangka waktu sesuai dengan perubahan pembacaan jam, menit, dan detik.


 


Contoh


1 byoo (1 detik) 1 byoo-kan (selama 1 detik)

1 pun (1 menit) 1 byoo-kan (selama 1 menit)

1 ji (jam 1) 1 ji-kan (selama 1 jam)


 


 


 


2. Tanggal, Minggu, Bulan, Tahun


 


Pola kalimat 


 Bilangan + 日/週/ヶ月/年 + 間 
 Bilangan + nichi(ka)/shuu/ka-getsu/nen + kan 
 Selama bilangan hari/minggu/bulan/tahun 


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk menyatakan jangka waktu. 間(kan) dibubuhkan di belakang kata bantu bilangan waktu. 


 


Hari 


Pola kalimat ini dipakai untuk menyatakan jangka waktu √ Jangka Waktu dalam Bahasa Jepang


Perubahan bilangan dan kata bantu bilangan untuk “hari” sesuai dengan perubahan pembacaan tanggal. Akan tetapi, perhatikan untuk “tanggal 1” alasannya yakni kata bilangan ini disebut “ichi-nichi-kan”, bukan “tsuitachi-kan”. Selain itu, bab 4 dari 4, 14, 24 dibaca “-yok (ka kan)”, sedangkan bab 4 dari 34 atau lebih dari 34 ibarat 44, 54, 64, 104 dan seterusnya, dibaca “xx-yon nichi kan”.


 


 


Minggu


Pola kalimat ini dipakai untuk menyatakan jangka waktu √ Jangka Waktu dalam Bahasa Jepang


Perhatikan 1, 8, dan 10 alasannya yakni pembacaanya berbeda dengan pembacaan angka biasa.


 


 


Bulan


Pola kalimat ini dipakai untuk menyatakan jangka waktu √ Jangka Waktu dalam Bahasa Jepang


Perhatikan 1, 6, 8, dan 10 alasannya yakni pembacaanya berbeda degan pembacaan angka biasa.


 


Tahun


Pola kalimat ini dipakai untuk menyatakan jangka waktu √ Jangka Waktu dalam Bahasa Jepang


Perhatikan 4, alasannya yakni pembacaanya berbeda degan pembacaan angka biasa.


 


 


 




 


Pola kalimat ini dipakai untuk menyatakan jangka waktu √ Jangka Waktu dalam Bahasa Jepang


 



 






Sumber https://wkwkjapan.com

√ Kata Bantu Bilangan Dalam Bahasa Jepang

 


PenjelasanLatihan

 


Cara menghitung benda dalam bahasa Jepang terdapat dua sistem yaitu sistem China dan sistem Jepang asli.


 


Sistem China


Untuk menghitung benda, sistem China jauh lebih sering dipakai daripada sistem Jepang asli. Penggunaan bilangan dan kata bantu bilangan dalam sistem China tersebut dibagi menjadi tiga sesuai dengan perubahan bunyi. Penjelasan yang lebih detail sebagai berikut di bawah ini.


 


I. Yang Tidak Mengalami Perubahan Bunyi


Perhitungan ini tidak terdapat perubahan suara baik pada bab bilangan, maupun bab kata bantu bilangan.


 


ContohCara menghitung benda dalam bahasa Jepang terdapat dua sistem yaitu  √ Kata Bantu Bilangan dalam Bahasa Jepang


Cara menghitung benda dalam bahasa Jepang terdapat dua sistem yaitu  √ Kata Bantu Bilangan dalam Bahasa Jepang


 


台 Dai (unit/buah)


“Dai” dipakai untuk menghitung produk industri ibarat mobil, motor, sepeda, komputer, TV, video, kamera, radio, dsb, atau perabot rumah tangga yang berukuran tidak kecil ibarat meja, kursi, mesin cuci, dan lain-lain.


 


番 Ban (nomor)


“Ban” dipakai untuk menghitung nomor urutan.


 


枚 Mai (lembar)


“Mai” dipakai untuk menghitung benda yang tipis ibarat kertas, uang kertas, kain, kemeja, baju dalam, piring, foto, dan lain-lain.


 


円 En (yen), ルピア Rupia (rupiah)


“En” dan “rupia” dipakai untuk menghitung uang dalam yen dan rupiah.


 


 


II. Yang Mengalami Perubahan Bunyi pada bilangan


Perhitungan ini terdapat perubahan suara pada bab bilangan. Perubahan terjadi pada bilangan 1, 6, 8, dan 10, jikalau kata bantu bilangan dimulai dari abjad k, p, s, t, dan ch.


ContohCara menghitung benda dalam bahasa Jepang terdapat dua sistem yaitu  √ Kata Bantu Bilangan dalam Bahasa Jepang


Cara menghitung benda dalam bahasa Jepang terdapat dua sistem yaitu  √ Kata Bantu Bilangan dalam Bahasa Jepang


 


個 Ko (buah)


“Ko” dipakai untuk menghitung benda yang berukuran tidak terlalu besar ibarat buah-buahan, mainan, telur, bola, dan lain-lain.


 


回 Kai (kali)


“Kai” dipakai untuk menghitung jumlah berapa kali (frekuensi).


 


歳 Sai (umur)


“Sai” dipakai untuk menghitung usia atau umur.


 


冊 Satsu (jilid)


“Satsu” dipakai untuk menghitung barang yang berjilid ibarat buku, buku tulis, majalah, dan seterusnya.


 


着 Chaku (helai, setel, dll)


“Chaku” dipakai untuk menghitung pakaian ibarat jas, kemeja, dan lain-lain.


 


頭 Too (ekor)


“Too” dipakai untuk menghitung hewan besar kecuali ikan dan unggas. Misalnya, gajah, badak, harimau, singa, sapi, kuda, kambing, dan lain-lain.


 


ページ Peeji (hamalam)


“Peeji” dipakai untuk menghitung halaman buku. Kata bantu bilangan ini diambil dari bahasa Inggris.


 


 


III. Yang Mengalami Perubahan Bunyi pada Angka dan Kata Bantu Bilangan


Perhitungan ini terdapat perubahan suara pada bab bilangan dan kata bantu bilangan.


 


ContohCara menghitung benda dalam bahasa Jepang terdapat dua sistem yaitu  √ Kata Bantu Bilangan dalam Bahasa Jepang


Cara menghitung benda dalam bahasa Jepang terdapat dua sistem yaitu  √ Kata Bantu Bilangan dalam Bahasa Jepang



  • Perubahan terjadi pada bilangan 1, 6, 8, dan 10, jikalau kata bantu bilangan dimulai dari abjad h, f, k, p, s, t, dan ch.

  • Awal abjad “h” dari kata bantu bilangan diubah menjadi “p” jikalau bilangan yakni 1, 6, 8, dan 10.

  • Awal abjad “h” dari kata bantu bilangan diubah menjadi “b”, jikalau bilangan yakni 3 atau “nan”.

  • terdapat pula beberapa pengucualian ibarat 三階 menjadi “san-gai”, 三足 menjadi “san-zoku”, 三軒 menjadi “san-gen”, dan lain-lain.


 


杯 Hai (gelas, cangkir dll)


“Hai (Pai / Bai)” dipakai untuk menghitung minuman yang dituangkan ke dalam wadah ibarat gelas, cangkir, dan lain-lain.


 


本 Hon (batang)


“Hon (Pon / Bon)” dipakai untuk menghitung barang yang berbentuk panjang ibarat pohon, pensil, pena, botol, rokok, korek, tusuk gigi, celana panjang, pisang, wartel, dan lain-lain.


 


匹 Hiki (ekor)


“Hiki (Piki / Biki)” dipakai untuk menghitung hewan yang tidak terlalu besar ibarat serangga, ikan, ular, tikus, kucing, anjing, dan lain-lain.


 


階 Kai (tingkat)


“Kai (Gai)” dipakai untuk menghitung tingkat atau lantai dalam bangunan.


 


足 Soku (pasang)


“Soku (Zoku)” dipakai untuk menghitung sepatu, sandal, kaus kaki, dan seterusnya.


 


軒 Ken (unit)


“Ken (Gen)” dipakai untuk menghitung rumah, toko atau daerah makan yang tidak begitu besar, dan seterusnya.


 


 


Sistem Jepang Asli


Sistem Jepang orisinil mempunyai Perhitungan sendiri.


 


Cara Menghitung Angka


Cara menghitung benda dalam bahasa Jepang terdapat dua sistem yaitu  √ Kata Bantu Bilangan dalam Bahasa Jepang


Pada umumnya, perhitungan angka dalam sistem Jepang orisinil hanya sanggup menghitung angka dari satu hingga sepuluh saja (sistem China yang dipakai untuk menghitung angka lebih dari sepuluh). Selain itu, perhitungan ini sanggup pribadi dipakai untuk menghitung usia untuk anak kecil, atau sejumlah barang ibarat komoditas, makanan, dan lain-lain. 


 


Contoh Sebagai perhitungan barang dan umur


この子、いくつになりましたか。
Kono ko, ikutsu ni nari-mashita ka?
Anak ini sudah menjadi umur berapa?


まだ4つです。
Mada yot-tsu desu.
Masih berumur empat.


 


いくつほしいですか。
Ikutsu hoshi-i desu ka.
Mau minta berapa?


3つください。
Mit-tsu kudasai.
Saya minta tiga.


 


Cara Menghitung Benda


Selain “~つ(tsu)” yang telah dijelaskan sebelumnya, perhitungan benda dalam sistem Jepang orisinil sanggup dipakai dengan beberapa kata bantu bilangan. Namun, pada umumnya, penggunaan tersebut hanya dari satu hingga tiga atau empat saja, dan selanjutnya, sistem China yang dipakai dari lima hingga sekian.


 


ContohCara menghitung benda dalam bahasa Jepang terdapat dua sistem yaitu  √ Kata Bantu Bilangan dalam Bahasa Jepang


Cara menghitung benda dalam bahasa Jepang terdapat dua sistem yaitu  √ Kata Bantu Bilangan dalam Bahasa Jepang


 


つ Tsu (buah)


“Tsu” dipakai untuk menghitung usia(untuk anak kecil) atau sejumlah barang ibarat komoditas, makanan, dan lain-lain.


 


人 Ri / Nin (orang)


“Ri / Nin” dipakai untuk menghitung orang.


 


部屋 Heya (kamar)


“Heya (peya)” dipakai untuk menghitung kamar.


 


皿 Sara (lembar)


“Sara” dipakai untuk menghitung piring.


 


切れ Kire (irisan)


“Kire” dipakai untuk menghitung benda yang diiris ibarat roti, kue, pizza, kain, dan lain-lain.


 


月 Tsuki (bulan)


“Tsuki” dipakai untuk menghitung bulan.


 


 


🙂  Situs untuk Mencari Penggunaan Kata Bantu Bilangan dalam Bahasa Jepang 🙂


Sebenarnya, masih banyak kata bantu bilangan terdapat dalam bahasa Jepang.
Ini salah satu situs untuk mencari penggunaan bilangan dan kata bantu bilangan dalam bahasa Jepang. Coba cek. Lengkap, tapi GILAAAK wkwk  🙂  → https://www.sanabo.com/kazoekata/


 




 


Cara menghitung benda dalam bahasa Jepang terdapat dua sistem yaitu  √ Kata Bantu Bilangan dalam Bahasa Jepang


 



 






Sumber https://wkwkjapan.com

√ Menyatakan Jumlah Benda Dalam Kalimat

 


PenjelasanKosakataLatihan


 


 1. Keberadaan Jumlah benda / orang (binatang)


Pola kalimat ini dipakai untuk menyatakan keberadaan jumlah benda  √ Menyatakan jumlah benda dalam kalimat


 


Pola Kalimat


 KB が bilangan+k.b.bilangan + あります 

 KB ga bilangan+ k.b.bilangan + ari-masu/i-masu 

 Ada bilangan k.b.bilangan KB 


 


Struktur kalimatPola kalimat ini dipakai untuk menyatakan keberadaan jumlah benda  √ Menyatakan jumlah benda dalam kalimat


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk menyatakan keberadaan jumlah benda / orang (binatang). Penjelasan perihal cara menghitung benda atau orang (binatang) → klik di sini.


 


Contoh Kalimat


みかん二個にこあります。

Mikan ga ni-ko ari-masu.

Ada dua buah jeruk.


 


くつした十足じっそくあります。

Kutsushita ga jus-soku ari-masu.

Ada sepuluh pasang kaus kaki.


 


八冊はっさつあります。

Hon ga has-satsu ari-masu.

Ada delapan jiliid buku.


 


やす二日ふつかあります。

Yasumi ga futsu-ka ari-masu.

Ada libur dua hari.


 


ねこ三匹さんびきいます。

Neko ga san-biki i-masu.

Ada tiga kucing.


 


ぞう五頭ごとういます。

Zoo ga go-too i-masu.

Ada lima ekor gajah.


 


けて。たぶんうらに(ひと十人じゅうにんいます。

Ki o tsukete. Tabun urani (hito ga) juu-nin i-masu.

Hati-hati. Mungkin ada sepuluh orang di belakang.


 


 


2. Jumlah Objek


Pola kalimat ini dipakai untuk menyatakan keberadaan jumlah benda  √ Menyatakan jumlah benda dalam kalimat


 


Pola Kalimat


 KB を bilangan+k.b.bilangan + KK 

 KB o bilangan+k.b.bilangan + KK 

 KK Objek (bilangan k.b.bilangan + KB) 


 


Struktur kalimatPola kalimat ini dipakai untuk menyatakan keberadaan jumlah benda  √ Menyatakan jumlah benda dalam kalimat


 


Penjelasan


Pola kalimat ini dipakai untuk mengatakan jumlah objek. Penjelasan perihal cara menghitung benda atau orang (binatang) → klik di sini.


 


Contoh Kalimat


リンゴむっください。

Ringo o mut-tsu kudasai.

Minta enam buah apel.


 


ナシゴレン一皿ひとさら注文ちゅうもんしました。

Nasi goreng o hito-sara chuumon shi-mashita.

Saya pesan nasi goreng satu porsi.


 


切符きっぷ二枚にまいいました。

Kippu o ni-mai kai-mashita.

Membeli 2 lembar karcis.


 


タバコ一本いっぽんいました。

Tabako o ip-pon sui-mashita.

Mengisap satu batang rokok.


 


コーヒー二杯にはいみました。

Koohii o ni-hai nomi-mashita.

Minum dua cangkir kopi.


 


にく一切ひときべました。

Niku o hito-kire tabe-mashita.

Makan satu irisan danging.


 


さかな三匹さんびきいました。

Sakana o san-biki kai-mashita.

Membeli tiga ekor ikan.


 


やすいっげつとりました。

Yasumi o ik-kagatsu tori-mashita.

Mengambil cuti selama satu bulan.


 




 


enpitsu: pensil

mikan: jeruk

kutsushita: kaus kaki

hon: buku

yasumi: libur, cuti, istirahat

zoo: gajah

ki o tsukete: hati-hati

tabun: mungkin

ura: belakang

iro-enpitsu: pensil warna

ringo: apel

kudasai: minta

chuumon shi-mashita: → chuumon suru (memesan) + mashita

kippu: karcis

koohii: kopi

tabako: rokok

niku: daging

sakana: ikan

kai-mashita: → kamu (membeli) + mashita

tori-mashita: → toru (mengambil) + mashita


 




 


Pola kalimat ini dipakai untuk menyatakan keberadaan jumlah benda  √ Menyatakan jumlah benda dalam kalimat


 



 



Sumber https://wkwkjapan.com