Wednesday, November 28, 2018

√ Shalat Tarawih Di Bulan Ramadhan

Shalat Tarawih ialah shalat malam atau qiyamul lail yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Dinamakan Tarawih lantaran Rasulullah dan para sahabatnya biasa beristirahat atau rehat setiap salamnya. Hukum mengerjakan shalat Tarawih ialah sunah muakkad. Jika dilihat secara historis, shalat tarawih ini dikerjakan oleh nabi pertama kali pada tanggal 23 Ramadhan tahun kedua Hijriyyah, namun pada masa itu dia mengerjakannya tidak semata hanya di masjid terus menerus, kadang di masjid, kadang mengerjakannya di rumah. Beliau khawatir orang-orang akan menganggap wajib shalat Tarawih. Shalat Tarawih sanggup dikerjakan dengan berjamaah atau sendirian. Namun yang paling utama berdasarkan jumhur ulama ialah dengan berjamaah. Rasulullah SAW senantiasa shalat tarawih berjamaah dengan para sahabat dan umatnya. Demikian berdasarkan hadis riwayat Jamaah selain Imam Tirmidzi yang bersumber dari Aisyah RA.

 Dinamakan Tarawih lantaran Rasulullah dan para sahabatnya biasa beristirahat atau rehat set √ Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan

Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Bilangan rakaat shalat shalat Tarawih sesuai dengan sunnah Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wasallam yaitu 11 rakaat, terdiri dari 8 rakaat shalat tarawih dan 3 rakaat shalat witir. Delapan rakaat shalat Tarawih tersebut sanggup dilaksanakan dengan empat rakaat salam atau dua rakaat salam. Pelaksanaan shalat Tarawih empat rakaat salam didasarkan pada hadits Bukhari Muslim yang bersumber dari Aisyah RA. Sedangkan dua rakaat salam didasarkan pada hadits riwayat Bukhari Muslim yang bersumber dari Ibnu Umar RA. 

Sementara Umar bin Khattab mengajarkan 20 rakaat tarawih dengan ditambah witir 3 rakaat. Akan tetapi perlu dipahami bahwa shalat tarawih yang dilaksanakan oleh Nabi dengan surah-surah panjang dan penuh kekhusyukan. Oleh alasannya ialah itu, mengikuti Nabi maka kita mendapat pahala dengan ayatnya yang panjang sementara mengikut Umar bin Khattab dengan 20 rakaatnya mendapat pahala dan jumlah rakaat yang banyak, oleh alasannya ialah itu tidak perlu dijadikan sebuah permasalahan. Khususnya di Indonesia, ada yang melakukan shalat tarawih 8 rakaat dan 3 witir yang berarti mengikuti sebagaimana Nabi melaksanakannya dan ada pula yang melaksanakannya 20 Rakaat dan 3 witir mengikuti pendapat Umar Bin Khattab.

Tata Cara Shalat Tarawih

Waktu mengerjakan shalat ini ialah sesudah mengerjakan shalat Isya sampai menjelang masuk waktu subuh. Bacaan dan gerakan dalam shalat tarawih sama ibarat shalat sunah lainnya. Hanya niatnya yang berbeda. Shalat ini sanggup dikerjakan secara berjamaan atau sendiri. Niat Shalat Tarwih: 
"Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini lillahil ta’aala"
Terjemahan: Saya berniat mengerjakan shalat sunah tarawih dua rakaat lantaran Allah Ta’ala.
Sekian uraian perihal Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan, supaya bermanfaat. 

Sumber http://www.ilmusiana.com