Tuesday, January 9, 2018

Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah


“KESANTUNAN KALIMAT DAN PARAGRAF”
Makalah ini disusun untuk memenuhi
tugas bahasa Indonesia



 

  


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH AL-FATTAH
(STITAF)

SIMAN-SEKARAN-LAMONGAN
Desember 2015
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami panjatkan Puja dan Puji syukur atas kehadiratnya Allah yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayahnya kepada kami,sehingga kami sanggup menuntaskan makalah ilmiah perihal “Kesantuan kalimat dan paragraf”.
Shlawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah mengarahkan kita kejalan yang terang benderang yakni fatwa Islam.
Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan santunan dari banyak sekali pihak sehingga sanggup memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami memberikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh lantaran itu dengan tangan terbuka kami mendapatkan segala saran dan kritik dari pembaca semoga kami sanggup memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah perihal “Kesantuan kalimat dan paragraf” sanggup memberi manfaat untuk mahasiswa dan kami mengucapkan terima kasih.



Lamongan, 30  Desember 2015
     Penulis



DAFTAR ISI



HALAMAN JUDUL .................................................................................        i
KATA PENGANTAR  ..............................................................................        ii
DAFTAR ISI  .............................................................................................        iii

BAB I PENDAHULUAN
1.1.   Latar Belakang .........................................................................        1    
1.2.   Rumusan Masalah.....................................................................        1
1.3.   Tujuan Penulisan.......................................................................        2
1.4.   Manfaat Penulisan....................................................................        2

BAB II PEMBAHASAN
2.1    Pengertian Kesantunan, Kalimat dan Paragraf ........................        3    
2.2.   Syarat Paragraf yang Baik .......................................................        4
2.3.   Hal yang Harus diperhatikan dalam menciptakan Kalimat
yang Baik..................................................................................        5
2.4.   Kesantunan Kalimat dan Paragraf ...........................................        6


BAB III PENUTUP

3.1.   Kesimpulan...............................................................................        7
3.2.   Saran.........................................................................................        7

DAFTAR PUSTAKA.................................................................................        8


BAB I
PENDAHULUAN
        1.1        Latar Belakang
Hampir setiap orang mempunyai kebiasaan membaca banyak sekali goresan pena dan sejenisnya. Tulisan yang dibaca biasanya berasal dari banyak sekali sumber berupa buku, majalah, proposal, artikel, koran dan lain sebagainya. Tapi tidak semua pembaca sanggup memahami apa yang tengah dibaca. Pemahaman seseorang terhadap goresan pena bergantung kepada baik tidaknya goresan pena tersebut. Sering kita jumpai beberapa kesalahan dalam banyak sekali goresan pena dalam artikel, makalah dan banyak sekali goresan pena lainnya. Misalnya kesalahan tersebut terletak pada keruntutan kata, kalimat dan paragraf, isi paragraf dan kemampuan mengolah kata yang sempurna atau tidak dan sanggup dipahami oleh pembaca atau tidak. Tapi kesalahan utama dalam goresan pena biasanya terletak pada paragraf dan kalimat-kalimat yang disusun dalam goresan pena tersebut sehingga para pembaca sulit memahami apa yang tengah dibaca.
Kesalahan dalam penulisan bisa berupa kesalahan pada kesantunan kalimat dan paragraf. Karena kesantunan kalimat dan paragraf sangat penting untuk penulisan artikel, makalah dan sejenis goresan pena lainnya sehingga kesantunan kalimat dan paragraf menjadi duduk kasus yang perlu diperhatikan semoga pembaca lebih gampang memahami dan menangkap maksud dari goresan pena yang lalu sanggup diterima oleh pembaca.

       1.2         Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas sanggup diambil beberapa rumusan duduk kasus yaitu sebagai berikut:
1.      Bagaimana pengertian kesantunan, kalimat dan paragraf?
2.      Bagaimana syarat paragraf  yang baik?
3.      Bagaimana hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan kalimat yang baik?
4.      Bagaimana klarifikasi kesantunan kalimat dan paragraf?

       1.3        Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah:
1.      Mengetahui pengertian kesantunan, kalimat dan paragraf.
2.      Mengetahui syarat  paragraf yang baik.
3.      Mengetahui hal yang harus diperhatikan dalam menciptakan kalimat yang baik.
4.      Mengetahui klarifikasi kesantunan kalimat dan paragraf.

       1.4        Manfaat Penulisan
Adapun manfaat dari penulisan makalah ini adalah:
1.      Bagi siswa
Siswa bisa memahami dan menambah pengetahuannya perihal kesantunan kalimat dan paragraf.
2.      Bagi pendidik
Pendidik bisa menambah wawasan dan menawarkan materi yang lebih luas kepada akseptor didik perihal kesantunan kalimat dan paragraf.
3.      Bagi masyarakat
Masyarakat sanggup lebih memahami goresan pena secara terang dan mudah.





BAB II
PEMBAHASAN
2.1       Pengertian Kesantunan, Kalimat dan Paragraf.
A.    Pengertian Kesantunan[1]
Kesantunan atau susila yaitu tata cara, adat, atau kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat. Kesantunan merupakan hukum sikap yang ditetapkan dan disepakati bersama oleh suatu masyarakat tertentu sehingga kesantunan sekaligus menjadi prasyarat yang disepakati oleh sikap sosial. Oleh lantaran itu, kesantunan ini biasa disebut “tatakrama”. Namun dalam makalah ini kesantunan yang dimaksud yaitu kesantunan dalam kalimat.

B.     Pengertian Kalimat
Kalimat yaitu satuan bahasa terkecil dalam wujud verbal atau goresan pena yang mengungkapkan suatu pikiran yang utuh. Menurut KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia, kalimat berarti:
1.      Kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan.
2.      Perkataan.
3.      Satuan bahasa yang secara relatif bangun sendiri, mempunyai pola intonasi final dan secara kasatmata ataupun potensial terdiri atas klausa.

C.    Pengertian Paragraf
Paragraf berasal dari bahasa Yunani paragrafors yang artinya “Menulis di samping” atau “tertulis di samping”. Paragraf yaitu suatu jenis goresan pena yang mempunyai tujuan dan ide. Paragraf yaitu seperangkat kalimat yang membicarakan suatu gagasan atau topik. Paragraf yaitu seperangkat kalimat yang tersusun secara logis dan sistematis yang mengandung suatu wangsit pokok.
2.2       Syarat Paragraf Yang Baik
 Dalam menciptakan paragraf tentu kita membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian. Maka diharapkan beberapa persyaratan paragraf sehingga terbentuk paragraf yang baik, diantaranya adalah:[2]
1.       Kepaduan Paragraf: Untuk mencapai kepaduan, langkah-langkah yang harus ditempuh yaitu kemampuan mengolah dan merangkai kalimat sehingga padu dan logis.

2.       Kesatuan Paragraf: Tiap paragraf hanya mengandung satu pokok pikiran yang diwujudkan dalam kalimat utama. Kalimat utama yang diletakkan di awal paragraf dinamakan paragraf deduktif, sedangkan kalimat utama yang diletakkan di final paragraf disebut paragraf induktif. Ciri-ciri dalam menciptakan kalimat utama yaitu kalimat yang dibentuk harus mengandung permasalahan yang berpotensi untuk diperinci atau diuraikan lebih lanjut. Lalu, kalimat utama sanggup dibentuk lengkap dan bangun sendiri tanpa memerlukan kata penghubung, baik kata penghubung antarkalimat maupun kata penghubung intrakalimat.

3.       Kelengkapan Paragraf: Sebuah paragraf dikatakan lengkap apabila di dalamnya terdapat kalimat-kalimat penjelas secara lengkap untuk menunjuk pokok pikiran antar kalimat utama. Ciri-ciri kalimat penjelas yaitu berisi klarifikasi berupa rincian, keterangan, contoh, dan lain-lain. Selain itu, kalimat penjelas berarti apabila dihubungkan dengan kalimat-kalimat di dalam paragraf. Paragraf sanggup dikembangkan dengan cara pertentangan, perbandingan, analogi, contoh, alasannya yaitu akibat, definisi, dan klasifikasi.

2.3        Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Membuat Kalimat Yang Baik
Beberapa ciri-ciri kalimat yang baik dan benar, diantaranya:[3]
1.      Kesepadanan, yaitu keseimbangan antara pikiran dan struktur bahasa yang dipakai. Kesepadanan kalimat ditandai dengan beberapa hal.
a.       Memiliki subjek yang terang (kata depan di, dari, kepada, sebagai dilarang mengawali subjek kecuali kata depan berfungsi sebagai keterangan.
Contoh yang salah: Kepada para mahasiswa diharapkan mendaftarkan diri di sekretariat.
Contoh yang benar: Para mahasiswa diharapkan mendaftarkan diri di sekretariat.
b.      Memiliki predikat yang jelas.
Contoh yang salah: Sekolah kami yang terletak di kota bandung.
Contoh yang benar: Sekolah kami terletak di kota bandung
c.       Tidak boleh ada subjek ganda.
Contoh yang salah: Pelajaran itu saya kurang menarik.
Contoh yang benar: Pelajaran itu bagi saya kurang menarik.
d.      Kata penghubung
Contoh yang salah: Tidak semua siswa pintar. Karena kecerdasan setiap siswa berbeda.
Contoh yang benar: Tidak semua siswa pintar, lantaran kecerdasan setiap siswa berbeda.
2.      Kehematan, ekonomis dalam memakai kata frasa atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu (Arifin dan Tasai 2006:106)
Contoh yang salah: Karena ia tidak hadir ia tidak bisa menjadi pemenang.
Contoh yang benar: Karena tidak hadir, ia tidak bisa menjadi pemenang.
Contoh yang salah: Dia hanya menunggu saja.
Contoh yang benar: Dia hanya menunggu.
3.      Kepaduan, kepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga maksud dan informasi yang disampaikan tidak pecah-pecah.
Contoh yang salah: Buku itu saya sudah kembalikan.
Contoh yang benar: Buku itu sudah saya kembalikan.
4.      Kelogisan, maksudnya bahwa wangsit kalimat itu sanggup diterima oleh nalar dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Contoh yang salah: untuk mempersingkat waktu, kita teruskan program ini.
Contoh yang benar: untuk menghemat waktu, kita teruskan program ini.

2.4       Kesantunan Kalimat dan Paragraf
Kesantunan Kalimat dan Paragraf yaitu tata cara atau hukum sikap yang mengatur perihal unsur-unsur suatu kalimat dalam pembentukan paragraf yang baik semoga pembaca sanggup lebih gampang menangkap isi dari  paragraf tersebut.











BAB III
PENUTUP
3.1       Kesimpulan
Kesantunan yaitu kesopanan, etiket, tatacara, adat, atau kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat. Kalimat yaitu satuan  bahasa terkecil dalam wujud verbal atau goresan pena yang mengungkapkan suatu pikiran yang utuh. Paragraf yaitu suatu  jenis goresan pena yang mempunyai tujuan atau ide. Kesantunan Kalimat dan Paragraf yaitu tata cara atau hukum sikap yang mengatur perihal unsur-unsur suatu kalimat dalam pembentukan paragraf yang baik semoga pembaca sanggup lebih gampang menangkap isi dari  paragraf tersebut. Dalam menciptakan kalimat yang baik harus memperhatikan beberapa hal yaitu kesepadanan, kehematan, kepaduan dan kelogisan kalimat. Begitu  pula dengan paragraf yang baik juga harus memperhatikan komposisi yang ada dalam paragraf ibarat kesatuan antar paragraf, kepaduan, dan kelengkapan kalimat.

3.2       Saran
Mata kuliah ini sangat penting bagi calon seorang guru terutama untuk calon pendidik mata pelajaran bahasa indonesia. Sehingga penulis berharap semoga dosen juga memberi pengarahan apabila ada kesalahan dalam pemaparan isi dan lainnya. Saran penulis bagi pembaca yaitu hendaknya pembaca memahami isi dari makalah dan materi yang ada di dalamnya yang sanggup digunakan sebagai materi didik untuk mengajar di SD dan MI.





DAFTAR PUSTAKA
Sugono, Dendy, Buku Mudah Bahasa Indonesia Jilid 1,(Jakarta: Pusat Bahasa, 2003).
Nugrahanti, Persyaratan paragraf yang baik, (www.blogspot.com  diakses tanggal 27 Desember 2015)
Zetizumrotul, Kesantunan Kalimat dan Paragraf, (www.blog.ub.ac.id/zetizumrotu- kesantunan-kalimat-dan-paragraf ,Diakses tanggal 29 Desember 2015)


[1]  Sugono, Dendy, Buku Mudah Bahasa Indonesia Jilid 1,(Jakarta: Pusat Bahasa, 2003).
[2] Nugrahanti, Persyaratan paragraf yang baik, (www.blogspot.com  diakses tanggal 27 Desember 2015)
[3] Zetizumrotul, Kesantunan Kalimat dan Paragraf, (www.blog.ub.ac.id/zetizumrotu- kesantunan-kalimat-dan-paragraf ,Diakses tanggal 29 Desember 2015)


Sumber http://dikaayurahma.blogspot.com