Friday, September 29, 2017

√ Kalimat Kausatif Dan Bentuk Kata Kerja Kausatif

 kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


 


Pada dasarnya, kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada pesuruh, dan biasanya orang yang posisinya lebih tinggi menyuruh atau memaksakan suatu perbuatan kepada orang yang posisinya lebih rendah. Misalnya, suruhan menyerupai perintah atau kode dari orang bau tanah kepada anak, atasan kepada bawahan, guru kepada murid, dan lain-lain. Selain itu, kalimat kausatif sanggup dipakai juga untuk menunjukkan derma izin, pembiaran, dan lain-lain. Cara menciptakan kata kerja kausatif dan setiap penggunaannya dijelaskan sebagai berikut di bawah ini.


 


1. Cara Membuat Kata Kerja Kausatif


Kata kerja kausatif sanggup dibentuk dari bentuk Nai, dan dikonjugasi sebagai kata kerja kelompok 2 menyerupai “taberu [-eru]”.


 


Kelompok 1 kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


Akhiran “nai” dari bentuk nai diubah menjadi “seru”.


Contoh 
suwaru → suwara-nai → suwara-seru
kiku → kika-nai → kika-seru
yomu → yoma-nai → yoma-seru


 


Kelompok 2 kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


Akhiran “nai” dari bentuk nai diubah menjadi “saseru”.


Contoh
miru → mi-nai → mi-saseru
taberu → tabe-nai → tabe-saseru


 


Kata Kerja Lain (“kuru” dan “suru”) kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


kuru: Akhiran “nai” dari bentuk nai diubah menjadi “saseru”.
suru: Irregular


kuru → ko-nai → ko-saseru
suru → shi-naisaseru (irregular)


 


 


Konjugasi (Perubahan Kata Kerja Kausatif)


 kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


Cara konjugasi kata kerja kausatif sama dengan cara konjugasi kata kerja kelompok 2 menyerupai “taberu [eru]”.


 


Taberu (kelompok 2)
B.Kamus → B.Masu → B.Nai → B.Te
tabe-ru → tabe-masu → tabe-nai → tabe-te


KK Kausatif Kelompok 1
B.Kamus → B.Masu → B.Nai → B.Te
kika-se-ru → kika-se-masu → kika-se-nai → kika-se-te


KK Kausatif Kelompok 2
B.Kamus → B.Masu → B.Nai → B.Te
mi-sase-ru → mi-sase-masu → mi-sase-nai → mi-sase-te


KK Kausatif Irregular
B.Kamus → B.Masu → B.Nai → B.Te
ko-sase-ru → ko-sase-masu → ko-sase-nai → ko-sase-te
sase-rusase-masusase-naisase-te


 


 


2. Pembentukan Kalimat Kausatif


Kalimat kausatif mempunyai dua pola kalimat, yaitu kalimat kausatif dengan kata kerja transitif dan kata kerja intransitif.


 


2-1. Kalimat Kausatif dengan Kata Kerja Transitif


 kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


 


Pola Kalimat


 KB1(pesuruh) に KB2(objek) を KK B.Kausatif (Transitif) 
 KB1(pesuruh) ni KB2(objek) o KK B.Kausatif (Transitif) 
 Menyuruh KB1 (orang) untuk melaksanakan KK objek(KB2) 


 


Struktur kalimat kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


 kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


 


Penjelasan


Kalimat kausatif dengan kata kerja transitif dipakai untuk menunjukkan bahwa subjek (penyuruh) menyuruh pesuruh untuk melaksanakan KK. Pesuruh tersebut ditunjukkan dengan partikel “ni”.


 


Contoh Pembentukan Kalimat Kausatif dengan KK.Transitif


 kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


 


息子むすこ仕事しごと手伝てつだう。
Musuko ga shigoto o tetsudau.
Anak pria saya membantu pekerjaan.



Kausatif
ちち息子むすこ仕事しごと手伝てつだせる
Chichi ga musuko ni shigoto o tetsudawa-seru.
Ayah menyuruh anak laki-lakinya membantu pekerjaannya.


 


 


Contoh Kalimat


ははわたし英語えいご勉強べんきょうさせました
Haha wa watashi ni ee-go o benkyoo sase-mashita.
Ibu sudah menyuruh saya mencar ilmu bahasa Inggris.


 


はは子供こども部屋へや掃除そうじさせました
Haha wa kodomo ni heya no sooji o sase-mashita.
Ibu menyuruh anaknya membersihkan kamar.


 


デウィは恋人こいびとくるませました。  🙄 
Dewi wa koibito ni kuruma o kawa-se-mashita. (loh.. pembersihan uang wkwkw)
Dewi menyuruh pacarnya membelikan kendaraan beroda empat untuknya.


 


先生せんせいはアスカさん英語えいご教科書きょうかしょせました
Sensee wa Asuka-san ni ee-go no kyookasho o yoma-se-mashita.
Guru menyuruh Asuka membaca buku pelajaran bahasa Inggris.


 


 


2-2. Kalimat Kausatif dengan Kata Kerja Intransitif


 kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


 


Pola Kalimat


 KB(pesuruh) を/に KK B.Kausatif (Intransitif) 
 KB(pesuruh) o/ni KK B.Kausatif (Intransitif) 
 Menyuruh KB(pesuruh) untuk melaksanakan KK 


 


Struktur kalimat kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


 kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


 


Penjelasan


Kalimat kausatif dengan kata kerja intransitif juga dipakai untuk menunjukkan bahwa subjek (penyuruh) menyuruh pesuruh untuk melaksanakan KK. Namun, pesuruh dalam pola kalimat ini ditunjukkan dengan partikel “o” atau “ni”. Pada dasarnya, partikel “o” yang lebih sering dipakai daripada “ni”, tetapi terdapat juga pengecualiannya ※ .


 


Contoh Pembentukan Kalimat Kausatif dengan KK.Intransitif


 kalimat kausatif dipakai untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada  √ Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif


 


息子むすこはたらく。
Musuko ga hataraku.
Anak pria saya bekerja.



Kausatif
ちち息子むすこはたらせる
Chichi ga musuko o hataraka-seru.
Ayah menyuruh anak laki-lakinya berkerja.


 


 


Contoh Kalimat


ははわたしものせました
Haha wa watashi o kaimono ni ika-se-mashita.
Ibu menyuruh saya pergi berbelanja.


 


上司じょうし部下ぶかできるだけはやかえせました
Jooshi wa buka o dekirudake hayaku kaera-se-mashita.
Atasan menyuruh bawahan pulang secepat-cepatnya.


 


警官けいかん犯人はんにんかべまえせました
Keekan wa hannin o kabe no mae ni tata-se-mashita.
Polisi menyuruh penjahat bangkit di depan dinding.


 


社長しゃちょう部下ぶかちいさな宿やどまらせる予定よていです。
Shachoo wa buka o chiisa-na yado ni tomara-seru yotee desu.
Rencananya, kepala kantor menyuruh anak buahnya menginap di losmen kecil.


 


※ Jika partikel “o” sebagai penunjuk “tempat yang dilewati” atau “titik awal” dipakai dalam pola kalimat ini, maka partikel “ni” yang sempurna dipakai untuk menunjukkan pesuruh.


先生せんせい生徒せいとはしせました
Sensee wa seeto o hashira-se-mashita.
Guru menyuruh murid berlari.



先生せんせい生徒せいと広場ひろばはしせました
Sensee wa seeto ni hiroba o hashira-se-mashita.
Guru menyuruh murid berlari di lapangan.


 


 


☆Tambahan Pelajaran


3. Berbagai Kalimat Kausatif


Selain suruhan atau pemaksaan, kalimat kausatif sanggup dipakai juga untuk menyatakan aneka macam makna sesuai dengan situasi atau konteks.


 


3-1. Pembiaran / Pemberian izin


Kalimat kausatif sanggup dipakai untuk menunjukkan pembiaran atau derma izin.


 


Pembiaran


かあさんは子供達こどもたち公園こうえんあそせておきました。
Okaa-san wa kodomo-tachi o kooen de asoba-sete oki-mashita.
Ibu membiarkan anak-anaknya bermain di taman.


 


つかれているみたいなので、子供たち寝させておきますね。
Tsukarete iru mitai-na node, kodomo-tachi wa nesa-sete oki-masu.
Saya akan membiarkan belum dewasa saya tidur alasannya yakni kayaknya mereka capek.


 


Pemberian izin


勉強べんきょうわったら、ゲームをさせてあげます。
Benkyoo ga owatta-ra, geemu o sasete age-masu.
Saya akan mengizinkanmu bermain game kalau sudah tamat belajar.


 


まえから日本にほん勉強べんきょうしたいとっていたので、息子むすこ日本にほんせてあげました。
Mae kara Nihon de benkyoo shi-tai to itte ita node, musuko ni-wa Nihon e ika-sete age-mashita.
Saya mengizinkan anak pria saya pergi ke Jepang alasannya yakni dari dulu beliau berkata ingin mencar ilmu di Jepang.


 


 


3-2. Pemicu Perasaan Orang


Kalimat kausatif sanggup dipakai untuk menunjukkan perubahan perasaan atau keadaan yang dipicu oleh pelaku.


 


ケンさんは花束はなたばおくって、恋人こいびとよろこせました
Ken-san wa hanataba o okutte, koibito o yorokoba-se-mashita.
Ken menggembirakan pacarnya dengan mengirimkan karangan bunga kepadanya.


 


どうしよう。遅刻ちこくをして、恋人こいびとおこせてしまいました。
Doo shi-yoo. Chikoku o shite, koibito o okora-sete shimai-mashita.
Galau. Saya memarahkan pacar saya gara-gara terlambat.


 


かれ何度なんど友達ともだちわらせました。
Kare wa nando mo tomodachi o warawa-se-mashita.
Dia(♂) berkali-kali menciptakan temannya tertawa.


 










Kosakata😊





  • kyookasho: buku pelajaran
  • jooshi: atasan
  • buka: bawahan
  • keekan: petugas polisi
  • han’nin: penjahat, tersangka
  • kabe: dinding
  • yado: penginapan
  • tomara-seru: → tomaru(menginap)
  • hiroba: lapangan
  • hana-taba: karangan bunga
  • nando mo: berkali-kali, berulang-ulang










Latihan


1. Ubahlah empat belas kata kerja berikut ke bentuk kausatif


Contoh
warau → warawa-seru


1) kau, 2) suwaru, 3) uru, 4) noru, 5) matsu, 6) kiku, 7) hanasu, 8) asobu, 9) yomu, 10) oyogu, 11) miru, 12) taberu, 13) kuru, 14) suru


 


2. Ubahlah kata kerja berikut ke empat bentuk sesuai dengan konjugasi kata kerja kausatif.


Contoh
warau → warawa-seru, warawa-se-masu, warawa-se-nai, warawa-sete


1) kau, 2) suwaru, 3) uru, 4) noru, 5) matsu, 6) kiku, 7) hanasu, 8) asobu, 9) yomu, 10) oyogu, 11) miru, 12) taberu, 13) kuru, 14) suru


 


3. Buatlah kalimat kausatif dengan memakai kata kata berikut menyerupai contoh.


Contoh


Haha → chichi, kaban o katta.
Hana wa chichi ni kaban o kawa-se-mashita.


1) Sensee → seeto, shukudai o suru.
2) Sensee → seeto, hiroba de hashiru.
3) Kanojo → kareshi, baiku o ktta.
4) Chichi → jibun no musuko, shigoto o tetsudatta.
5) Haha → kodomo, ha o migaita. *migaku = menyikat
6) Daitooryoo → daijin, mondai-ten o sagashita.
7) Jooshi → buka, tenkin shita.
8) Ani → otooto, chooshoku o taberu.
9) Keesatsu → han’nin, jookyoo o hanashita.
10) Kami → ningen, tenshi o tsukatta.


 


4. Buatlah kalimat kausatif tanya jawab dengan memakai kata kata berikut menyerupai contoh.


Contoh


Ken ni tabesa-se mashita. (nani o?) → okayu
A: Ken ni nani o tabesa-se mashita ka?
B: Okayu o tabesa-se-mashita.


1) Aka-chan ni noma-se-mashita. (nani o?) → miruku.
A:
B:


2) Kodomo ni tetsudawa-se-mashita. (nani o?) → shigoto.
A:
B:


3) Shigoto o tetsudawa-se-mashita. (dare ni?) → kodomo.
A:
B:


4) Kodomo ni shigoto o tetsudawa-se-mashita. (nan jikan?) → 5jikan
A:
B:


5) Musuko o ika-se-mashita (doko ni) → yuubinkyoku
A:
B:



Sumber https://wkwkjapan.com