Daftar Ayam Hias Lokal Lokal
kawan mas ely kali ini saya akan membagikan informasi Jenis Ayam Hias Lokal indonesia semoga bermanfaat :)1. Ayam Hutan Merah (Gallus-gallus)
![]() |
| Ayam Hutan Merah (Gallus-gallus) |
Ayam Hutan Merah (Gallus-gallus bankiva) mempunyai ciri-ciri :
- Bobot ayam jantan remaja 0,7 Kg dan betina 0,4 Kg
- Produksi telur 5 - 7 butir permusim
- Jantan mempunyai bulu leher yang panjang dan sempit dan bulu dada hitam.
- Jengger berbentuk willah bergerigi merah.
- Pial double, merah.
- Bunyi kokoknya "ku-ku-ru-yuk" menyerupai ayam jantan biasa.
- Tersebar di Jawa dan Madura
Sedangkan ayam hutan merah (Gallus-gallus) mempunyai kesamaan ciri dengan Gallus-gallus bankiva, mari simak perbedaan perbedaannya.
- Bobot ayam jantan remaja 0,9 - 1,2 Kg dan betina
- 0,7 - 0,8 Kg
- Produksi telur 5 - 7 butir per musim
- Tersebar di Sumatera dan Sulawesi
Kedua spesies ayam ini merupakan nenek moyang ayam buras yang ada di Indonesia, yang ketika ini banyak dipelihara sebagai penghasil telur, daging dan binatang kesayangan.
![]() | |
| Gallus-gallus bankiva |
- 0,7 - 0,8 Kg
- Produksi telur 5 - 7 butir per musim
- Tersebar di Sumatera dan Sulawesi
Kedua spesies ayam ini merupakan nenek moyang ayam buras yang ada di Indonesia, yang ketika ini banyak dipelihara sebagai penghasil telur, daging dan binatang kesayangan.
2. Ayam Hutan Hijau (Gallus-gallus)
Ayam Jantan
![]() |
| Ayam Hutan Hijau jantan (Gallus-gallus) |
- Panjangnya kira-kira 70 cm
- Beratnya 0,7 - 1,5 Kg
- Bulu dada hitam berbaur hijau mengkilap dengan ujung ke kuning-kuningan
- Bulu ekor panjang melengkung, hitam
- Bulu leher kecil-kecil, merah kekuning-kuningan - Jengger lingkaran rata- Pial tunggal - Bunyi kokoknya ce-ki-krek
![]() |
| Ayam Hutan Hijau betina (Gallus-gallus) |
- Panjang kira-kira 40 cm
- Bulunya kuning pucat
- Beratnya 0;5 - 0,8 Kg
- Produksi telur 3 - 5 butir/ musim
Ayam hutan hijau dari Kangean, Bali dan Flores lebih langsing dibandingkan dengan yang terdapat di Jawa. Suaranya melengking bagus dan banyak di pakai sebagai induk pejantan dalam pembuatan ayam bekisar.
3. Ayam Kedu
Ayam ini merupakan ayam lokal yang berkembang di Kabupaten Magelang danTemanggung, eks Keresidenan Kedu, Jawa Tengah. Saat ini sudah banyak tersebar keluar tempat tersebut.Berdasarkan warnanya, ayam kedu sanggup dibedakan, empat jenis, yakni :
- Ayam kedu hitam
- Ayam kedu cemani
- Ayam kedu cemani putih
- Ayam kedu cemani merah Ayam kedu hitam mempunyai ciri-ciri
- Penampilan fisiknya hampir hitam semua kecuali kulit, pantat dan pial agak berwama kemerahan.
- Bobot ayam jantan remaja 2 - 2,5 kg dan betina 1,5 kg.
![]() |
| ayam kedu jantan |
Ayam kedu cemani mempunyai ciri-ciri
- Ayam yang warnanya hitam mulus, termasuk paruh, kuku, telapak kaki, lidah, telak
(langit-langit mulut).
- Daging dan tulang juga hitam
- Sosok tubuhnya tinggi besar
- Bobot ayam jantan remaja 3 - 3,5 kg dan betina 2 - 2,5 kg
Ayam kedu cemani putih mempunyai ciri-ciri
- Warna bulunya putih mulus
- Jengger dan kulit mukanya merah
- Kakinya putih atau kekuningan
- Jengger tegak berbentuk wilah
- Bobot ayam jantan remaja 2,5 kg dan betina 1,2 - 1,5 kg
4. Ayam Nunukan
| ayam nunukan |
Ciri-cirinya adalah
- Warna bulu merah cerah atau merah kekuningan
- Bulu sayap dan ekor tidak berkembang sempurna
- Paruh dan kaki berwarna kuning atau putih kekuningan
- Jengger dan pial merah cerah
- Anak berumur 45 hari cenderung berbulu kapas
- Berat tubuh ayam jantan remaja 3,4 - 4,2 kg dan betina 1,6 - 1,9 kg
- Produksi telur 120 - 130 butir per tahun dengan bobot 40 - 60 gr/butir
5. Ayam Pelung
| ayam pelung |
Adalah lokal yang berkembang di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi Jawa Barat.
Ciri-cirinya adalah
- Sosok besar tegap dan jikalau bangkit tegak, temboloknya tampak menonjol
- Kakinya panjang berpengaruh dengan paha berdaging tebal
- Ayam jantan mempunyai wilah yang besar, tegak, bergerigi dan berwarna merah cerah.
- Pada ayam betina tidak berkembang dengan baik.
- Warna bulu tidak mempunyai contoh warna yang khas, umumnya kuning campur merah,hitam dan jalak (bintikbintik hitam)
- Ayam jantan mempunyai bunyi kokok yang khas, sehingga banyak dipe-lihara sebagai unggas kesayangan.
Ciri-cirinya adalah
- Sosok besar tegap dan jikalau bangkit tegak, temboloknya tampak menonjol
- Kakinya panjang berpengaruh dengan paha berdaging tebal
- Ayam jantan mempunyai wilah yang besar, tegak, bergerigi dan berwarna merah cerah.
- Pada ayam betina tidak berkembang dengan baik.
- Warna bulu tidak mempunyai contoh warna yang khas, umumnya kuning campur merah,hitam dan jalak (bintikbintik hitam)
- Ayam jantan mempunyai bunyi kokok yang khas, sehingga banyak dipe-lihara sebagai unggas kesayangan.
- Ayam yang dinilai bagus mempunyai kokok dengan leher tegak supaya suaranya tinggi dan terdengar hingga jauh.
- Ayam jantan remaja berbobot 3,5 - 5,5 kg dan betina 2,5 - 3,5 kg.
- Produksi telur 39 - 68 butir/tahun dengan bobot telur 40 - 50 gram/butir.
6. Ayam Sumatera
![]() |
| ayam sumatra |
Adalah ayam lokal yang berkembang di Sumatera Barat Ciri-cirinya adalah
- Perawakannya tegap, gagah tapi ukuran tubuhnya kecil
- Ayam jantan berkepala kecil, tetapi tengkoraknya lebar
- Paruh pendek, kukuh dan hitam
- Kuping kecil, hitam
- Jengger wilah merah
- Kulit muka merah atau hitam, ditumbuhi bulu halus yang jarang
- Bobot ayam jantan remaja sekitar 2 kg dan betina 1,5 kg.
7. Ayam Balenggek
![]() |
| Ayam Balenggek |
Berasal dari Kabupaten Solok Sumatera Barat
Ciri-cirinya adalah
- Sangat arif berkokok dengan bunyi merdu yang iramanya bersusun-susun, panjang sampai terdiri dari 6 hingga 14 suku kata
- Bentuk fisiknya dibedakan atas tiga macam yakni :
a. Yungkilok gadang, berpenampilan tegap, gagah dan cantik. Ayam jantan dewasa
berbobot 2 Kg dan betina 1,5 Kg dengan produksi telur 16 butir per musim.
b. Ratiah, ayam ini berpenampilan lebih kecil dan langsing. Ayam jantan remaja 1,6 Kg dan betina 0,8 Kg dengan produksi telur 18 butir permusim.
c. Batu, ayam ini berpenampilan menyerupai ayam kate, alasannya berkaki pendek yakni 3 - 4
cm. Bobot ayam jantan remaja 1,8 Kg dan betina 1 Kg dengan produksi telur 12 butir per musim.
8. Ayam Bekisar
![]() |
| ayam bekisar |
Ayam bekisar merupakan keturunan pertama hasil persilangan antara induk jantan dengan pejantan ayam hutan hijau Gallus varius dengan induk betina ayam kampung Gallus Domestika dengan ciri-ciri sebagai berikut
- Ayam ini banyak dipelihara sebagai unggas kesayangan, alasannya penampilannya yang elok dengan bunyi bunyi yang indah yaitu perpaduan yang serasi antara ayam hutan dengan ayam kampung biasa.
- Kualitas ayam bekisar mulai tampak pada umur 6 bulan.
- Ayam bekisar bahagia berkokok diatas kerekan
- Warna bulu didominasi oleh warna bulu induk betina, tetapi potur tubuh, sifat dan suaranya sangat dipengaruhi oleh induk jantan.Berdasarkan warna bulu dan keturunannya, ayam bekisar mempunyai beberapa jenis antara lain :
a. Ayam bekisar putih, merupakan keturunan pertama (F 1) hasil persilangan antara induk jantan ayam hutan hijau dengan dengan induk betina ayam ras petelur leghorn strain Fly-line atau babcock dengan ciri-ciri:
- Warna bulu putih bersih
- Sosok badannya manis dan ramping
- Jengger besar dan merah
- Kakinya agak keputihan
b. Ayam bekisar hitam, merupakan keturunan pertama (F1) hasil persilangan antara induk jantan ayam hutan hijau dengan induk betina ayam cemani. Ayam bekisar hitam ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- Seluruh tubuhnya hitam legam
- Seluruh bulunya hitam, termasuk bulu kecil yang gres tumbuh
- Kaki, jari dan mata berwarna hitam polos
c. Ayam bekisar multi warna, merupakan keturunan per tama (F1) hasil persilangan antara induk jantan ayam hutan hijau dengan induk betina ayam kampung berbulu merah, hitam, kuning, abu-abu atau coklat. Warna bulunya berwarna-warni dengan bulu leher, bulu pelanan dan bulu hias merah menyala.
9. Ayam Katai/ Kate
![]() |
| ayam kate |
Ayam kate perawakan kecil, berkaki pendek dan unik alasannya mempunyai berbagai kelebihan dibandingkan dengan ayam biasa, terutama dalam hal keindahan bulu, jengger, penampilan fisik dan tingkah laku. Ada beberapa macam ayam kate, yaitu :
a. Ayam Kate lokal ; ialah ayam kate yang sudah usang dipelihara oleh penggemar di Indonesia. Asal usulnya tidak ketahuan, tetapi penampilannya menyerupai ayam kate yang terdapat di Jepang. Adapun ciri-ciri ayam kate lokal adalah:
- Warna bulunya putih mulus tapi ada jugs yang hitam
- mulus atau hitam kehijauan
- Jengger dan pialnya sangat mencolok, alasannya besar
- dan merah
- Jengger berbentuk wilah - Kaki pendek abu-abu - Kuku dan paruh putih
b. Kate Batindo ialah ayam kate yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- Warna bulunya putih berblirik-blirik hitam atau lurik
- Bulu leher dibagian belakang bersurai
- Jengger merah berbentuk mawar


.jpg)





